icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Alisha: Wanita yang Kau Sia-siakan

Bab 4 Resmi bercerai

Jumlah Kata:1239    |    Dirilis Pada: 08/06/2024

amai. Hingga taksi online yang ia pesan berhenti tepat di depannya. Kini, perempuan yang sedang duduk nyaman di dalam taksi itu sudah resmi berpisah

itam berada di genggamannya, Alisha mengulas senyum tipis. Terdapat pesan dari Yaya, teman semasa SMA-nya. Yaya mendengar berita perpisahan

u. Benar, selang lima menit taksi yang ia tumpangi berhenti. Alisha segera turun, mengucap terima kasih setelah memb

ha

mal tengah melambaikan tangan. Dia Yaya. Dalam hitungan de

Yaya dengan sen

gkah cepat menghampiri tempat duduk Yaya. Yaya segera berdiri menyam

emang brengsek banget!" celanya,

elik. "Ya,

sampingnya. "Gue Cuma ngomong sesuai kenyataan, Sh

atu-satunya yang masih berhubungan dengannya, ia tak enak kalau harus menyembunyikan kenyataan darinya

a. Yang gugat

ti, nggak mungkin problem-nya ada di lo. Gue bilang juga apa, brengsek itu Cowok

erai, karena nggak ada kecoco

dia datang di acara penghargaan sam

h. Lupain aja. Aku nggak papa,

pudar itu. Yaya menyandarkan punggung pada sandaran k

. Kata

a memang tak tahu alasan utama di balik perceraian mereka. Namun, Yaya selama ini sudah menjadi saksi bagaimana kehidupan pernikahan y

ah Alisha, membuat Ya

esen makanan? G

juga minuman yang memang Alisha suka pada pegawai kafe. Setelahnya mereka sibuk me

Kurang sopan. Berbeda dengan Alisha, Yaya masih banyak bicara bahkan saat sesuap penuh pasta berada dalam mulutnya. Alisha tak mempermas

kafe yang mengambil piring kotor mereka. Yaya sudah sibuk dengan ponselnya, mungkin membalas pesan dari teman atau ko

a, melihat tatapan Alis

u tadi kepikiran s

ya bertaut. "

yum, rautnya berangsu

Sha. Emang

nggak mau balik ke kampung dan malah bebanin orang tua aku lagi. Aku pengen l

um perlahan terukir di wajahnya.

menga

. Bos gue di kantor la

y si

Atmaja. Putra tunggal keluarga Atmaja. S

ia siapa aja aku nggak

n keluarga Atmaja. Sering dimuat di koran. Kadang j

gga

lo mau nggak? Kayaknya satu minggu yang lalu d

a masih

hun, deh. Kasihan Sha, tapi masih kasi

ng." Alisha memuku

ini dari bayi diurus pengasuh. Eh pengasuhnya malah pulang kampung, nggak tau kenapa, makanya butuh p

potong Alisha gemas.

ue info-in ke Pak Damar. Pasti langsung di acc, kan ja

tu susah. Takutnya nanti aku bikin sa

ka anak-anak, pasti gue udah maju duluan. Tapi, lo kan tau sendiri, gue baru denger s

bakteri? Kamu i

k Pak Damar nggak ada yang urusin. Bapa

apa pun mereka, Alisha tak pernah marah. Maka, mendengar ucapan Yaya tentang anak bosny

a kalah jauh! Jauh nya jauh banget, Sha. Kaya

lotot, membuat Yaya m

u,

untuk memilih-milih pekerjaan. Kesempatan tak datang dua kali. Di Ibu kota, ada banyak orang yang rela terbak

e kabarin lebi

enggenggamnya lembut. "Makasih ya, Ya. Unt

cantik dan berbudi luhur ini siap memban

nyak orang yang menyayanginya. Rama hanyalah satu dari sekian cobaan yang menimpanya. Al

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Alisha: Wanita yang Kau Sia-siakan
Alisha: Wanita yang Kau Sia-siakan
“Tak pernah terpikirkan oleh Alisha, pernikahannya akan berakhir karena sebuah pengkhianatan. Rama, suami yang ia bangga-banggakan ternyata mengkhianatinya dan menjalin sebuah hubungan dengan teman aktrisnya. Dengan hati yang tertanam luka, Alisha meninggalkan rumah juga mantan suami yang bahkan tak mengucap maaf. Tak ingin hidupnya hancur karena seorang lelaki brengsek, Alisha pun berusaha melanjutkan hidupnya dimulai dengan mencari kerja berbekal ijazah SMA. Beruntung, temannya menawarkan sebuah pekerjaan, menjadi baby sitter anak dari Damar, seorang CEO muda. Gaji yang besar membuat Alisha menerima tawaran kawannya. Ketulusan hatinya dalam merawat anak mampu membuat Damar jatuh hati. Namun, di saat bersamaan Rama kembali muncul dalam hidupnya. Kata rujuk Pria itu lontarkan. Siapa yang harus Alisha pilih? Damar yang selalu menunjukkan perhatian atau Rama yang menunjukkan penyesalan?”
1 Bab 1 Hancurnya harapan2 Bab 2 Talak aku Mas3 Bab 3 Selembar kertas untuk akhir segalanya4 Bab 4 Resmi bercerai5 Bab 5 Anak manis itu Nana6 Bab 6 Kepercayaan Damar7 Bab 7 Nana dikucilkan 8 Bab 8 Senyum kemenangan 9 Bab 9 Mulut manis itu beracun10 Bab 10 Kamu, manis11 Bab 11 Mulai penasaran12 Bab 12 Ke kantor Damar13 Bab 13 Dikhianati sekali lagi14 Bab 14 Karena Nana atau Damar 15 Bab 15 Tante Aish mau nggak jadi Mama aku 16 Bab 16 Arti Alisha bagi Gladys17 Bab 17 Sisi menakutkan Damar18 Bab 18 Jangan bersimpati padanya,19 Bab 19 Denyutan menyakitkan ketika kembali memandang Rama20 Bab 20 Terima kasih sudah mengingatkan, Rama21 Bab 21 Seperti ada yang hilang22 Bab 22 Calon mertua Nana23 Bab 23 Dihubungkan semesta24 Bab 24 Pulang diantar Rama( )25 Bab 25 Melekat dalam pikiran26 Bab 26 Mau makan malam bersama 27 Bab 27 Makan malam bersama28 Bab 28 Siapa pria itu 29 Bab 29 Kesepakatan Rama dan Gladys30 Bab 30 Debaran sinting31 Bab 31 Move on 32 Bab 32 Saya juga suka33 Bab 33 Senyum Damar34 Bab 34 Kita tidak seakrab itu