icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Hasrat Cinta Om Zafran

Bab 6 Tidak Mau Tidur Sendiri

Jumlah Kata:1168    |    Dirilis Pada: 06/01/2024

restoran favorit mereka. Setelah dari sana, kencan pertama mereka ini masih belum berakhir. Zafran masih punya banyak ide untuk membawa kesenangan berada di te

n banyak cinta juga sesekali lelucon yang entah lucu atau tidak. Menjelang petang, Zafran mengajak Bella menonton film romantis di bioskop. Ini memang bukan kali

ngsung istirahat. Kegiatan jalan-jalannya dengan Zafran usai telepon sang papa tadi bisa sedikit mengalihkan pikiran Bella

am. Bisa dibilang memang sudah saatnya untuk tidur. Usai mandi, sebelum beranjak tidur, Bella sempat keluar kamar

idur?" tanya Zafran

mbil minum. Habis ini mau langsung tidu

ra dan langkah Zafran yang lebih mendekat ke arahnya mesti menginterupsi

Bel

Om. K

aku mau kita sel

pa,

gak mau bobok sen

kan,

cem-macem sama kamu kemarin, kan.

gitu.

mu atau di kamar aku. Aku gak masal

tidur di ka

ke

Om. Om Zaf bisa tidur di

sekali gak bisa terima pe

a, tapi

ng," ajak Zafran tak mau tahu d

duga, Bella justru masuk sendiri dengan cepat, mendorong Zafran

riak Bella dar

kamar Bella hanya tersenyum sambil geleng-ge

as kamu, ya," gu

menarik selimutnya sampai ke dada. Sebelum benar-benar

a malah gak jadi tidur-tidur. Dasar Om Zaf!" seru Bella seperti

*

berusaha tidur di kamarnya sendiri. Namun, tetap saja, matanya sulit

berbaring menyamping tepat di sebelah Bella. Siapa lagi orangnya kalau bukan Zafran? Ya, sekalipun Bella sudah mengunci pintunya rapat dengan h

gadis itu erat. Pergerakan Zafran yang cukup mengusik tidurnya itu membuat Bella melenguh. Dalam keadaan setengah sadar, ia menoleh ke sampingnya, sedikit membuka mata meski rasany

bisa di sini?"

" sahut Zafran sembari me

udah kun

a kunci serep untuk setiap ruangan di sini, Sayang. Sor

Ia kembali mengeratkan selimutnya dan kembali ke p

radaan Zafran di sana. Apalah daya, Zafran terus s

aku beneran n

amu lel

ama Om. Besok aku harus ke kampus, Om

ku gak pernah lela

eh tidur di sini, tapi janga

tu, aku gak bisa jamin, sih

Om

ngantuk, ya

erus ganggu kayak gitu?" Suara B

in kamu terbiasa dan nya

Zaf, tapi mesti di w

karang ini bukan wa

igit telinga Bella. Tangannya juga tak berhenti menggeraya

. Jangan

enapa,

cari kegiatan lain, ngapai

mana mungkin aku bisa tahan diri kalo ada di d

a Zafran. "Aku gak maksa Om ada di sini, kan. Om sendiri yang

n emosi gitu, dong, Sayang. Kamu begitu pun tetep bikin aku gemes.

dah menjamah bibir Bella penuh pe

ran dari hadapannya, tapi t

k banget sekarang," ucap Bella di sela-

amu tau, malem kita semalem itu udah buat aku ketagihan dan kecanduan kamu, Sayang

sah Bella begitu bibir Zafran mul

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Hasrat Cinta Om Zafran
Hasrat Cinta Om Zafran
“Tinggal bersama Zafran Anthony--omnya--justru membawa Bella Eleya Zadik ke dalam sebuah kemelut rasa yang terlarang. Bisa-bisanya Bella jatuh cinta pada omnya sendiri. Ketika rasa itu terungkap, awalnya, Zafran merasa ini tidaklah mungkin, hingga Bella memutuskan berusaha melenyapkan cintanya. Siapa sangka, lambat laun, Zafran menyadari kalau dirinya juga sangat menginginkan Bella. * Mereka pun menjalin hubungan asmara secara diam-diam. Tanpa sepengetahuan siapa pun, bahkan Bella tak pernah siap bila sampai papanya tahu akan hubungan itu. Seiring waktu, keraguan-keraguan membayangi Bella. Namun, Zafran keukeh mempertahankan cinta mereka sebab ia tahu cinta mereka tak sepenuhnya salah dan terlarang. * Bagaimana jadinya bila papa Bella--sekaligus kakak Zafran--mengetahui jalinan cinta Zafran dan Bella? Bisakah asmara mereka bertahan? Terlebih, ketika Zafran mesti menghadapi perjodohan yang diatur kakaknya. * "Om, jangan. Kita gak bisa sejauh ini." "Bella, aku tau ini juga kali pertama buat kamu, Sayang. Aku akan pelan-pelan. Kita akan nikmatin ini. I want you, so bad. I love you, Bell."”
1 Bab 1 Confess ke Om2 Bab 2 Keintiman Pertama3 Bab 3 Mandi4 Bab 4 Kencan Pertama5 Bab 5 Ketakutan Bella6 Bab 6 Tidak Mau Tidur Sendiri7 Bab 7 Kunjungan ke Kantor8 Bab 8 Kepergok9 Bab 9 Salah Paham10 Bab 10 Kabar Mengejutkan11 Bab 11 Tiba-Tiba Berubah12 Bab 12 Puncak Ketegangan13 Bab 13 Berusaha Memahami14 Bab 14 Ingin Bermesraan Lagi15 Bab 15 Kembali Mesra16 Bab 16 Kepulangan Zadik17 Bab 17 Harap-Harap Cemas18 Bab 18 Ancaman19 Bab 19 Sekali Sebelum Pulang20 Bab 20 Mengantar Bella Kembali ke Rumah21 Bab 21 Harus Terpisah22 Bab 22 Banyak yang Berbeda23 Bab 23 Jalan-Jalan24 Bab 24 Keasyikan di Apartemen25 Bab 25 Syok di Makan Malam26 Bab 26 Apa Maksudnya Ini 27 Bab 27 Minta Putus28 Bab 28 Terluka29 Bab 29 Tidak Mau Berakhir30 Bab 30 Kunjungan Zafran Bersama Intan31 Bab 31 Kriteria Pasangan untuk Bella32 Bab 32 Ciuman Setelah Putus33 Bab 33 Persiapan34 Bab 34 Memilihkan Undangan35 Bab 35 Mabuk Sebelum Pernikahan36 Bab 36 Bercinta dengan Calon Suami Orang37 Bab 37 Ditinggal38 Bab 38 Pernikahan Sudah Terjadi39 Bab 39 Kamu Masih Boleh Berubah Pikiran40 Bab 40 Affair Dimulai