icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Hasrat Cinta Om Zafran

Bab 4 004

Jumlah Kata:1387    |    Dirilis Pada: 05/01/2024

gadis bersiap, tentunya akan jauh lebih lama. Zafran yang sudah siap

dah punya kecantikan alami, gadis itu langsung menyusul Zafran ke dapur. Namun, ternyata Zafran s

sai, ya, Om. Baru aja a

Padahal, Sayangnya-aku ini udah ke

alo aku memang lama kalo siap-

kita sarapan dulu

afran seorang pria, kemampuannya memasak, menyiapkan makanan, sudah tidak dapat diragukan lagi. Bahkan, Bella sendiri kalah. Gadis itu belum pa

Za

sahut Zafran sembari

asaknya. Kapan-kapan ajarin aku, ya

n dulu sarapan kamu, itu aku bikinnya pake cinta, loh. Setelah ini, ki

rsenyum manis. Gadis itu kembali me

*

perjalanan. Karena Bella tak punya usul akan jalan-jalan ke m

n. Sebuah tempat rekreasi yang biasanya berisi berbagai wahana semacam komedi putar, bia

ngajak aku kema

karang, kan. Apa lagi? Ka

kalo Om bakal pilih kemari. K

sih kecil. Tuan putri ke

masih bilang aku anak kecil? Aku udah dewasa," p

ercanda, Sayang. Bella-nya aku udah dewasa, kok. Bahk

lengan Zafran. "Husstt. Om tuh, ya

amu nih belum apa-ap

ian Om duluan

sini bukan hanya anak kecil aja, kan. Lagi pula, orang dewasa mau main wahana di sini j

oke ba

et's ha

na sekitar dan mulai memikirkan wahana apa saja yang akan mereka naiki. Ke

kan kembali ke masa kecilnya. Senyum merekah terus terpancar pada parasnya, membu

. Pria itu ingin mengabadikan setiap senyum dan wajah ceria dari gadisnya. Beberapa kali Za

ana rollercoaster. Sebelum ketegangan memun

i juga, ya, Bel

Kayak Om gak pernah n

Sayang. Tapi, itu udah lama banget kali

upa juga gimana rasanya. Ya... walau sebenernya sekarang rasa

ya teriakan yang terdengar karena laju rollercoaster

Mereka saling menyemprotkan ke arah satu sama lain, sambil berkejaran, berlarian penuh tawa. Benar-benar konyol dan seperti anak kecil. Seketika banyak gelembung berterbangan memenuhi langit me

ni, keduanya berdiri berhadapan, masih saling tersenyum. Zafran mengeratkan

ajak aku jalan-jalan dan main sep

juga, Bella. Kehadiran kamu udah

eng kok, bisa

e you,

you

more, more

ibir Bella. Belum lama ciuman mereka berlangsung, Bella

pa, S

umum, Om. Banyak or

harus m

kan, kali ini ciuman Zafran lebih dalam, lebih menuntut, dan terlihat lebih berhasrat.

. Gak sampe saling buka baju di sini. Jadi, kita

lla dan meminta lebih dari ini. Namun, kali ini, sepertinya ia harus menahan diri dulu.

hah hahh,

berhenti setel

makan dulu gak? Laper juga kan habis capek main dari t

ita cari tempat makan, boleh ga

i pengin

ngangguk

u tau kedai es krim yang enak di dek

k you

langsung memesan satu porsi agak besar es krim dengan rasa kesukaan Bella yang kini tak pernah Zafran

a. Kadang mereka saling menyuapi. Zafran pun tak melewatkan untuk mengelap bibir Bella

yan

, O

ih kamu, kan. Kenapa ma

, jadi aku mesti pang

m kamu lagi. Hanya ingin jadi kekasih kamu. Aku juga pengin kita lupain ka

u harus pangg

nggil nama aku aja, Bel

m. Itu terlalu sulit

mu juga terbi

isa. G

bisa cari sebutan lain. Uhm, kenapa gak pa

nnya gak mau, cuma rasanya masih gel

geli? Geli gi

m. Gak enak aja, gimana ya? Ah

h? Haha, oke oke. Kalo gak bisa pangg

Om? Aku

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Hasrat Cinta Om Zafran
Hasrat Cinta Om Zafran
“Tinggal bersama Zafran Anthony--omnya--justru membawa Bella Eleya Zadik ke dalam sebuah kemelut rasa yang terlarang. Bisa-bisanya Bella jatuh cinta pada omnya sendiri. Ketika rasa itu terungkap, awalnya, Zafran merasa ini tidaklah mungkin, hingga Bella memutuskan berusaha melenyapkan cintanya. Siapa sangka, lambat laun, Zafran menyadari kalau dirinya juga sangat menginginkan Bella. * Mereka pun menjalin hubungan asmara secara diam-diam. Tanpa sepengetahuan siapa pun, bahkan Bella tak pernah siap bila sampai papanya tahu akan hubungan itu. Seiring waktu, keraguan-keraguan membayangi Bella. Namun, Zafran keukeh mempertahankan cinta mereka sebab ia tahu cinta mereka tak sepenuhnya salah dan terlarang. * Bagaimana jadinya bila papa Bella--sekaligus kakak Zafran--mengetahui jalinan cinta Zafran dan Bella? Bisakah asmara mereka bertahan? Terlebih, ketika Zafran mesti menghadapi perjodohan yang diatur kakaknya. * "Om, jangan. Kita gak bisa sejauh ini." "Bella, aku tau ini juga kali pertama buat kamu, Sayang. Aku akan pelan-pelan. Kita akan nikmatin ini. I want you, so bad. I love you, Bell."”
1 Bab 1 0012 Bab 2 0023 Bab 3 0034 Bab 4 0045 Bab 5 0056 Bab 6 0067 Bab 7 0078 Bab 8 0089 Bab 9 00910 Bab 10 01011 Bab 11 01112 Bab 12 01213 Bab 13 01314 Bab 14 01415 Bab 15 01516 Bab 16 01617 Bab 17 01718 Bab 18 01819 Bab 19 01920 Bab 20 02021 Bab 21 02122 Bab 22 02223 Bab 23 02324 Bab 24 02425 Bab 25 02526 Bab 26 02627 Bab 27 02728 Bab 28 02829 Bab 29 02930 Bab 30 03031 Bab 31 03132 Bab 32 03233 Bab 33 03334 Bab 34 03435 Bab 35 03536 Bab 36 03637 Bab 37 03738 Bab 38 03839 Bab 39 03940 Bab 40 040