icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Hasrat Cinta Om Zafran

Bab 8 Kepergok

Jumlah Kata:1155    |    Dirilis Pada: 07/01/2024

a pria itu di atas sofa ruangan kantor Zafran semba

napa kalo ini masih

ng tak salah lagi. Kekasihnya me

kerja lagi, deh. Pasti kerjaa

soal kamu, aku gak bisa nunggu lagi." Tanpa pikir panjang lagi, Z

nanti kalo tiba-tiba ada

sung nyelonong masuk kemari tanpa ketuk pintu dan izin da

i kalau kesenangannya saat ini dii

Pria itu menginginkan Bella juga bisa menikmati cumbuan mereka kali ini. Suara k

i. Gadis itu terlihat cukup menikmatinya. Sambil menikmati permainan bibirnya, tangan Zafran mulai meraba bagian tubuh Bella yang lain. Mulai dari menelusup ke bawah rok pendek yang Bell

kita gak akan sejauh itu d

g, aku tau mungkin akan ku

kit terbuka seperti ini pun sudah bisa memampangkan area bahu hingga lekukan dada Bella yang terlihat mulus yan

mbuat Zafran gerah di dalam ruangan full pendingin seperti saat ini. Tak hanya gerah, bagian bawah miliknya pun seakan meronta merasa sangat sesak. Zafran pun membuka ritsleting celananya dan melonggarkan celananya. Bila tak

nya. Sementara Bella terlihat merem-melek menikmati tiap sentuhan Zafran. Sesek

h stop, Om. Aku

yang. Bell, arghh aku m

embuka pintu ruangan itu tanpa permisi, melihat aktivitas mereka berdua

, deh. Ada yang dateng, O

oke. Kasih aku waktu sebentar lagi," sahut Zafran berat dan serak sambil

uhh, beneran ada yang

h ssttt k

otong dengan adanya

lang juga apa. Itu p

n masuk aja? Awas aja dia. Hahh, kenapa harus ada

dan Bella merapikan pakaian mereka masing-masing. Zafran sudah membuat Bella sangat acak-acakan sekarang ini.

intu menyambut siapa yang datang sekaligus berani-beraninya mengganggu kemesra

elo?" seru Zafran b

masuk ke ruangan Zafran dan

rah Bella. "Dia orangnya yan

enjawabnya de

ani main masuk saja tanpa ketuk pintu sebelumnya. Pria tadi rupanya adalah kawan Za

gu waktu menyenangkan lo sama si Cantik ini. Ehem,

lo, ya. Dia

a masih terlalu muda buat lo, deh. Lo i

ahnya apa? Lo mah

useeet. Ga

dia Leo, temen aku. Memang agak somp

ing berjabat tang

an langsung buru-buru melepas ja

f-Zaf. Pose

apa tumben-tumbenan lo nyamperin gue kem

sih undangan ke lo secara langsung." Pria it

aan, nih? Lo

pa? Dibaca dulu makanya, Pak. Itu undangan p

u dapet proyek gede ya lo

gue undang. Jadi, lo mesti dateng. Gue udah bela-belain langsung kasih kemari loh. Yang lain mah cuma gue kiri

ri ntar ajak cewek

ya kudu dateng. Em, Bella... buju

ons Leo deng

yumnya, deh. Pantes si

ain cewek gue, gue

dong, Zaf. Makan

. Terus, selain kasih undanga

Oke fine, gue gak lama-lama lagi di sini. Urusan gue udah k

tuh,

galkan ruangan Zafran sambil me

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Hasrat Cinta Om Zafran
Hasrat Cinta Om Zafran
“Tinggal bersama Zafran Anthony--omnya--justru membawa Bella Eleya Zadik ke dalam sebuah kemelut rasa yang terlarang. Bisa-bisanya Bella jatuh cinta pada omnya sendiri. Ketika rasa itu terungkap, awalnya, Zafran merasa ini tidaklah mungkin, hingga Bella memutuskan berusaha melenyapkan cintanya. Siapa sangka, lambat laun, Zafran menyadari kalau dirinya juga sangat menginginkan Bella. * Mereka pun menjalin hubungan asmara secara diam-diam. Tanpa sepengetahuan siapa pun, bahkan Bella tak pernah siap bila sampai papanya tahu akan hubungan itu. Seiring waktu, keraguan-keraguan membayangi Bella. Namun, Zafran keukeh mempertahankan cinta mereka sebab ia tahu cinta mereka tak sepenuhnya salah dan terlarang. * Bagaimana jadinya bila papa Bella--sekaligus kakak Zafran--mengetahui jalinan cinta Zafran dan Bella? Bisakah asmara mereka bertahan? Terlebih, ketika Zafran mesti menghadapi perjodohan yang diatur kakaknya. * "Om, jangan. Kita gak bisa sejauh ini." "Bella, aku tau ini juga kali pertama buat kamu, Sayang. Aku akan pelan-pelan. Kita akan nikmatin ini. I want you, so bad. I love you, Bell."”
1 Bab 1 Confess ke Om2 Bab 2 Keintiman Pertama3 Bab 3 Mandi4 Bab 4 Kencan Pertama5 Bab 5 Ketakutan Bella6 Bab 6 Tidak Mau Tidur Sendiri7 Bab 7 Kunjungan ke Kantor8 Bab 8 Kepergok9 Bab 9 Salah Paham10 Bab 10 Kabar Mengejutkan11 Bab 11 Tiba-Tiba Berubah12 Bab 12 Puncak Ketegangan13 Bab 13 Berusaha Memahami14 Bab 14 Ingin Bermesraan Lagi15 Bab 15 Kembali Mesra16 Bab 16 Kepulangan Zadik17 Bab 17 Harap-Harap Cemas18 Bab 18 Ancaman19 Bab 19 Sekali Sebelum Pulang20 Bab 20 Mengantar Bella Kembali ke Rumah21 Bab 21 Harus Terpisah22 Bab 22 Banyak yang Berbeda23 Bab 23 Jalan-Jalan24 Bab 24 Keasyikan di Apartemen25 Bab 25 Syok di Makan Malam26 Bab 26 Apa Maksudnya Ini 27 Bab 27 Minta Putus28 Bab 28 Terluka29 Bab 29 Tidak Mau Berakhir30 Bab 30 Kunjungan Zafran Bersama Intan31 Bab 31 Kriteria Pasangan untuk Bella32 Bab 32 Ciuman Setelah Putus33 Bab 33 Persiapan34 Bab 34 Memilihkan Undangan35 Bab 35 Mabuk Sebelum Pernikahan36 Bab 36 Bercinta dengan Calon Suami Orang37 Bab 37 Ditinggal38 Bab 38 Pernikahan Sudah Terjadi39 Bab 39 Kamu Masih Boleh Berubah Pikiran40 Bab 40 Affair Dimulai