icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

NAJIS JADI MADUMU, MAS!

Bab 6 GOSIP BERTEBARAN

Jumlah Kata:1114    |    Dirilis Pada: 24/02/2024

garuh omongan tetangga. "Ck, ck, ck. Mereka bicara apa sih?

ibu tetangga berbisik m

ri mulut sekawanan ibu rempong itu, tetapi hat

sambil mencuci tangan di

nya, hingga m*ntah4n berbau tak sedap itu m

dan seluruh tulan

a itu pun melenggang masuk se

*

a berparas keibuan datang

erkirakan isinya adalah, terigu, telur

ibu Abidah d

pulang

hanya mengangguk tak bergeming.

n, langkah Abidah mengh

berhadapan dengan Erina yang

untah di teras?" tanya Abidah,

ri tahu bahwa mual yang diala

jar Erina seraya mencoba d

Ibu Abidah menyibukkan dirinya di luar rumah untuk membeli stok perlengkapan kue. Ya, wanita it

sus dari beberapa warga tentang kecurigaan terhadapmu. Mereka berpik

tu mencerminkan kebingungan. "A-apa Bu? Kok b

rnya. Apa mereka nggak risih abis ngomon

aktif mengemas b

bar isu itu adalah dua ibu-ibu yan

itu lantas tertawa masam, mere

reka menyimpulkan tanpa t

gguk sambil menangkap keluha

aku liburkan. Aku ngerasa sedang lelah aja, Bu. Sudahlah, nggak

perlu pedulikan gosip itu, Nak. Mereka tidak tahu sepenuhnya cerita

unya. "Betul, Bu. Rugi amat kalau kita memikirkan

dengan ucapan putrinya mel

tu mulai mengenakan apronnya u

melihat ibunya yang sibuk be

kan, cukup beristirahat meredakan rasa l

rina di sibukan dengan kegiatannya mengajar. D

*

rasa terpanggil untuk perg

usul ibu Abidah dengan tanga

an B

nnya, dan sesegera mungkin

ling kurang seperempat kilo, terus, telur juga!" pinta I

ulis aja semua yang harus Erin

atinya, kekhawatiran terhadap gosip-

ula tenang seolah berubah tajam seiri

u*lying mulai mende

k3ha*ilan juga?" ejek seorang ibu,

t ucapan ibu muda itu. Padahal, awalnya Eri

egup lebih kencang. Dia menc

Ibu. Kebetulan, bahan kue di rumah kurang," balas

tak berhenti s

mprotkan kata-kata busuk, mer

ntah terus, Er, berapa bu

menahan diri. Dia tak pernah berbuat macam-mac

enyindir orang tanpa tahu apa-apa? Aku kemarin cuman masuk angin aja, Bu.

ibu dengan banyak ucap

eorang guru tercoreng hanya kare

Ah, tak masuk akal. Sejak kapan masuk angin b

sih tertahan, dia terus saja menguatkan diri s

dut?!" tanya E

gadis mungil itu masih nampak ramping.

bakalan tahu apa yang aku rasakan. Jangan nge-ju*dge seenak jidat.

rina merasa tak bisa lagi mem

! Yang punya anak gadis tolong dijaga, Bu ibu! Jangan tahunya bi

, Erina meninggalkan keda

embara, sementara tangannya memegang e

ak untuk tunduk pada fi*nah dan

nnya, gelombang bisikan ibu-ibu yang

seseorang tanpa mengenal fakta. Atau malah sebaliknya. Atau, me

an langkah pasti, mencoba mengubur rasa

a dia tak bersalah dan kebenaran akan selal

gsung menyambut Erina. Dia heboh bukan main sambil me

e

besar

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
NAJIS JADI MADUMU, MAS!
NAJIS JADI MADUMU, MAS!
“Gini amat jadi manten baru. Suami nggak pulang-pulang. Nggak pernah diajak ibadah malam. Eh, cuma dijatah 700 ribu per bulan. Karena curiga, akhirnya kuputuskan untuk menyelidiki kasus ini. Dan, sebuah fakta besar pun terbongkar. Ternyata selama ini suamiku...”