icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Aku Tidak Akan Pernah Diam Saat Keluargaku Terancam

Bab 3 tidak pernah kembali

Jumlah Kata:954    |    Dirilis Pada: 22/10/2025

mal. Bagaimanapun, dunia mereka kini berada di bawah sorotan yang tajam, meski baru sebagian orang mengetahu

nya. Ia sadar bahwa status Adikara sebagai penguasa bisnis dan pengaruhnya di balik layar politik bisa menjadi bumerang bagi kehidupannya dan masa depan

l Alara untuk berbicara secara serius. "Nak... kau harus berhati-hati. Ini bukan soal pribadi la

u tidak bisa membiarkan anak ini lahir tanpa a

tusan Alara kali ini sudah bulat. Ia pun sadar, sebagai seorang ayah, yang bisa ia l

Tidak ada strategi, tidak ada cara licik untuk menghindarinya-ini soal nyawa, rasa bersalah, dan tanggung jawab. Malam demi malam, i

belum mengetahui seluruh fakta, cukup dengan rumor setengah jadi untuk mulai merencanakan serangan politik. Telepon Adikara

pa akun anonim mulai menyebarkan rumor tentang h

Ia menutup laptop dengan tangan bergetar, menyadari bahwa urusan pribadinya kini telah menjad

a mulai menjauh, beberapa menatapnya dengan pandangan sinis. "Aku tidak butuh mereka. Aku h

pribadi, mengatur pertemuan di kantor pusat perusahaan mereka

pada putriku. Ini bukan sekadar tanggung jawab moral, tapi ju

Pak. Saya tidak akan lari dari tanggung jawab. Ini anak say

membuat pria itu dingin dan sulit dibaca. Namun, kali ini, ada sesuatu dalam mata

an emosional. Ia harus menyeimbangkan antara pekerjaan sebagai model, menjaga reputasi, dan menghadapi dunia yang mulai menilai diriny

kan-negosiasi, akuisisi, aliansi politik-sambil menjaga rahasia dan menghadapi tekanan keluarga Alara. Ras

r tentang hubungan Adikara dan Alara untuk kepentingan mereka. Surat kabar mulai mengintip, beberapa wartawan

tapi juga tentang menjaga karier, reputasi, dan stabilitas perusahaan. Ia ha

rkantoran, lampu-lampu kota berkelap-kelip seperti ribuan mata yang menilai setiap langkahnya. Dalam keheningan itu, ia menyadari satu hal: kekuas

n, menghadiri konsultasi medis, dan menyiapkan diri secara mental. Ia tahu perjalanannya masih panjang, penuh ri

dan tekanan dari lawan bisnis semakin nyata. Alara pun menghadapi tekanan teman-teman dan dunia modeling yang kejam. S

tidak terlihat antara Adikara dan Alara. Meski mereka berasal dari dunia yang berbeda, kini mereka terikat oleh satu kenyataan y

ik, tekanan sosial, politik, dan bisnis, sekaligus pertarungan emosional ya

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Aku Tidak Akan Pernah Diam Saat Keluargaku Terancam
Aku Tidak Akan Pernah Diam Saat Keluargaku Terancam
“Adikara, pria tampan berstatus duda tanpa anak dan memiliki pengaruh besar di balik layar politik dan bisnis, harus menelan pil pahit ketika dokter menyatakan dirinya tidak mampu memiliki keturunan. Dunia yang ia bangun, kesuksesan, dan kekuasaan, terasa hampa saat mimpi menjadi seorang ayah musnah begitu saja. Dalam kekalutannya, Adikara menyalurkan amarah dan rasa frustasinya dengan cara yang salah-menjalin hubungan singkat dengan wanita-wanita dari kalangan atas, termasuk beberapa publik figur ternama. Namun, rencana destruktifnya justru menimbulkan masalah besar ketika ia tanpa sengaja terjerat dengan Alara, seorang gadis belia berumur 19 tahun yang tengah meniti karier sebagai model. Alara, yang merupakan anak dari bawahannya sendiri, kehilangan keperawanannya tanpa disengaja kepada Adikara. Selisih usia mereka yang mencapai 15 tahun membuat situasi semakin rumit. Sekeping surat medis yang terselip di tangan Adikara menjadi saksi pahit atas kenyataan yang tak bisa ia hindari-mimpi untuk menjadi ayah kini hancur. Satu bulan kemudian, Alara kembali dengan kondisi yang mengejutkan: ia hamil. Ia menuntut Adikara, yang juga bos dari ayahnya, untuk bertanggung jawab atas masa depan anak yang dikandungnya. Akankah Adikara menelan ego dan menerima tanggung jawab? Atau justru ia akan menolak mentah-mentah, menambah luka dan skandal yang bisa menghancurkan karier Alara?”
1 Bab 1 Hidup Adikara tampak sempurna dari luar2 Bab 2 tak bisa ia hindari3 Bab 3 tidak pernah kembali4 Bab 4 Tekanan dari berbagai arah datang5 Bab 5 dunia tidak pernah memberikan waktu6 Bab 6 Kehamilan yang mestinya menjadi momen kebahagiaan7 Bab 7 Anak dalam kandungannya bergerak terlalu kuat8 Bab 8 memberi mereka kesempatan9 Bab 9 Beberapa minggu setelah kelahiran10 Bab 10 Suara tawa bayi11 Bab 11 mengetuk pintu rumah mereka12 Bab 12 licik yang lebih halus13 Bab 13 Villa keluarga14 Bab 14 membuat Adikara merasa terpojok15 Bab 15 ketenangan itu hanyalah semu16 Bab 16 biasanya hangat kini berubah menjadi tegang17 Bab 17 bayi mereka tertidur di pelukannya18 Bab 18 tubuh mungilnya hangat19 Bab 19 beberapa berita mulai muncul20 Bab 20 kelemahan21 Bab 21 Malam itu datang tanpa peringatan22 Bab 22 Musuh kembali23 Bab 23 merusak kepercayaan24 Bab 24 melalui pengkhianatan25 Bab 25 keluarga jauh dari villa26 Bab 26 cinta keluarga tetap utuh27 Bab 27 menghancurkan kita