icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kubalas Selingkuh Suamiku dengan Indah

Bab 2 Api Kemarahan

Jumlah Kata:2114    |    Dirilis Pada: 22/08/2024

asiswinya itu. "Kamu ngapain di sini, Arnold?" kemunculan Diani yang tiba-tiba membuat

i tampak berp

old mengembuskan

! Brengsek! batin

mperin

. Dosen narsis itu memang telah lama menyimpan rasa pada dosen primadona t

i, ka

ak mau kamu bertindak konyol dan

gian aku cuma bercy

t laki-laki itu agak bergidik ngeri. "Jangan pelototi aku kaya

" ucap Diani mempertegas kata-kanya dan put

d takut. "Enggak, aku di sini aja sambil liat Rio dan..." matanya kemb

ras cantik itu melirik tajam, dingin, dan angkuh. "Kabari aku jika

d memelankan suaranya agar tak ketahuan Rio. "Hadehhhhh, udah ilan

rus mengedarkan pandangannya, namun yang sedang diliha

ma

ang

kok

i memasang ekspresi b

t apa

-enggak-

masih membersihkan kemeja putih kesayangannya y

ukatnya?" ucap Diani samb

swi yang nggak liat jalan, ketumpahan jad

ucap Diani melirik

n sesuatu, ya?" Rio menghentikan kegiatannya dan

ma nada bicaraku? Kayak

nku." Rio mengedikkan bahunya da

ar pria n

R

" ucap beberapa dose

i mengambil tiga buah buku tebal

" Rio mulai jengah

pa-apa!"

, ya." Arnold datang dan la

ge ini! batin Rio mem

ga dia di sini

u? Emang

iksa ponselnya. Rio dengan jelas melihat ekor mata

rdua? Bikin penasaran aja! bati

anterin saya

ri dan membawa dom

anya Arnold

nak deh siang-siang gini minum yang seger-sege

Arnold tertawa bahagia dalam hatinya mengira

..Bu Diani, orang belum ada pasangan ini, ka

pi tak begitu dengan Rio. Ia melihat tajam Diani namun wani

a, ya? Kok aku merasa

*

u saja memulai, tapi Ziva telah berani ambil resiko dengan memenangkan tender pembangunan sebuah museum yang bekerjasama dengan perusahaan konstruksi asal Rusia. Namun, meski ia telah menunju

peredam! Rasanya seakan memikul d

u pegawai sekaligus asisten Ziva mem

l. Kepalaku rasanya mau peca

email dan menanyakan rancangan

email beliau. Makasih, ya." Senyum An

Bos. Dan sat

pa

ta akan k

a mema

ar mau ketemu pria-pria tampa

ru kuajak kamu ke sana!" t

Dunia yang telah membantunya selama ini, meski tak pernah dihargai oleh keluarga

pada sikap Rio pagi ini. Tak seperti biasanya ia cepat-cepat menutu

mas Rio tak akan melakukan

*

lam memberikan penjelasan membuatnya harus menyelesaikan jam mata kuliahnya dengan cepat. Saat akan keluar kelas, ia tak sengaja bertemu dengan Anastasia, mahasiswi yang menumpahkan

ia itu mahasiswi kamu! Jangan mikir yang aneh-aneh!

ntu. Diani yang masih memasang muka jutek berlalu tanpa senyum atau melambaikan tangan pada Rio. Merasa

engek Diani tapi tak diind

emojokkan tubuh Diani ke dinding

d kamu?" balas Dia

et hari ini! Kenapa

am dan mema

ia

Manis? Seger? Apalagi seorang mahasiswi cantik, manis, muda

?" Rio mengerny

muanya Rio! Kamu emang brengsek! Bisa-bisanya k

apa sih maksud kamu?

nempel-nempel ke kamu, ha

aya lihat aja dan cium!" Rio menunjukkan bagian kemejanya yang terke

u! Tuh Arnold seharusnya kamu

hubungannya

i itu, paham! Sekarang minggir! Aku mau ngajar!" Diani m

D

o!" ucap Diani berlalu da

lang jemarinya memerah dan lebam. "Arnold! Laki-laki toge itu benar-benar minta diberi pelajaran!" Rio

apain kam

ak," Anastasia taku

apalagi?" tanya Ri

ni,

a i

ng dibungkus menyerupai kado. "Ini...."

Ini kemeja sebagai ganti dari ins

pai membelikan aku

sih. Nanti kalau istri saya

i kemeja Bapak ketumpahan jus alpukat da

mu tahu kan peraturan di kampus ini DILARANG MENERIMA SUMBANGAN DALAM

i, P

dan terjadi, yaudah. Toh waktu nggak akan berputar kembali. Lain ka

ak," lirih

an dosen. Masih ada jam kuliah kamu?" tanya Rio memperhatikan

Pak. Suda

. Gadis ini terus melihat punggung Rio yang lebar dan gagah. "Ka

ul 16.00 sore, matahari pun masih menyibakkan teriknya. "Ziva pulang jam berapa ya?" Gumamnya memeriksa ponsel hitam keluaran terbar

k amat itu pan

gi! batinnya mengumpat Arno

sapanya

t, sih. Mo telepon Ziva?"

am berapa nanti." Jelas Rio ke

tt..." ucap Arnold

aga keharmonisan rumah tangga de

rnold diikuti siulan se

? Kok, kayaknya l

Orang siul masa dibilang

lihat rekan mengajarnya itu dengan penuh cu

ada

a sesuatu?"

dong. Mau

n kalian..." Rio tampak bingung de

amu? Nggak jelas

iani makin

dekat, kan?"

n biasa yang ku

Kenapa? Kamu cemburu atau

inta sama Diani! Istriku lebih cantik, lebih pintar, dan lebih b

Sebuah senyuman yang bahkan membuat Rio se

ld mengendus hubun

ku duluan ya." Arnold

Tumben cepet, bi

agi ada urusa

akan ada yang menginterogasinya seperti penjahat. Maniknya berlanjut melihat ponselnya

IO

e belakang dan ternyata D

ia

ta ekspresi kemarahan di wajahny

l aku tiba-tiba, sih!" pr

Itukah yang kau pikirka

i kamu sangat aneh!" Rio sedikit marah

takan pada Arnold bar

Diani deng

ang apa ke Arn

aif! Kau membandingkan aku dengan istrimu, Zivanna Yahya,

sepi. "Mana mungkin aku mengatakan yang sebenarnya! Kamu mau semua orang di kampus ini tahu tent

rutmu!" sahut

maksu

sini, sedang aku...kau lupa siapa aku dan latar belakang keluargaku?"

benar-benar

fasilitas yang ada, bahkan sampai mobil pun..."Diani menjeda kalimatnya. "Jika kau berani mempermainkanku, menusukku dari bel

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kubalas Selingkuh Suamiku dengan Indah
Kubalas Selingkuh Suamiku dengan Indah
“"Aku mencintaimu sedalam samudera meski aku tak tahu bagaimana cara mengukur dalamnya." [Zivanna Yahya] "Cukup mencintaiku di atas permukaannya saja jika kau tak ingin terluka lebih dalam." [Rio Wibisono] "Dosa yang paling terindah untukku adalah saat mencintai milik orang lain dan aku ingin memiliki seutuhnya." [Gregory Abel]”
1 Bab 1 Kebohongan Bersampul Pernikahan2 Bab 2 Api Kemarahan3 Bab 3 Gara-Gara Ponsel Tak Aktif4 Bab 4 Pikiran Negatif5 Bab 5 Overthinking6 Bab 6 Campur Tangan Papa Mertua7 Bab 7 Teguran Keras Papa Mertua8 Bab 8 Gregory Abel, Serigala Tanah Lenin9 Bab 9 Bibir Merah di Kerah Baju Suamiku10 Bab 10 Undangan ke Rusia11 Bab 11 Pergi Tanpa Izin Suami12 Bab 12 Pesan Terakhir13 Bab 13 Awal yang Baru14 Bab 14 Di Bawah Langit Moskow15 Bab 15 Saingan Baru16 Bab 16 Underestimated17 Bab 17 Tempat Istimewa18 Bab 18 Tak Sesuai Harapan19 Bab 19 Ajakan Tak Terduga20 Bab 20 Pertama Kali Melihatmu21 Bab 21 Kembalilah Pada Suamimu22 Bab 22 Jangan Bermain Api Denganku!23 Bab 23 Kenangan Lama Terbuka Kembali24 Bab 24 Rencana Gila Gregory Abel25 Bab 25 Mulai Curiga26 Bab 26 Permintaan Tak Terduga27 Bab 27 Mencari Tahu28 Bab 28 Stalking29 Bab 29 Sebuah Usaha Keras30 Bab 30 Sindiran Halus31 Bab 31 Tetangga Baru Meresahkan32 Bab 32 Sebuah Keputusan33 Bab 33 Buta Karena Cinta34 Bab 34 Shock Theraphy35 Bab 35 Mendadak Dijemput36 Bab 36 Gugup37 Bab 37 Bertemu Ibu dan Mantan Tunangan38 Bab 38 Kesalahan Fatal Abel39 Bab 39 Bermuka Dua40 Bab 40 Berita Menggemparkan