icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Bukan Wanita Kedua

Bab 7 Lihat-lihat

Jumlah Kata:1022    |    Dirilis Pada: 23/08/2023

menghilang saja dari permukaan karena sudah melakukan hal yang tidak masuk akal dan juga sama sekali tidak bisa ditoleran

nya membantu atau mencairkan supaya jadi lebih

ulu Aulia melihat sekitar perusahaan, supaya dia bisa nyaman b

aja!" Sagas dengan sigap lan

Kamu kira aku nganggur ya?" balas

mentara Aulia dan Sagas, masih berada di posisi yang sama-sama canggung sekali. Saling me

ambil lihat-lihat sebe

" jawabnya sed

ndiri, dan karyawan bebas memesan dengan kartu yang memiliki limit tentunya. Dan luar bia

Semenjak menikah dirinya jarang minum kopi karena dana yang sedikit dan lebi

ka cappucino y

setelah sekian lama aku meminumnya lagi," bal

embuat Aulia sebenarnya merasa canggung sekali. Padahal kan bisa saja d

keluar saja. Buat apa kamu menyiksa diri dan terikat pada seseorang yang tidak senang m

h mendengar bagaimana Rina marah dan juga bagaimana Sagas memberikan masukannya. Pernika

egun, dan sesekali dirinya menghela napas berusaha untuk b

nyaman terus, mungkin aku sudah

at untuk menjawabnya. Ia ingin membela, tapi semua yang dikatakan oleh orang lain juga bukan fitnah semata. Yan

gas mencoba untuk mnegubah topik dan juga sedikit mengalihkan

jawab di bagian Divisi dan memegang pekerjaanmu selama tempatnya kosong. Dan juga, kalau sekretaris aku akan

ri orang saja dulu? Jadi kan kamu tidak akan repot," Aulia me

emua kebaikanmu yang dulu tidak bisa kubalaskan. Sekarang, biarkan aku yang mengulurkan tangan

a, d

an pekerjaan rumah pun harus sesuai dengan keinginan seseorang, sekarang justru tidak sa

gun secara spontan, membuat Aulia merasa sedikit

dulu supaya nanti bisa le

wabnya. Mereka pergi ke salah satu lantai menggunakan lift yang ada. Perasaannya sama sekali tidak sa

sekitar yang langsung menengok ketika mereka berdua baru saja masuk ke sana.

emuanya," uc

lebih menatap dengan sangat tajam sekali. Huhh, seharusnya Aulia tidak kaget dengan s

kan bekerja sama dengan ibu Rina untuk memantau kinerja kali

di sana bersebelahan dengan Rina tentunya. Rina sudah sangat senang sekali melihat dirinya yang datang tersebu

p jauh dari jangkauan yang ada. Tapi, ya sudah lah, yang terpenting adalah sekarang A

t sekali. Ia menyelesaikan dan bisa langsung memberikan kepada yang bersangkutan, dan bahk

au mencoba sesuatu yang b

a maksudnya ini. Aulia merogoh sakunya dan mengeluarkan apa yan

n yang lebih mewah,

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Bukan Wanita Kedua
Bukan Wanita Kedua
“Aulia yang sempat dibutakan oleh perasaannya, kini harus makan hati setelah tahu sang suami menikah kembali. Dirinya bahkan diusir dan dianggap tak pernah ada, baik oleh sang suami maupun keluarga sang suami, Dimas. Akhirnya ia memutuskan untuk kembali menemui sahabatnya setelah sekian lama, Rina, demi meminta bantuannya. Rina membantunya mencari pekerjaan agar bisa menyibukkan diri sembari melupakan perasaannya. Ia bekerja pada temannya yang lain, Sagas, untuk membalas budi atas apa yang pernah dirinya bantu dulu. Aulia berjuang melupakan perasaannya. Meski berkali-kali goyah dan terguncang. Namun kedua temannya terus memperingatkan dan menekankan kepadanya seberapa kejam Dimas dulu. Akankah dirinya mampu berdiri sendiri melawan perasaannya?”
1 Bab 1 Dimadu2 Bab 2 Aku Bodoh3 Bab 3 Jangan Hanya Diam Saja!4 Bab 4 Bukan Istri5 Bab 5 Bertemu Sang Pemilik Perusahaan6 Bab 6 Kamu Berhak Mendapatkan yang Lebih Layak7 Bab 7 Lihat-lihat8 Bab 8 Kerja 9 Bab 9 Tukang Kompor10 Bab 10 Bukan 4 Mata11 Bab 11 Tak Akan Pulang12 Bab 12 Suka Ikut Campur13 Bab 13 Aku Kan Mengurusnya14 Bab 14 Rehat Sejenak15 Bab 15 Jamet Ganggu16 Bab 16 Aku Atau Dia17 Bab 17 Kurang Ajar!18 Bab 18 Mama Mertua19 Bab 19 Membujuk20 Bab 20 Keputusan21 Bab 21 Perasaan yang Berbeda22 Bab 22 Tak Dianggap23 Bab 23 Dugaan Dahulu24 Bab 24 Abu-abu25 Bab 25 Rasa Tidak percaya26 Bab 26 Cemburu Padamu27 Bab 27 Buka Warna28 Bab 28 Hamil !29 Bab 29 Kejadian Tidak Terduga30 Bab 30 Mari Kita Lupakan31 Bab 31 Kan Kucoba32 Bab 32 Berubah Pikiran33 Bab 33 Keputusan Sudah Bulat34 Bab 34 Keseriusan35 Bab 35 Ikhlas36 Bab 36 Pertemuan PDKT37 Bab 37 Adik Rina38 Bab 38 Prahara39 Bab 39 Udang dibalik Batu40 Bab 40 Tetap Tidak Bisa41 Bab 41 Kode Kencang42 Bab 42 Sidang yang Dinanti43 Bab 43 Ricuh setelah Hasil44 Bab 44 Lebih Menegaskan45 Bab 45 Setelah Sekian Lama46 Bab 46 Fast Dating47 Bab 47 Wedding day48 Bab 48 The End