icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Bukan Wanita Kedua

Bukan Wanita Kedua

Penulis: Dek ita
icon

Bab 1 Dimadu

Jumlah Kata:1024    |    Dirilis Pada: 23/08/2023

baru saja diberikan oleh Dimas k

tus dari Dimas dengan suara yan

ja bingung. Sempat melirik ke arah sang suami, hendak bertanya apakah maksud dari dia me

t, dan melihat siapa yang hendak menikah. Matanya tertuju kepada na

nya teman bernama d

erbelalak, melotot rasanya mau keluar ketika melihat nama prianya. Dimas Afganis? Berubah ke

au hanya baru membaca namanya saja. Tetapi, hatinya mencoba untuk berpikir

as, ya?" ucap Aulia s

ung sang suami menjawab

ang suami yang dengan jelas-jelas mengatakan bahwa orang yang tertulis itu memang nama

ah Aulia dengan wajahnya yang tidak merasa bersalah dan juga s

u adalah istriku! Aku tidak ingin pesta yang aku i

n ini, dan juga mengenai keputusannya yang menikah kembali tanpa memberitahu kepada Aulia

rjatuh dirinya kala tersebut. Menangis pun Aulia tidak sanggup. Air matanya seolah juga iku

H," Ia merasa be

ikit lebih baik, Aulia hanya bisa bersadar di badan kasur sembari sesekali men

., aku

ah tertera pada undangan tersebut. Betapa megah dan juga ramainya tamu undangan yang dirinya lihat

sta besar dan juga membuat pesta ini tampak sangat mewah. Apa ini yang sangat

i mereka. Mata Aulia tidak bisa lepas dari pandangan wajah Dimas, yang tampak sangat bahag

kan selalu berada di sisimu," ucapnya sembari

a sudah dikhianati, tapi malah nekat datang ke pesta pernikahan ini. Air matanya yang mulai

terdengar suara riang gembira, dimana mereka seolah merayakannya dengan sangat bahagia sekali. Yang tidak habis pikir adalah,

rkan bahwa ia hanyalah seorang wanita biasa. Kenapa..., apa kurangnya di

uk ke dalam rumah dengan wajah yang murung dan juga suasana hati yang sangat tidak nyaman sama s

juga istriku saat ini. Sebaiknya segera kemasi barangmu

h hilang seketika. Ia langsung menangis meraung dengan sangat keras sekali. Ia s

junya. Memasukkan semuanya menjadi satu dan

ngatakan bahwa dia akan setia! Nyatanya dia juga

am bagasi. Masih dalam keadaan emosi, dirinya mengendarai mobil dengan perasaan benar-benar

n soal sang sahabat yang dari dulu memperingati dirinya bahwa Dimas tak sebaik yang ia kira, teru

unyi dari pintu yang te

hut suara sahab

ang dimana itu adalah makanan yang biasa dirinya beli dahulu saat masih berkuliah. Sa

di rumahnya tersebut, "Kenapa kamu datang? Sudah tahu sifat suamimu yang t

etap mengalir, namun sunyi dari mulut Aulia hendak mengeluarkan isakannya. R

enepuk pundah Aulia, "Ayo mas

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Bukan Wanita Kedua
Bukan Wanita Kedua
“Aulia yang sempat dibutakan oleh perasaannya, kini harus makan hati setelah tahu sang suami menikah kembali. Dirinya bahkan diusir dan dianggap tak pernah ada, baik oleh sang suami maupun keluarga sang suami, Dimas. Akhirnya ia memutuskan untuk kembali menemui sahabatnya setelah sekian lama, Rina, demi meminta bantuannya. Rina membantunya mencari pekerjaan agar bisa menyibukkan diri sembari melupakan perasaannya. Ia bekerja pada temannya yang lain, Sagas, untuk membalas budi atas apa yang pernah dirinya bantu dulu. Aulia berjuang melupakan perasaannya. Meski berkali-kali goyah dan terguncang. Namun kedua temannya terus memperingatkan dan menekankan kepadanya seberapa kejam Dimas dulu. Akankah dirinya mampu berdiri sendiri melawan perasaannya?”
1 Bab 1 Dimadu2 Bab 2 Aku Bodoh3 Bab 3 Jangan Hanya Diam Saja!4 Bab 4 Bukan Istri5 Bab 5 Bertemu Sang Pemilik Perusahaan6 Bab 6 Kamu Berhak Mendapatkan yang Lebih Layak7 Bab 7 Lihat-lihat8 Bab 8 Kerja 9 Bab 9 Tukang Kompor10 Bab 10 Bukan 4 Mata11 Bab 11 Tak Akan Pulang12 Bab 12 Suka Ikut Campur13 Bab 13 Aku Kan Mengurusnya14 Bab 14 Rehat Sejenak15 Bab 15 Jamet Ganggu16 Bab 16 Aku Atau Dia17 Bab 17 Kurang Ajar!18 Bab 18 Mama Mertua19 Bab 19 Membujuk20 Bab 20 Keputusan21 Bab 21 Perasaan yang Berbeda22 Bab 22 Tak Dianggap23 Bab 23 Dugaan Dahulu24 Bab 24 Abu-abu25 Bab 25 Rasa Tidak percaya26 Bab 26 Cemburu Padamu27 Bab 27 Buka Warna28 Bab 28 Hamil !29 Bab 29 Kejadian Tidak Terduga30 Bab 30 Mari Kita Lupakan31 Bab 31 Kan Kucoba32 Bab 32 Berubah Pikiran33 Bab 33 Keputusan Sudah Bulat34 Bab 34 Keseriusan35 Bab 35 Ikhlas36 Bab 36 Pertemuan PDKT37 Bab 37 Adik Rina38 Bab 38 Prahara39 Bab 39 Udang dibalik Batu40 Bab 40 Tetap Tidak Bisa41 Bab 41 Kode Kencang42 Bab 42 Sidang yang Dinanti43 Bab 43 Ricuh setelah Hasil44 Bab 44 Lebih Menegaskan45 Bab 45 Setelah Sekian Lama46 Bab 46 Fast Dating47 Bab 47 Wedding day48 Bab 48 The End