icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

PELUKAN UNTUK LANIA

Bab 3 BAB 03

Jumlah Kata:1531    |    Dirilis Pada: 20/12/2021

hati-hati takut pecahan kaca menggores telapak kakinya. Me

a!?" Amara menahan marahnya, ia tak bisa meluapkan

tuk jangan dekat-dekat dengan aku lagi!" teriak Guntur

adik kita!" protes Amara

Guntur membuat Cakr

at ibu dan ayah

tu terlebih di depan Cakra. Anak itu tidak tahu apa-apa, setid

itu berhadapan dengan Guntur. Amara masih menutupi telinga Cakra tak ingin membuat adiknya mend

Guntur marah sama kamu?" Am

t bahunya. "Cakra hanya ingin minum dan

dan tak bertany

" Ia berkata sambil menatap tubuh kakaknya yan

akaian yang dipegangnya. "Cepatlah pakai bajumu, setelah itu kita makan malam." Cakra han

*

at kepalanya berdenyut seketika. Memang sudah cukup ia beristirahat selama satu hari untuk mel

di seberang sana pun tak lama mengangkat. "Tolong siapk

k, P

ka di atas kertas. Jumlah angka selama tiga bulan terakhir m

hat wanita berdiri dengan balutan

p, Pak," kata se

dan membawa flashdisk jug

ja dengan mereka." Angkasa meninggalkan ruangannya mem

tai dua membuat ia harus turun dengan elevator. Tapi ternyata ia

a berumur empat puluh dua tahun itu t

Pak?" tany

irektur sedan

yang akan Angkasa diskusikan. Tapi seharusnya sang Direktur tak perlu repo

?" tawa kedua orang yang berada dalam elevat

reka sejajar namun sopan santun harus yang utama. Sudah ada delapan orang yang menunggu, Rizal dan An

duk tegang saat melihat Angkasa. Padahal tidak sekali dua kali Divis

ema di ruang kedap suara itu m

asa?" celoteh Angkas

narik perhatian adalah pria berambut keritin

kit mengantuk itu langsung membelalakkan matany

Pak?" Angkas

santai dengan kita. Betul, Pak?" Rizal berk

hdisk pada Vero, wanita berkacamata yang

i kalian. Tapi, tugas saya juga berkaitan dengan semua di perusaha

ilakan Angkas

monitor di hadapannya. Sambungan LCD yang lebih besar membuat sem

duk perusahaan selama enam bulan terakhir."

alah cenderung meningkat walaupun hanya sepuluh koma tujuh persen. Tapi ...." An

n benar-benar drastis hingga tiga belas persen dalam satu bulan." Angkas

ngannya, apalagi produk makanan yang kaya in

galami penurunan hingga tiga bulan terakhir

tahu?" tan

engan produk kita dan lebih memilih produk baru apalagi berma

kan kalah saing dengan homema

produk yang dikonsumsi sejak lama pasti akan meninggalkan kesan

Yessi membenarkan apa ya

u?" Angkasa melihat Reza yang masih mencatat

ih junior, saya setuju denga

23 tahun. Sedangkan yang lainnya rata-rata 25-26 tahun

darkan tubuhny

san itu?" Angkasa menatap Bastian yang s

ing itu dan mencium aromanya. "Mozarella khas Malangnya, Kak!" Bas

stian mengambil kembali prod

li produk itu. Karena apa? Marketing mereka benar-benar membuat

ahu apa yang k

eleng masih be

si secara besar-besa

ngangguk mengerti. "Bukankah kita su

kan mengubah Tagline yang ada. Tapi menambahkan untuk promosi di sosial media demi menarik pelanggan lebih banyak. Saya kira

ma kasih sudah ngobrol santai dengan saya." Angkasa

tanya? Bastian meng

l menginterupsi saat melihat anak-ana

Zevanya. Babe, panggilan untuk

erita menghebohkan dari pada t

a orang mendekati Pak Rizal dengan hebo

ui mempunyai suara lebih bes

a memberi kita pilihan ...." Sengaja mengg

Zevanya yang kedapat

bil mengelap mulutnya yang sudah

ngi ke Singapura akan terlaksana. Tapi ...." Kebiasaan buruk Babe

za mulai menghitung ka

usahaan untuk Family Gathering jika

enghempaskan tubuhnya di sandaran kursi se

aku pura-pur

h tahun kemarin 'kan

lagi, sudah c

Rizal. Pria yang hampir paruh bay

. Biar bisa membantu kita nih. Karyawan magang juga t

ak orang loh, Ye

visi lain saja bisa sampai dua belas orang, sedangkan kita hanya

" koreksi Rizal

semb

ih muda," bisik Bastian di sebelahnya ta

!" Zevanya menari

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
PELUKAN UNTUK LANIA
PELUKAN UNTUK LANIA
“Cita-cita Amara hanya satu, ingin membahagiakan keluarganya. Sangat klasik memang, tapi seperti itulah inginnya. Di saat Amara sedang menata kehidupannya yang tak lengkap, di saat itu pula banyak kejadian yang tak bisa ia hindarkan. Bertemu dengan ayah kandung yang sudah 'membuangnya' membuat luka Amara semakin menganga. Terlebih ia bertemu dengan Angkasa, pria dengan penuh sejuta pesona. Angkasa yang terus saja mendekatinya hingga benar-benar membuat ia jatuh hati. Tapi pria itu memberikan kekecewaan lain pada Amara, memberikan posisi yang seharusnya tak ia duduki. Orang ketiga atau biasa disebut perusak hubungan orang. Bisakah Amara mengharapkan cahaya dalam hidupnya walau redup?”
1 Bab 1 BAB 012 Bab 2 BAB 023 Bab 3 BAB 034 Bab 4 BAB 04 5 Bab 5 BAB 056 Bab 6 BAB 067 Bab 7 BAB 078 Bab 8 BAB 089 Bab 9 BAB 0910 Bab 10 BAB 1011 Bab 11 BAB 11 12 Bab 12 BAB 1213 Bab 13 BAB 13 14 Bab 14 BAB 14 15 Bab 15 BAB 15 16 Bab 16 BAB 16 17 Bab 17 BAB 17 18 Bab 18 BAB 18 19 Bab 19 BAB 19 20 Bab 20 BAB 20 21 Bab 21 BAB 2122 Bab 22 BAB 2223 Bab 23 BAB 23 24 Bab 24 BAB 24 25 Bab 25 BAB 2526 Bab 26 BAB 2627 Bab 27 BAB 27 28 Bab 28 BAB 28 29 Bab 29 BAB 29 30 Bab 30 BAB 30 31 Bab 31 BAB 31 32 Bab 32 BAB 3233 Bab 33 BAB 3334 Bab 34 BAB 3435 Bab 35 BAB 3536 Bab 36 BAB 36 37 Bab 37 BAB 3738 Bab 38 BAB 38 39 Bab 39 BAB 39 40 Bab 40 BAB 4041 Bab 41 BAB 4142 Bab 42 BAB 4243 Bab 43 BAB 4344 Bab 44 BAB 4445 Bab 45 BAB 4546 Bab 46 BAB 4647 Bab 47 BAB 4748 Bab 48 BAB 4849 Bab 49 BAB 4950 Bab 50 BAB 5051 Bab 51 BAB 5152 Bab 52 BAB 5253 Bab 53 BAB 53 (END)54 Bab 54 EXTRA BAB