icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Tiga Miliar Untuk Semalam

Bab 5 ini tidak mungkin

Jumlah Kata:720    |    Dirilis Pada: 04/09/2025

lembar benda mungil dengan dua garis merah yang begitu jelas terlih

ni tidak

k bo

nghancurkannya, berpura-pura tidak pernah ada. Tapi bagaimana mungkin ia

bisiknya lirih,

a menahan isakannya agar tidak terdengar oleh ibunya di ruang tengah. Seluruh

g dingin, sentuhannya yang membuat Selena merasa kotor. Ia

r, bukan untuk mengak

ngin melupakan segalanya, ingin menghapus malam itu dari ingatannya. Tapi tubuhn

aja?" suara ibunya, Marisa

yeka air matanya dan menyembunyikan test pack di

nuh kekhawatiran. "Kau pucat sekali, Nak. Mungkin kau h

pis. "Tidak apa-apa, Bu. Mu

ena, lembut tapi terasa menohok. "Kau memang agak hangat. Jangan terlalu

Selena. Ia berkorban, iya. Tapi kini ia harus

kin baik-baik saja?

enahan tangisnya. "Iya, Bu

kan keraguan. Ia lalu berdiri. "Baiklah. Istir

k kembali. Ia meraih test pack itu

hu ibunya? Bagaimana ia aka

ya memasak, membersihkan rumah, lalu bekerja di toko kecil milik tetangga. Dari luar, ia tampak

ing dan lemas menjadi rutinitas. Selena beru

Kau yakin bisa kerja?" tanya pe

r. Nanti juga membaik," jawab Se

kepalanya berkunang-kunang. Ia harus

a kesehatanmu," kata Bu Ratna

mbali melanjutkan pekerjaannya. Tidak

uduk di depan cermin. Matanya menatap pantulan wajah

lis. Tulisan tangan gemetar itu seolah menjadi

anak dari orang yang bahkan tidak aku kenal namanya? Bagaimana aku menjelaskan ini kepa

na menutup buku itu cepat-ce

erat-erat. "Tolong... jangan biarkan aku

yang harus ia tempu

m tubuhnya. Selena semakin terjebak antara rasa t

hirkan anak ini? Bagaimana jika pria itu suatu

a pada suatu malam, ketika ia berdiri di balkon rumah, menata

pun yang terjadi, aku tidak akan

ap ada-ketakutan bahwa pria asing itu suatu saa

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Tiga Miliar Untuk Semalam
Tiga Miliar Untuk Semalam
“Selena, seorang gadis muda berusia dua puluh dua tahun, terpaksa menanggung beban keluarga setelah ayahnya meninggal dan ibunya sakit keras. Hidup mereka yang serba kekurangan semakin terhimpit oleh tagihan hutang tiga miliar yang mengancam rumah satu-satunya akan disita. Kehilangan pekerjaan dan tak ada jalan keluar membuat Selena semakin putus asa. Ketika sahabat lamanya menawarkan jalan pintas dengan harga diri sebagai taruhannya, Selena terjebak dalam dilema besar: memilih bertahan dengan kemiskinan yang bisa merenggut nyawa ibunya, atau menjual dirinya untuk satu malam demi uang yang bisa menyelamatkan mereka. Keputusan nekat itu membawanya ke sebuah hotel mewah, berhadapan dengan seorang pria berkuasa yang dingin, penuh rahasia, sekaligus berbahaya. Malam itu tak hanya mengubah hidup Selena, tapi juga menjerumuskannya ke pusaran hubungan rumit, rahasia kelam, dan masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Karena ternyata, "satu malam" itu hanyalah awal dari kisah panjang penuh luka, cinta, dan pertaruhan yang akan menentukan segalanya.”