icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Hasrat Cinta Om Zafran

Bab 2 Keintiman Pertama

Jumlah Kata:1155    |    Dirilis Pada: 04/01/2024

buh kamu seindah ini," gumam Zafran sam

terbuka tanpa balutan pakaian. Dan, tentu saja, pemandangan

aku m

Ini sangat indah. Aku ... aku

rnya. Kecupan penuh hasrat yang terus menjelajahi tubuh mulus Bella. Itu membu

dangan dua bukit kembar milik Bella dapat terlihat jelas oleh Zafran. Begitu menantang dan mengundang Zafran untuk me

h nafsu secara bergantian. Sesekali tangan nakalnya memberikan remasan-remasan kecil di

uka milik ka

ah, aku juga suka se

apa, S

elum melanjut

tanpa busana di bawahnya. Meski agak enggan, Bella pun tak bisa menghalangi ketika Zafran mulai melepaskan celana bawahan yang Bella pakai sedari tad

up lama membelai, mengusap lembut dan mencumbui sekujur kaki Bella sampai ciumannya naik ke perut rata Bella dan bagian sensitif mili

ran, Bella pun m

Zaf ma

ak tahan la

a bahkan sudah berserakan di lantai kamar. Bella

Kita gak bisa

, Sayang. Aku akan pelan-pelan. Kita akan nikma

, Om

gan wajah Bella, ia pun berbisi

Aku akan pake pengaman, gak akan keluarin apa pun

la hanya memejamkan mata sembari agak meringis karena merasakan agak perih di bagian bawahnya. Tanganny

emahami yang

bibir Zafran kembali mencumbu bibir Bella untuk sedikit mengalihkan Bella dari rasa sakitnya. Sem

bisa merasakan sensasi ya

Desahan Bella kembali lepas beg

ini sangat nikmat kan, Say

enikmatannya, Bella memberi anggukan p

ri menyerukan nama satu sama lain. Berguling ke sana-kemari, membuat keadaan sprei ranjang Zafran sudah tak berbentuk lagi. Mereka terus berbagi peluh dan kehangatan. Suara decak ke

pai puncak dan pelepasan masing-masing, sesuai janjinya, Zafran tak mengeluarkannya di dalam. Ia langsung melepas penyatuan

engan mesra, di bawah satu selimut yang sama. Sesekali, pria itu masih membelai lembut wajah Bella dan memberikan kecup

m indah kita ini. Sekarang kita sepasang kekasih. Kamu gadisku, milikk

m Zafran

, Canti

n juga ini salah, ini gak

a kita gak salah. Gak ada

ta ini kerabat. Om adik papa, paman aku. Gimana bisa kit

lewatin malem penuh gairah bersama, gimana bisa kit

la sembari menahan dada bidang Zafran yang masih ta

mang gak sepenuhnya salah dan terlarang. Kita gak punya hubungan darah,

mungkin, Om? Om

sebagai om kamu, adik papa kamu. Tapi, sebenernya, aku

Maksu

intinya, aku gak punya ikatan darah sama kamu, papa kamu, ataupun keluarga besar kamu." Akhi

serius? Om

. Kamu bisa tanyain juga ke papa ka

i ki

ungan ini. Dan aku mau pertahanin cinta kita sampe k

keningnya. Entahlah, apa kenyataan ini benar-b

entu papa akan mudah setuj

iar aku yang urus. Aku yang akan coba bicara dan yakinin Mas Za

apannya. Mereka pun mu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Hasrat Cinta Om Zafran
Hasrat Cinta Om Zafran
“Tinggal bersama Zafran Anthony--omnya--justru membawa Bella Eleya Zadik ke dalam sebuah kemelut rasa yang terlarang. Bisa-bisanya Bella jatuh cinta pada omnya sendiri. Ketika rasa itu terungkap, awalnya, Zafran merasa ini tidaklah mungkin, hingga Bella memutuskan berusaha melenyapkan cintanya. Siapa sangka, lambat laun, Zafran menyadari kalau dirinya juga sangat menginginkan Bella. * Mereka pun menjalin hubungan asmara secara diam-diam. Tanpa sepengetahuan siapa pun, bahkan Bella tak pernah siap bila sampai papanya tahu akan hubungan itu. Seiring waktu, keraguan-keraguan membayangi Bella. Namun, Zafran keukeh mempertahankan cinta mereka sebab ia tahu cinta mereka tak sepenuhnya salah dan terlarang. * Bagaimana jadinya bila papa Bella--sekaligus kakak Zafran--mengetahui jalinan cinta Zafran dan Bella? Bisakah asmara mereka bertahan? Terlebih, ketika Zafran mesti menghadapi perjodohan yang diatur kakaknya. * "Om, jangan. Kita gak bisa sejauh ini." "Bella, aku tau ini juga kali pertama buat kamu, Sayang. Aku akan pelan-pelan. Kita akan nikmatin ini. I want you, so bad. I love you, Bell."”
1 Bab 1 Confess ke Om2 Bab 2 Keintiman Pertama3 Bab 3 Mandi4 Bab 4 Kencan Pertama5 Bab 5 Ketakutan Bella6 Bab 6 Tidak Mau Tidur Sendiri7 Bab 7 Kunjungan ke Kantor8 Bab 8 Kepergok9 Bab 9 Salah Paham10 Bab 10 Kabar Mengejutkan11 Bab 11 Tiba-Tiba Berubah12 Bab 12 Puncak Ketegangan13 Bab 13 Berusaha Memahami14 Bab 14 Ingin Bermesraan Lagi15 Bab 15 Kembali Mesra16 Bab 16 Kepulangan Zadik17 Bab 17 Harap-Harap Cemas18 Bab 18 Ancaman19 Bab 19 Sekali Sebelum Pulang20 Bab 20 Mengantar Bella Kembali ke Rumah21 Bab 21 Harus Terpisah22 Bab 22 Banyak yang Berbeda23 Bab 23 Jalan-Jalan24 Bab 24 Keasyikan di Apartemen25 Bab 25 Syok di Makan Malam26 Bab 26 Apa Maksudnya Ini 27 Bab 27 Minta Putus28 Bab 28 Terluka29 Bab 29 Tidak Mau Berakhir30 Bab 30 Kunjungan Zafran Bersama Intan31 Bab 31 Kriteria Pasangan untuk Bella32 Bab 32 Ciuman Setelah Putus33 Bab 33 Persiapan34 Bab 34 Memilihkan Undangan35 Bab 35 Mabuk Sebelum Pernikahan36 Bab 36 Bercinta dengan Calon Suami Orang37 Bab 37 Ditinggal38 Bab 38 Pernikahan Sudah Terjadi39 Bab 39 Kamu Masih Boleh Berubah Pikiran40 Bab 40 Affair Dimulai