icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Bukan Wanita Kedua

Bab 6 Kamu Berhak Mendapatkan yang Lebih Layak

Jumlah Kata:1005    |    Dirilis Pada: 23/08/2023

ang dikatakan oleh dirinya ini. memang benar, mau bagaimana lagi? Aulia sendiri tidak tahu kenapa Melia ada di si

i dengan apa yang sudah ia ketahui. Sementara Sagas juga hanya bisa terdiam menahan emosi yang nampak p

kenapa wanita itu yang bisa-bisanya meng

mbali merasa sakit dan juga tidak nyaman. Ia sebenarnya mau marah dan juga

ah bercerai?"

sa tidak mau terbuka untuk menjawab apa yan

tahu, tapi juga merasa kalau semua ini sudah tidak bisa dibuat berjungkir balik lagi. Pi

raikan saja suamimu

hut Aulia, yang mendadak bisa m

t bagimu. Tapi, apa yang mau kamu pertahankan dari pria itu? Dia sudah

ai istri. Apalagi yang kamu harapkan darinya?! Kamu berhak mendapatkan yang lebi

hindari. Tidak dapat dipungkiri, bahwa sebenarnya apa yang dikatakan oleh orang sekitarnya bukan per

elum bisa menerima sepenuhnya apa yang dikatakan oleh mereka ini! Hatinya benar-benar

an kamu dirugikan sekali pun, aku tidak akan ikut campur, dan a

mongan kini berbicara tidak melihat kondisi lagi. Sagas tampak putus asa memberitahu Aulia

li. Yang diucapkan kepadanya adalah demi kebaikannya. Terutama Rina. Dia bahkan sampai menawarkan dirinya kem

akan bertekad dahulu, dan mengambil keputu

heningan tersebut. Dua orang tersebut saling menatap seolah mencoba berb

api, kalau kamu keras kepala dengan perasaan yang merugikanmu itu, kami akan

daripada ancaman yang sebelumnya. Mereka pasti benar-benar tahu bagaimana nasib

kepadanya ini. Benar. Dirinya sudah bertekad untuk bisa menjadi orang yang lebih bai

tapi, aku mohon kepada kalian. Jika suatu hari keinginanku ini goyah, yakinkan aku kemb

. Memang benar sekali, mereka sudah menemukan Aulia yang penuh ambisi dan

aanku?" tanya dir

erikanmu 2 pilihan. Kamu mau jadi sekretaris, a

ya impikan karena ia tidak memikirkan posisi lain yang lebih tinggi daripada itu. S

ni. Mengembalikan uang yang pernah dipinjam berkali-kali lipat, dan sek

ginkan, dan juga dalam hatinya, harapan dari Aulia juga sangat besar. Sudah lama ia tida

uanya, kamu akan bag

sanggup dengan beban kerjanya, siapa yang

baru saja berdiri. Ia memeluknya dengan erat dan menunjukkan bagaimana perasaan senang sekaligus

enjadi malaikat saat aku di kondisi sep

hati mulai melepaskan kedua tangan Aulia yang sangat erat ters

tri orang, sebaiknya jaga sikapmu," k

pan Sagas yang ada benarnya juga. Dasar bodoh! Sej

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Bukan Wanita Kedua
Bukan Wanita Kedua
“Aulia yang sempat dibutakan oleh perasaannya, kini harus makan hati setelah tahu sang suami menikah kembali. Dirinya bahkan diusir dan dianggap tak pernah ada, baik oleh sang suami maupun keluarga sang suami, Dimas. Akhirnya ia memutuskan untuk kembali menemui sahabatnya setelah sekian lama, Rina, demi meminta bantuannya. Rina membantunya mencari pekerjaan agar bisa menyibukkan diri sembari melupakan perasaannya. Ia bekerja pada temannya yang lain, Sagas, untuk membalas budi atas apa yang pernah dirinya bantu dulu. Aulia berjuang melupakan perasaannya. Meski berkali-kali goyah dan terguncang. Namun kedua temannya terus memperingatkan dan menekankan kepadanya seberapa kejam Dimas dulu. Akankah dirinya mampu berdiri sendiri melawan perasaannya?”
1 Bab 1 Dimadu2 Bab 2 Aku Bodoh3 Bab 3 Jangan Hanya Diam Saja!4 Bab 4 Bukan Istri5 Bab 5 Bertemu Sang Pemilik Perusahaan6 Bab 6 Kamu Berhak Mendapatkan yang Lebih Layak7 Bab 7 Lihat-lihat8 Bab 8 Kerja 9 Bab 9 Tukang Kompor10 Bab 10 Bukan 4 Mata11 Bab 11 Tak Akan Pulang12 Bab 12 Suka Ikut Campur13 Bab 13 Aku Kan Mengurusnya14 Bab 14 Rehat Sejenak15 Bab 15 Jamet Ganggu16 Bab 16 Aku Atau Dia17 Bab 17 Kurang Ajar!18 Bab 18 Mama Mertua19 Bab 19 Membujuk20 Bab 20 Keputusan21 Bab 21 Perasaan yang Berbeda22 Bab 22 Tak Dianggap23 Bab 23 Dugaan Dahulu24 Bab 24 Abu-abu25 Bab 25 Rasa Tidak percaya26 Bab 26 Cemburu Padamu27 Bab 27 Buka Warna28 Bab 28 Hamil !29 Bab 29 Kejadian Tidak Terduga30 Bab 30 Mari Kita Lupakan31 Bab 31 Kan Kucoba32 Bab 32 Berubah Pikiran33 Bab 33 Keputusan Sudah Bulat34 Bab 34 Keseriusan35 Bab 35 Ikhlas36 Bab 36 Pertemuan PDKT37 Bab 37 Adik Rina38 Bab 38 Prahara39 Bab 39 Udang dibalik Batu40 Bab 40 Tetap Tidak Bisa41 Bab 41 Kode Kencang42 Bab 42 Sidang yang Dinanti43 Bab 43 Ricuh setelah Hasil44 Bab 44 Lebih Menegaskan45 Bab 45 Setelah Sekian Lama46 Bab 46 Fast Dating47 Bab 47 Wedding day48 Bab 48 The End