icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Hasrat Cinta Om Zafran

Bab 7 Kunjungan ke Kantor

Jumlah Kata:1292    |    Dirilis Pada: 06/01/2024

ara serak berselimut hasrat sembari mulai meraih kancing

bergairah. Melewati malam dengan bercinta bersama Bella selama dua hari dan dua malam berturut-turut sama sekali tak membuat Za

nggalkan semua pakaiannya sendiri. Hanya ada satu selimut untuk se

berkata ia sangat lelah dan mengantuk masih harus mengalah pada omnya. Ya, meski begi

. Mungkin sensasi seperti ini akan terbiasa ia rasakan mulai sekarang. Sebab ia dengar sendiri dengan jelas tadi, Zafran meminta mulai saat ini hingga

udah janji kita sebentar

a bahkan baru

Om udah dari tadi

, Sayang. Kasih aku

*

rsama di apartemen Zafran karena Zadik belum kembali ke kota ini. Lagi pula, Bella sudah terlalu nyaman tinggal d

ainstream. Zafran yang perhatian, Zafran yang lembut, juga Zafran yang sering amat bergairah sudah benar-benar ia miliki sekarang. Bella pun

. Tentu saja, Zafran tak suka kalau Bella-nya terlalu dekat-dekat dengan lelaki lain sekalipun itu hanya teman kampusnya. Zafran mengizinkan Bella pergi dengan teman lelakinya hanya jika meman

asih tetap bisa sedikit menahan diri dan menunjukkan pengertiannya. Sekalipun mereka berdua terus tidur dalam satu kamar, Zafran tak memaksa Bella untuk mereka bisa bercinta setiap hari. Adakalanya Bella diberikan waktu un

*

or. Karena bosan hanya sendirian berlama-lama di apartemen, Bella memutuskan untuk berkunjung ke kantor Zafran. Zafran memang sudah p

pikiran ingin membawaka

masakan aku sendiri ke kantornya. Hm, ya udahlah, untuk sekarang ini gapapa be

ella sudah tahu betul apa saja kue kesukaan Zafran. Salah satunya bolu lembut rasa pan

n dengan meja resepsionis. Gadis itu langsung m

h buat janji dengan Pak Zafran sebelumn

, kata Om Zaf sendiri, saya boleh berkunjung

ungi Pak Zafran sebentar,

ella Eley

Bella. Mohon di

senyum ramah dan bers

pir seumuran Zafran itu mulai tersamb

, h

muda yang cari Bapak. Tapi, me

ia

ella. Bella El

ma Bella yang disebut. Tentunya, pria itu jad

antarkan dia ke

baik,

menyudahi p

mari saya antar ke

ahaan yang cukup besar itu. Begitu mereka sampai di depan pintu r

ngar samar sahutan

kembali dari dalam. Melihat kehad

berdiri dan berjalan lebih dekat ke arah Bella sembari merentangkan

menghampiri Zafran dan jatuh

pa Om la

itu sibu

bil sedikit mendongakkan kepala menatap wajah Zafran yang jauh lebi

dong, Cantik. Aku sene

nar

pa semua baik-baik aja? Atau, kangen berat sama

emang sedikit kan

sedi

osen sendirian di apartemen. Tadi aku pulang cepet dar

kamu mau, silakan kalo mau dateng ke sini.

ga buat Om Zaf." Bella menyerahkan paperbag

Sayang? Hhm,

n Om. Aku tadi mampir be

asti aku makan." Zafran menaruhnya di atas m

very order di ap

kepala Bella dan membelai waja

ngin makan lagi atau minum sesuatu? Aku bisa minta OB b

usah, aku masi

sekarang malah aku y

ah makan? Atau, Om ma

Maksud aku, la

H

n menggiring gadis itu duduk di sofa ruangan bersamanya. Setelah ini, apa

em, Om. Om gak lupa kalo in

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Hasrat Cinta Om Zafran
Hasrat Cinta Om Zafran
“Tinggal bersama Zafran Anthony--omnya--justru membawa Bella Eleya Zadik ke dalam sebuah kemelut rasa yang terlarang. Bisa-bisanya Bella jatuh cinta pada omnya sendiri. Ketika rasa itu terungkap, awalnya, Zafran merasa ini tidaklah mungkin, hingga Bella memutuskan berusaha melenyapkan cintanya. Siapa sangka, lambat laun, Zafran menyadari kalau dirinya juga sangat menginginkan Bella. * Mereka pun menjalin hubungan asmara secara diam-diam. Tanpa sepengetahuan siapa pun, bahkan Bella tak pernah siap bila sampai papanya tahu akan hubungan itu. Seiring waktu, keraguan-keraguan membayangi Bella. Namun, Zafran keukeh mempertahankan cinta mereka sebab ia tahu cinta mereka tak sepenuhnya salah dan terlarang. * Bagaimana jadinya bila papa Bella--sekaligus kakak Zafran--mengetahui jalinan cinta Zafran dan Bella? Bisakah asmara mereka bertahan? Terlebih, ketika Zafran mesti menghadapi perjodohan yang diatur kakaknya. * "Om, jangan. Kita gak bisa sejauh ini." "Bella, aku tau ini juga kali pertama buat kamu, Sayang. Aku akan pelan-pelan. Kita akan nikmatin ini. I want you, so bad. I love you, Bell."”
1 Bab 1 Confess ke Om2 Bab 2 Keintiman Pertama3 Bab 3 Mandi4 Bab 4 Kencan Pertama5 Bab 5 Ketakutan Bella6 Bab 6 Tidak Mau Tidur Sendiri7 Bab 7 Kunjungan ke Kantor8 Bab 8 Kepergok9 Bab 9 Salah Paham10 Bab 10 Kabar Mengejutkan11 Bab 11 Tiba-Tiba Berubah12 Bab 12 Puncak Ketegangan13 Bab 13 Berusaha Memahami14 Bab 14 Ingin Bermesraan Lagi15 Bab 15 Kembali Mesra16 Bab 16 Kepulangan Zadik17 Bab 17 Harap-Harap Cemas18 Bab 18 Ancaman19 Bab 19 Sekali Sebelum Pulang20 Bab 20 Mengantar Bella Kembali ke Rumah21 Bab 21 Harus Terpisah22 Bab 22 Banyak yang Berbeda23 Bab 23 Jalan-Jalan24 Bab 24 Keasyikan di Apartemen25 Bab 25 Syok di Makan Malam26 Bab 26 Apa Maksudnya Ini 27 Bab 27 Minta Putus28 Bab 28 Terluka29 Bab 29 Tidak Mau Berakhir30 Bab 30 Kunjungan Zafran Bersama Intan31 Bab 31 Kriteria Pasangan untuk Bella32 Bab 32 Ciuman Setelah Putus33 Bab 33 Persiapan34 Bab 34 Memilihkan Undangan35 Bab 35 Mabuk Sebelum Pernikahan36 Bab 36 Bercinta dengan Calon Suami Orang37 Bab 37 Ditinggal38 Bab 38 Pernikahan Sudah Terjadi39 Bab 39 Kamu Masih Boleh Berubah Pikiran40 Bab 40 Affair Dimulai