icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Brondong Bucin

Bab 5 Acara Pembukaan Ponpes

Jumlah Kata:1001    |    Dirilis Pada: 28/08/2024

gga Aira serta anak-anaknya sudah duduk rapi di aula pondok dengan memakai pakaian yang seragam, mereka semua

leh para tamu undangan yang terdiri dari para orang

t begitu memesona dengan baju batik berwarna cokelat

akan memandu jalannya acara pembukaan g

ihatin aku terus ya. Aku risih banget deh jadinya," u

Di atas panggung ada

ut Aira pelan membuat N

t, "Kok malah k

ra untuk tetap fokus pada acara

a Nuraini naik ke atas panggung untuk memberikan sambutannya seraya menggunting pita sebagai s

panggung. Tentu saja hal tersebut membuat Aira sedikit panik, bagaimana tidak, ia akan berdiri s

Aira pelan seraya men

tak lama Bu Anita da

ta sudah ditu

engekori wanita paruh baya yang masih ter

momen penting dan bersejarah

langsung menghampiri Aira. Meskipun begitu ia tampak canggung

cara bergantian, tak disangka, pemuda tampan tersebut turun

Maaf," ucapnya, kemudian bergegas turu

n. Mana penuh effort banget lagi, sampe lompat gitu dari

? Nggak lu

i terbahak hingga beberapa tamu

ahan dan kali ini Aira yang terkeke

at kelakuan anak gadis serta wanita tangguh yang

orang berpencar untuk menikmati beb

, Ra," ajak Nuraini. "Sotonya

t. Lagi, pemuda tampan itu datang mendekat. "Punya teme

salah satu pondok pesantren ternama di Semarang dan sekarang m

aku," ucap Nuraini lagi, memperk

Lagi kenalan sama cewek nih," protes pemuda ya

yaknya anak-anak nyariin aku." Aira pam

m terkejut. "Hah! Anak? Dia ud

k dong kalo nggak ada sua

dia singel, loh,

lu. Laper nih." Nur kembali berjal

embali mendekati Nuraini, ia mencecar

n Aira sahabat aku, tapi pasti dia juga punya privasi yang nggak mau

penasaran dengan sosok wanita canti

gnya aja langsung," ucapnya putus asa, kemudi

ersama Sem langsung menghampiri sahabatnya itu, di tangannya sud

sama mamaku," ucapnya seraya menyer

sih,

Makan d

ngga Nuraini kembali membuka obrolan. "Maafin Sem ya, Ra, kal

a telah berlaku kurang sopan dengan mening

meskipun itu hanya perkenalan biasa. Terlebih ia baru saja melewati masal

a sadar dengan statusnya yang seorang janda. Di mana status janda akan dikaitkan dengan hal-hal yang t

uk menjaga, Nur, sebelum hal-ha

ah seorang gadis polos yang beruntung karena bersuamikan Abda Abdillah, pemuda baik hati ya

ar nanti aku yang bakal jelasin semuany

ti soto Lamongan yang lezat dengan ciri khas

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Brondong Bucin
Brondong Bucin
“Kehidupan Aira seketika hancur sejak kematian sang suami, kini ia harus berjuang menghidupi ketiga anaknya. Di tengah kehancuran itu Aira sempat mengabaikan anak-anaknya. Namun, Aira sadar jika kesedihan yang berlarut justru akan menghancurkan kehidupan mereka. Aira bangkit dan takdir mempertemukan dirinya dengan seorang pemuda bucin yang mencintainya secara ugal-ugalan. Akankah cinta mereka bersatu? Hal buruk apa yang Aira dapatkan di tengah perjuangannya untuk bangkit? Ikuti terus kisah mereka! Dijamin baper dan penuh warna.”
1 Bab 1 Cinta yang Hilang2 Bab 2 Egois3 Bab 3 Salah Paham4 Bab 4 Temu Kangen5 Bab 5 Acara Pembukaan Ponpes6 Bab 6 Penasaran7 Bab 7 Memaksa8 Bab 8 Kesedihan Samodra9 Bab 9 Mencoba Tegar10 Bab 10 Kepahitan Hidup11 Bab 11 Kejadian Tak Terduga12 Bab 12 Keterkejutan Aira13 Bab 13 Canggung14 Bab 14 Sepi15 Bab 15 Rindu yang Menyiksa16 Bab 16 Bimbang17 Bab 17 Pertemuan Pertama18 Bab 18 Salah Tingkah19 Bab 19 Menentukan Hari Baik