icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

PELUKAN UNTUK LANIA

Bab 10 BAB 10

Jumlah Kata:1721    |    Dirilis Pada: 20/12/2021

pai depan rumah. Ia sempat melihat mobil hi

a itu. Alarm waspada sudah berbunyi di kepalanya

t ia masuk

e sudah lama di sini?" Basa-basi m

wanita paruh baya yang terlihat modis. S

menunggu kamu," ucap Ag

halat magrib juga." Angkasa sedikit berlari, ia tak ingin bertemu tunangannya du

yang mungkin sudah menunggunya. Tepat di meja makan ia melihat tunangannya y

t tangan Angkasa dan menar

g malam ini sepertinya sangat cantik. Rambut hitam lurus yang

penurut membuat Angkasa sedikit enggan untuk menyentuh Della lebih jauh. Ia sangat menghormati tunangannya. T

gian mana saya yang ia mau tapi selalu ada batasan. Ia seolah perempuan rapuh yang butuh pe

ia mencoba untuk mengikuti keinginan

tangan Angkasa. "Tadi aku bawa p

menjadi ukuran kecil di mangkuk set

erhatikan wajah mulus yang selalu pergi perawatan tiap bulan. Jika

tu?" Della meletakkan mangkuk kecil yang tingg

tis apa yang sudah dilihatnya, Angkasa menjumpu

an yang kurus itu menyampirkan rambutnya

k menghilangkan kepenatan. "Tante dan Om tumben main ke sini? Ada hal pent

ga Mas Ka

mua tidak berlangsung lama saat melihat dua pasanga

l ? Tante sudah tunggu kamu di depan loh." Ibu Dell

li, sang suami pun tertawa membuat semua yang berada di m

asih memperhatikan kedua pasangan paruh baya yang saling melempar senyum

rjaan kamu?" tanya Genta

aja Om, sepe

Setidaknya percakapan dengan Angkasa barusan membuatnya menge

emanggil Bik Jum untuk membereska

eluarga." Agung mengajak, sambi

kasa tak tahan untuk bersuara, membuat Della

kamu saja, Mas

bungan dengan Della apa tidak sebaiknya

caraan yang ketiga kali. Angkasa menata

kah itu ter

t-cepat melamar Della dan ini sudah pembicaraan

kepala keluarga. Apa tidak cukup waktu

sa saja untuk hal ini dalam artian tak terlalu mend

ntung seperti ini terus? Dia perempuan loh, jangan lupa umur perempuan di atas 27

yai selisih tiga tahun. Angk

agi tatapan harap-menuntut para orang t

te loh, Kasa. Della sudah

emandangnya seperti anak kucing m

fas panjang. "Berikan Kasa waktu sampai p

pa la

. Entah kenapa pikirannya masih tercabang ke mana-ma

ima. Della tak mungkin menunggu waktu selama

etuk Sekar membuat

tiga bulan lagi. Tepatnya ulang tahun Della yang ke

bulan

kin hatinya akan b

yahnya yang bersahabat dengan Om Gentara membuat Angkasa mengetahui baik silsilah keluarga wa

Hanum sudah mempunyai kekasih lain berprofesi seorang polisi. Enam tahun lalu, Hanum dan Dewo menikah. Kes

melihat Hanum yang menikah, ia juga tak menolak tawaran ayahnya u

a tak suka dipaksakan tapi saat mengingat momen indah bersama Della hatinya kembali terketuk sedikit

lla, Angkasa berhasil mengikat Della dengan sta

terus sih?" geram Angkasa masih mel

ut baga

ggung jawab sama anak orang itu tidak mudah, Pah,

wa piring dari dapur langsung mendek

untuk melanjutkan bisnis Papa, tapi kamu malah menolak. Kamu juga tidak ada kurangnya, Mas. Semua

m Gentara makin kuat. Kamu bisa mengubah itu semua

alah uang tapi karena aku tid

s, Papa kasih tahu kamu akan cinta sama Della saat sudah menikah, paham? Karena a

dah membolak-balikkan hati kenapa selama enam

bulan lagi. Karena jika lamaran saja sudah d

ng akhirnya tersulut emosi. "K

tidak s

amu dia

tidak memberikanku ru

gkasa berikan membuat Agung te

abar, ia tak ingin kembali tersulut emosi

t Angkasa berdebar seperti saat melihat Hanum. Namun jika dalam waktu enam bulan Angkasa tidak menemukan wanita itu, dengan ikhlas Angkasa memilih Della. Dan memperc

Mas!" teriak Ambar karena syar

Ingat, Hanum saja sudah memiliki Gendis." Gendi

kasa ke Della tidak seperti ke Hanum ... dulu," lirih Angkasa

Papanya membuat ia mengerjap. Bagaimana bisa mempunyai wanita lain, Della saja selalu me

di persyaratan Angkasa bis

apa men

gan pertunangan serta bersumpah tak akan pernah mau mengamb

ika Papa menyetuju

Venus dan bekerja dengan Papa setelah me

puan mana saja agar terbebas dari hubunganmu dan Della." Agung berpikir, sebenarnya persyaratan yang Angkasa berik

Angkasa kemudian akan terliha

an anaknya. Kenapa mereka malah menjadi r

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
PELUKAN UNTUK LANIA
PELUKAN UNTUK LANIA
“Cita-cita Amara hanya satu, ingin membahagiakan keluarganya. Sangat klasik memang, tapi seperti itulah inginnya. Di saat Amara sedang menata kehidupannya yang tak lengkap, di saat itu pula banyak kejadian yang tak bisa ia hindarkan. Bertemu dengan ayah kandung yang sudah 'membuangnya' membuat luka Amara semakin menganga. Terlebih ia bertemu dengan Angkasa, pria dengan penuh sejuta pesona. Angkasa yang terus saja mendekatinya hingga benar-benar membuat ia jatuh hati. Tapi pria itu memberikan kekecewaan lain pada Amara, memberikan posisi yang seharusnya tak ia duduki. Orang ketiga atau biasa disebut perusak hubungan orang. Bisakah Amara mengharapkan cahaya dalam hidupnya walau redup?”
1 Bab 1 BAB 012 Bab 2 BAB 023 Bab 3 BAB 034 Bab 4 BAB 04 5 Bab 5 BAB 056 Bab 6 BAB 067 Bab 7 BAB 078 Bab 8 BAB 089 Bab 9 BAB 0910 Bab 10 BAB 1011 Bab 11 BAB 11 12 Bab 12 BAB 1213 Bab 13 BAB 13 14 Bab 14 BAB 14 15 Bab 15 BAB 15 16 Bab 16 BAB 16 17 Bab 17 BAB 17 18 Bab 18 BAB 18 19 Bab 19 BAB 19 20 Bab 20 BAB 20 21 Bab 21 BAB 2122 Bab 22 BAB 2223 Bab 23 BAB 23 24 Bab 24 BAB 24 25 Bab 25 BAB 2526 Bab 26 BAB 2627 Bab 27 BAB 27 28 Bab 28 BAB 28 29 Bab 29 BAB 29 30 Bab 30 BAB 30 31 Bab 31 BAB 31 32 Bab 32 BAB 3233 Bab 33 BAB 3334 Bab 34 BAB 3435 Bab 35 BAB 3536 Bab 36 BAB 36 37 Bab 37 BAB 3738 Bab 38 BAB 38 39 Bab 39 BAB 39 40 Bab 40 BAB 4041 Bab 41 BAB 4142 Bab 42 BAB 4243 Bab 43 BAB 4344 Bab 44 BAB 4445 Bab 45 BAB 4546 Bab 46 BAB 4647 Bab 47 BAB 4748 Bab 48 BAB 4849 Bab 49 BAB 4950 Bab 50 BAB 5051 Bab 51 BAB 5152 Bab 52 BAB 5253 Bab 53 BAB 53 (END)54 Bab 54 EXTRA BAB