icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Bukan Wanita Kedua

Bab 2 Aku Bodoh

Jumlah Kata:1006    |    Dirilis Pada: 23/08/2023

ma seperti yang tadi dia makan. Dengan gayanya yang cukup tomboi, Rina duduk sambi

paran kalau hanya menangisi pri

n yang dirinya miliki ini, membuat tangan Aulia yang mencoba membuat roti masuk ke mulutnya terus geemtar. Bahkan air m

ah Aulia. Dia menepuk berkali-kali punggung Aulia deng

kan, sekarang kamu sudah bisa

ersebut. Tangannya menghapus air mata yang ada

tainya..., bagaimana mungkin aku bis

ikir lagi, "setelah kamu lihat bagaimana ti

ahu apa yang diperbuat oleh Dimas?" Aulia mencoba memastikan, karena tampaknya Rina berb

ita, kan? Kamu pasti melihat di depan mata kepalamu sendiri kalau dia bersam

. Kenyataan ini terlalu pahit meski dirinya tahu dari mulut Dimas langsung. Ia masih tidak

ah dengan wanita l

makin membesar seolah dia tidak menyangka dengan apa yang dilakukan oleh Dimas. M

dan sesekali menghapus air mata dan juga mencoba untuk me

na katanya dia mau tinggal di sana dengan wanit

s dan langsung bangun dari duduknya, "Breng

tidak bertemu, pastinya baginya ini adalah sebuah penghinaan yang sangat besar sekali, maka

ak kapan kamu tahu?" introg

"Dimas baru mengatakannya dua hari yang lalu. Aku merasa tak bisa

lanya langsung ditoyor. "Bodoh, kamu sudah dimadu secara tidak langsung, dan kamu masih mencintainya? Pakai otakmu! Jang

pi.

asional bodoh sampai ke ubun-ubun?! Memang kamu tidak lihat apa saja kesempatan yang hilang semenjak ber

. Hanya uang bulanan yang dirinya cukupkan untuk memenuhi seluruh kebutuhan pribadi sembari memoton

dan juga dia melakukan itu bertujuan untuk melindungiku, kan?' batinnya menco

harus bertindak seolah Dimas adalah orang jahat? Bukannya harusn

anita lain sampai dinikahi hari ini pasti karena dia tidak pernah menunjukkanmu sebagai sebagai seorang ist

kan arah positif kepada sang suami, mendadak saja membeku dalam pikirannya. Kalimat ketus tersebut seolah m

i kerja bisa langsung

estor untuk usahany

akan membantu. Dia kan pintar mambua

menunjukkan betapa terpukulnya Aulia langsung tiada sama sekali. Begitu pun sesak dadanya. Rasa sakit hatinya

aan soal Dimas

u?" Aulia memi

iarkanmu bekerja itu, pasti karena dia ingin membuat kamu jauh di bawahnya!

menolak sama sekali apa yang dikatakan oleh Rina. Selama ini Aulia tidak melakukan a

adarinya sekarang? Kenapa tidak dari du

bod

bodohhhhhh

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Bukan Wanita Kedua
Bukan Wanita Kedua
“Aulia yang sempat dibutakan oleh perasaannya, kini harus makan hati setelah tahu sang suami menikah kembali. Dirinya bahkan diusir dan dianggap tak pernah ada, baik oleh sang suami maupun keluarga sang suami, Dimas. Akhirnya ia memutuskan untuk kembali menemui sahabatnya setelah sekian lama, Rina, demi meminta bantuannya. Rina membantunya mencari pekerjaan agar bisa menyibukkan diri sembari melupakan perasaannya. Ia bekerja pada temannya yang lain, Sagas, untuk membalas budi atas apa yang pernah dirinya bantu dulu. Aulia berjuang melupakan perasaannya. Meski berkali-kali goyah dan terguncang. Namun kedua temannya terus memperingatkan dan menekankan kepadanya seberapa kejam Dimas dulu. Akankah dirinya mampu berdiri sendiri melawan perasaannya?”
1 Bab 1 Dimadu2 Bab 2 Aku Bodoh3 Bab 3 Jangan Hanya Diam Saja!4 Bab 4 Bukan Istri5 Bab 5 Bertemu Sang Pemilik Perusahaan6 Bab 6 Kamu Berhak Mendapatkan yang Lebih Layak7 Bab 7 Lihat-lihat8 Bab 8 Kerja 9 Bab 9 Tukang Kompor10 Bab 10 Bukan 4 Mata11 Bab 11 Tak Akan Pulang12 Bab 12 Suka Ikut Campur13 Bab 13 Aku Kan Mengurusnya14 Bab 14 Rehat Sejenak15 Bab 15 Jamet Ganggu16 Bab 16 Aku Atau Dia17 Bab 17 Kurang Ajar!18 Bab 18 Mama Mertua19 Bab 19 Membujuk20 Bab 20 Keputusan21 Bab 21 Perasaan yang Berbeda22 Bab 22 Tak Dianggap23 Bab 23 Dugaan Dahulu24 Bab 24 Abu-abu25 Bab 25 Rasa Tidak percaya26 Bab 26 Cemburu Padamu27 Bab 27 Buka Warna28 Bab 28 Hamil !29 Bab 29 Kejadian Tidak Terduga30 Bab 30 Mari Kita Lupakan31 Bab 31 Kan Kucoba32 Bab 32 Berubah Pikiran33 Bab 33 Keputusan Sudah Bulat34 Bab 34 Keseriusan35 Bab 35 Ikhlas36 Bab 36 Pertemuan PDKT37 Bab 37 Adik Rina38 Bab 38 Prahara39 Bab 39 Udang dibalik Batu40 Bab 40 Tetap Tidak Bisa41 Bab 41 Kode Kencang42 Bab 42 Sidang yang Dinanti43 Bab 43 Ricuh setelah Hasil44 Bab 44 Lebih Menegaskan45 Bab 45 Setelah Sekian Lama46 Bab 46 Fast Dating47 Bab 47 Wedding day48 Bab 48 The End