icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Sayang, Beri Aku Kesempatan Lagi!

Bab 4 Satya Merasa Kesal

Jumlah Kata:568    |    Dirilis Pada: 05/05/2023

"Biarkan saja. Dia hanya mengikutiku. Kurasa dia

ma, ketakutan terbesarnya adalah bahwa Satya akan meninggalkannya, tetapi se

. Dia langsung terlelap begitu dia berbaring di atas tempat tid

di, dia pergi ke ruang makan dan tersenyum sambil menatap makana

Satya karena selera makan mereka yang berbeda. Sekarang dia dapat mencintai dirinya s

hukum Grup Maulana ingin bertemu dengannya dan Monika te

an, Tamara be

l, seorang pria bergumam, "

ikuti

tinggalnya sendiri. Terlebih lagi, Tamara-lah yang lebih bersemangat untuk menyelesai

Dia sedang duduk di dekat jendela. Tamara berjalan mendek

dian alisnya terangkat k

, "Ya, tapi sekar

rbicara dengan gagap,

knya yang luar biasa. Namun, dia tidak pernah menya

untuk menyembunyikan kete

ang-buang waktu untuk memulai bisni

bisa melihat seorang pria sedang duduk di seberang Tamara. Dia tidak bisa melih

akin Tamara benar-benar terobsesi padanya, jadi bagaima

rus membicarakan bisnis dengan Dhani. Setelah selesai berd

a tidak berbelanja, jadi dia memutusk

ar. Para pelayan sudah memilah barang-barangnya selama dua h

a dia telah melupakan sesuatu. Dia memegang

u tidak boleh hilang. Apa dia lupa mema

ah dan memutuskan untuk pergi ke vila Sa

pan meja rias, melihat jam tangan di tang

ekali pun Satya masuk ke kamar tidur mereka. Akan tetapi, yang lebih mengejutkannya, Satya m

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Sayang, Beri Aku Kesempatan Lagi!
Sayang, Beri Aku Kesempatan Lagi!
“"Anda tidak akan pernah mengahargai apa yang Anda miliki sampai Anda kehilangannya!" Inilah yang terjadi pada Satya yang membenci istrinya sepanjang pernikahan mereka. Tamara mencintai Satya dengan sepenuh hati dan memberikan segalanya untuknya. Namun, apa yang dia dapatkan sebagai balasannya? Suaminya memperlakukannya seperti kain yang tidak berguna. Di mata Satya, Tamara adalah wanita yang egois, menjijikkan, dan tidak bermoral. Dia selalu ingin menjauh darinya, jadi dia sangat senang ketika akhirnya menceraikannya. Kebahagiaannya tidak bertahan lama karena dia segera menyadari bahwa dia telah melepaskan sebuah permata yang tak ternilai harganya. Namun, Tamara telah berhasil membalik halaman saat itu. "Sayang, aku tahu aku memang brengsek, tapi aku sudah belajar dari kesalahan. Tolong beri aku kesempatan lagi," pinta Satya dengan mata berkaca-kaca. "Ha ha! Lucu sekali, Satya. Bukankah kamu selalu menganggapku menjijikkan? Kenapa kamu berubah pikiran sekarang?" Tamara mencibir. "Aku salah, sayang. Tolong beri aku satu kesempatan lagi. Aku tidak akan menyerah sampai kamu setuju."Dengan marah, Tamara berteriak, "Menyingkirlah dari hadapanku! Aku tidak ingin melihatmu lagi!"”