icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kubalas Selingkuh Suamiku dengan Indah

Bab 6 Campur Tangan Papa Mertua

Jumlah Kata:2106    |    Dirilis Pada: 22/08/2024

hadapi Diani dan memberikan penjelasan padanya. Tak ingin ambil pusing, Rio kembali ke garasi dan mengeluarkan mobilnya, melaju dengan kecepatan tinggi membelah jalanan ibukota yan

agiku jadi berantakan!" Rio te

a ia keluarkan untuk suaminya. Entah mengapa ia bisa kehilang

ergejolak. Saat manik indah coklatnya mengedar gedung pencakar langit, ponselnya berderi

va berharap sang suami yang

Hampir setengah jam bergulat di kemacetan ibukota, Ziva sampai ke tempat kerjanya. Langkahnya gontai memasuki bangunan asime

annya." Ziva urung menghubungi sang papa dan menyandarkan tubu

l dan beberapa karyawan lain datang dan ag

balas Zi

sampainya?" t

an banyak tanya dulu." Ziva bangkit d

Hugo semalam kir

elpon balik saya?" Ziva menyel

iksa email pagi ini, pas mau berangkat ker

inya saat ini benar-benar dipenuhi dengan kejadian tak menyenangkan dan rasanya ing

lak untuk merancang desain museum di Rusia. Karena ini adalah kali pertama

amu bisa!" ucapnya meny

mulai fokus menyelesaikan desainnya. Saat Ziva hendak melesatkan ujung pensil di atas desainnya, kembali ponselnya berdering. Tulisan papa di laya

a,

ak angkat t

baru sampai kantor dan l

asa

mendengar celo

apa,

mimu ke rumah. Ada ya

mah? Ada apa ini? Tumben-tu

ak tenang dan 1001 macam alas

rin Papa ng

Ziva sampaikan ke mas R

ereka di telepon. Ziva tambah tak tenang dan langsun

*

dak mendapat telepon dari Diani. Spontan, Rio menggas mo

keras padanya hanya bisa menghela napas panjang saat teleponnya tak diangkat, bahkan setelah m

gan mas Rio?" Ziva meletakkan pensil di papan gambarnya. Pandanga

ntikanmu, Han? Kamu tahu kan aku paling

*

pai. Langkahnya semakin dipercepat dan diperlebar, saat kakinya mencapai ruang dosen, ia melihat te

a-tiba melingkar di pingga

ang ia menyapa wanita yang lebih diperhatikan dan dipentingk

datang pagi supaya bisa berduaan sama kamu

g aku alami, Sayang pagi ini.

buat ulah apalagi sekarang?

sung bisa mengambil sikap akan satu hal." Rio mencubit gemas hidung mancung Diani. "Tapi, kenapa kamu ce

ke rumah, kok,"

?" Rio mendelikkan matanya, m

tempat istirahat pribadi?" Senyu

mu akan mengajakku ke sana?" lirik

ang kamu pikirkan, lho, Sayang.

rnah bertemu orang tuamu, Sayang. Kapan aku

melepaskan pelukannya dan

ah? Aku kan

tak perlu aku jawab!" balas Diani

ng kau sembunyikan,

tu adalah kau, pah

erpenting di kampus. Namun semenjak ia berpacaran dengan Diani, bahkan setelah ia menikah dan mengajar di salah satu kampus elit di Jaka

a pacaran, sih sampai segitunya kamu nggak perca

ahasia Diani? Bahkan semenjak kita pacaran pun kamu selalu me

a itu sudah kesalahan besar! Tapi, jika kau pikir lebih dalam, mana ada wanita yang telah ditinggal menik

, kamu bodoh banget Rio! Ini semua kesalahan ayah! Jika saja ayah tak punya masalah dengan kelu

u detailkan lebih je

ta bertengkar, Sayang. Maafkan aku, ya." Rio mengecup kening Diani dan

at pag

as Diani dan

h datang? Janjian,

al daripada terlambat," s

r muka Diani langsung berubah dan menyuruhny

kit?" Rio sontak melihat p

ni keluar minum. Biasalah,

." Rio mengepalkan kedua

i laki-laki mulutnya ember bocor ba

" tanya Rio nada bic

u ditinggal sendirian. Kasian kan..." uc

n senang. Ia tak sabar bagaimana reaksi laki-laki

dan Arnold. Diani yang berpikir Rio akan penasaran dan mencari tahu apa yang terjadi semalam, ny

kamu, lagi di jalan tadi." Ucap Rio dengan santai

erbakar cemburu! batin Diani lantas memelotot

ember bocor? Perempuan kalah sama mulutmu, Nold!

ah Diani?" Arnold mengikuti Diani sampai ke mejanya

, ya, Sayang. Mas kerja dulu ya. I love you." Sambil memberikan kecupan lew

ggak, Diani?" ledek Arnold melihat Diani yang memelototi Rio. "Din.

ana, balik ke mejamu! Kamu ini dosen, bukan presenter berita gosip!"

an cuma kamu yang tahu bagaimana membuat ce

*

tapi di sisi lain batinnya masih belum bisa tena

erja dengan tenang, sih? Semoga bukan hal-hal yang buruk di masa d

membuka pin

t Ziva tanpa me

ngirim email,

nya dan cepat-cepat ia mengambil ponsel

h keluar, Angel

menekan nomor telepon yang sebelumnya t

u Rusia, tuan Hugo

aaf ya, saya baru mengabari Anda lagi] Suar

ya memaklumi jika Anda o

sesibuk Anda pa

ya. Sejauh ini percakapannya dengan k

desainnya? Sudah sejauh ma

n, tuan Hugo," u

ai dalam mingg

n, tuan Hugo. Anda

da karena saya telah lama kenal dengan Nona Hannah dan dia merekom

ia kira akan sulit bicara dengan klie

erjalan dengan lancar da

*

uju kelasnya, Anastasia berdiri di hadapannya. Ga

kelas?" tanya Rio sambil

ujar gadis berambut panjang

pa?" bingung Rio. "Setahu saya, di daftar

ri ini saya ambil dua jurusan sekaligus.

Dia mempersilakan Anastasia masuk kelasnya yang selalu penu, keb

aik dengannya, ya. Nah, Anastasia silakan duduk di manapun yang kamu mau. Pilih saja." Rio melihat ke arah mahasiswa/mahasiswinya. Wajah cantik r

tah berlama-lama mengaj

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kubalas Selingkuh Suamiku dengan Indah
Kubalas Selingkuh Suamiku dengan Indah
“"Aku mencintaimu sedalam samudera meski aku tak tahu bagaimana cara mengukur dalamnya." [Zivanna Yahya] "Cukup mencintaiku di atas permukaannya saja jika kau tak ingin terluka lebih dalam." [Rio Wibisono] "Dosa yang paling terindah untukku adalah saat mencintai milik orang lain dan aku ingin memiliki seutuhnya." [Gregory Abel]”
1 Bab 1 Kebohongan Bersampul Pernikahan2 Bab 2 Api Kemarahan3 Bab 3 Gara-Gara Ponsel Tak Aktif4 Bab 4 Pikiran Negatif5 Bab 5 Overthinking6 Bab 6 Campur Tangan Papa Mertua7 Bab 7 Teguran Keras Papa Mertua8 Bab 8 Gregory Abel, Serigala Tanah Lenin9 Bab 9 Bibir Merah di Kerah Baju Suamiku10 Bab 10 Undangan ke Rusia11 Bab 11 Pergi Tanpa Izin Suami12 Bab 12 Pesan Terakhir13 Bab 13 Awal yang Baru14 Bab 14 Di Bawah Langit Moskow15 Bab 15 Saingan Baru16 Bab 16 Underestimated17 Bab 17 Tempat Istimewa18 Bab 18 Tak Sesuai Harapan19 Bab 19 Ajakan Tak Terduga20 Bab 20 Pertama Kali Melihatmu21 Bab 21 Kembalilah Pada Suamimu22 Bab 22 Jangan Bermain Api Denganku!23 Bab 23 Kenangan Lama Terbuka Kembali24 Bab 24 Rencana Gila Gregory Abel25 Bab 25 Mulai Curiga26 Bab 26 Permintaan Tak Terduga27 Bab 27 Mencari Tahu28 Bab 28 Stalking29 Bab 29 Sebuah Usaha Keras30 Bab 30 Sindiran Halus31 Bab 31 Tetangga Baru Meresahkan32 Bab 32 Sebuah Keputusan33 Bab 33 Buta Karena Cinta34 Bab 34 Shock Theraphy35 Bab 35 Mendadak Dijemput36 Bab 36 Gugup37 Bab 37 Bertemu Ibu dan Mantan Tunangan38 Bab 38 Kesalahan Fatal Abel39 Bab 39 Bermuka Dua40 Bab 40 Berita Menggemparkan