icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Syahadat Cinta

Syahadat Cinta

Penulis: biabaharda
icon

Bab 1 Prolog

Jumlah Kata:522    |    Dirilis Pada: 02/12/2021

di depannya. Ekspresi wajahnya sulit untuk diartikan, ada kebahagiaan, ada pula kabut kesedihan di pelupuk matanya. Ia tidak menyangka waktu begitu cepat berlalu, rasanya baru kemarin

ngan pria itu. Pria yang mampu membolak-balikkan hatinya, membuatnya merasakan cemburu, d

ng kesepian. Cinta tulus dari pria itu yang mampu mewarnai hari-harinya dan meramaikan jiwany

ermin? Pak penghulu sudah menunggumu."Suara lemb

a-tiba masuk tanpa mengetuk pint

api tidak ada jawaban, makannya jangan melamun terus. Pengan

," ucap Rania sambil mem

ada yang mengganggu pikiran kamu? Apa kamu ragu mau menika

erti itu? Rania sama sekali tidak ragu untuk melabuhkan hati padanya. Rania hanya sedang men

na putih. "Kau benar sayang waktu begitu cepat berlalu, rasanya baru kemarin Umi menggendong kamu dan meng

ia sedih." Rania mengusap air mata ya

a pun kamu berada doa Umi akan selalu menyertaimu."

e sini untuk menjemput putri tercinta Umi?"

ok malah kita jadi melankolis begini. Sebaiknya kita t

h menjadi suratan takdir yang digariskan oleh Allah. Apa yang kita harapkan memang tidak selalu dapat terwujud. Segala yang ada dalam hidup datang dan pergi begitu saja, begitu pula dengan cinta. Namun, aku yakin bahwa A

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Syahadat Cinta
Syahadat Cinta
“"Saya mulai ragu dengan perasaan yang saya rasakan. Bukan berarti saya tidak lagi mencintai Ustaz tetapi saya memiliki mimpi yang tidak mungkin bisa saya raih jika berada di dalam penjara suci," tulis Adibah Rania Zahara dalam surat yang ditulisnya. "Saya hargai semua keputusan yang kau ambil. Insyaallah hati saya ikhlas menerima keputusanmu. Ini mungkin yang terbaik," Adib Ahda Zahiri menuliskan balasan surat untuk perempuan yang telah dikhitbahnya.”
1 Bab 1 Prolog2 Bab 2 Pertemuan3 Bab 3 Sebuah Masalah 4 Bab 4 Sebuah Awal5 Bab 5 Adib dan Adibah6 Bab 6 Mengganggu Hati7 Bab 7 Terpisah8 Bab 8 Pertemuan Tak Terduga9 Bab 9 Ungkapan Tak Terduga10 Bab 10 Dalam Bimbingan Allah11 Bab 11 Keputusan yang Salah 12 Bab 12 Debar Jantung13 Bab 13 Debaran Rasa14 Bab 14 Calon dari Nenek15 Bab 15 Pertemuan Kedua Keluarga16 Bab 16 Keraguan17 Bab 17 Sebuah Jawaban 18 Bab 18 Surat Kepastian19 Bab 19 Arfan Ilham Awwab20 Bab 20 Jodoh untuk Ilham I21 Bab 21 Jodoh untuk Ilham II22 Bab 22 Khumairah Faza I23 Bab 23 Khumairah Faza II24 Bab 24 Khumairah Faza III25 Bab 25 Sahabat Lama I26 Bab 26 Sahabat Lama II27 Bab 27 Keputusan28 Bab 28 Kesedihan dalam Hati29 Bab 29 Dilema I30 Bab 30 Dilema II31 Bab 31 Permintaan Terakhir I32 Bab 32 Permintaan Terakhir II33 Bab 33 33 Babak Baru34 Bab 34 Perjalanan Baru35 Bab 35 Sang Pengganggu36 Bab 36 Kesan Lain37 Bab 37 Puisi dari Seberang38 Bab 38 Awal Segalanya39 Bab 39 Awal Sebuah Kekaguman40 Bab 40 Emier Reza Alfadi41 Bab 41 Sajak42 Bab 42 Perjalanan Cinta43 Bab 43 Sajak-Sajak Cinta44 Bab 44 Epilog