icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Gadis Kesayangan Tuan Muda

Bab 8 Saingan Baru Aditya

Jumlah Kata:1183    |    Dirilis Pada: 17/03/2023

di lapangan karena akan ada praktek bola basket untuk pelajaran olahraga hari ini.

minta Aditya membelikannya kalau tiap waktu Qila

tiba-tiba kentut di depan dia gitu?" tanya salah satu dari

anpa Qila tahu tawa miliknya itu terlalu merdu. Beberapa cowok yang sedang melintasi

ue mau ikutan nangis tapi tau-tau malah ketawa. Emang ng

sti bentar lagi keram itu perutnya, benar-benar deh k

wakan," ujar Qila yang diangguki semua cewek yang ada di tempat itu, kecuali Deswita maksudnya. Ya beginila

aqi

il Qila menoleh menatap sese

hat di

mbolan cowok yang sedang membawa minuman. Gadis berusia enam belas tah

kenapa kamu nyuruh aku natap

k kurang kerjaan yang berdiri di lapangan sam

nget sih. Lihat deh, bukannya

ini rasanya. Qila kira ada sesuatu yang

engapa puluhan cowok gan

dengan merek dan rasa yang sama. Namun, jika diamati lebih jeli maka

enemu

an terakhir kali meminum minuman itu. Dan, dia juga tak tahu bahwa minuman itu masih diproduksi. Melihat pinggiran botolnya

ya berkali-kali. Dia

gadis berkucir kuda yang duduk di tangga bawahnya. Gadis itu m

ngah jam lagi," jawab gadis

arah ratusan cowok yang ada di pinggir lapangan. Qila bahka

h segera sampai di tempat cowok yang me

g membawa sebotol Fanta rasa stroberi itu. Napasnya sedikit

ran Qila. Mereka lebih terkejut saat tujuan gadis it

k siapa?" tanya Qila pad

tu menunjuk di

yang ditanyai oleh Qila. Melihat Qila mengangguk cowok it

han. Kelas

kakak bag

nafasnya, barulah melanjutkan ucapannya. "Eum, Kak, btw aku boleh minta Fan

ang berada di sana seakan tak memiliki tulang dan hampir terjungkal k

untuk ukuran remaja u

ini memang khusus aku beli untukmu Qila," ujar cowok i

minuman khusus dan bahkan cowok itu tau nam

l itu yah? Aish membayangkan hal itu

ngambilnya, Kak?"

a. Qila menatap cowok itu. Setelah mendapat anggukan kecil, Qila segera mengambil alih

emosi mereka. Mereka harus cukup sadar diri dan posisi. Memangnya apa yang bisa merek

amun, yang diambil hanga minuman pemberian dari cowok

ri sekolah swasta elit terbaik di seluruh nusantara ini. Karena membuat masalah dengan

pilihan terb

*

enelepon gadis itu juga. Bahkan Tuan Muda itu menghindar saat Qila menyapanya

terlalu malas membuka mulutnya hanya untuk hal tak penting seperti

dia ketawa abis itu dia bakal marah nggak jelas detik berikutnya. Ya begitulah sosok Aditya itu. Padahal kemarin Aditya habis ndusel-ndusel manja tap

dengan tatapan yang sulit diartikan. Dia mendengus pelan. Lalu dia

rlalu awal? Mereka s

? Ah iyah, sudah hampir empat bulan. Dan rasanya sudah l

snya Qila tak seharusnya men

rusnya dia sudah

n, dia terkekeh saat ingat alas

tai hal penting yang harus dila

ambun

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Gadis Kesayangan Tuan Muda
Gadis Kesayangan Tuan Muda
“Syaqila Ayu Purnama-16 otw 17 tahun benci mengakui fakta bahwa sekarang dia tunangan si Tuan Muda. Tapi memang begitulah adanya dia dijual untuk melunasi seluruh hutang. Di usianya yang masih terlalu muda. Dan sekarang entah harus bersyukur atau apa karena dijual ayahnya dia bisa hidup mewah di rumah seharga 2,77 Triliun dan bersekolah di sekolah swasta dengan SPP 57 juta perbulannya! Aditya Garrett - 23 tahun mendapatkan amanah untuk menjalankan perusahaan sang Mama. Dia yang diam-diam sudah menyukai Syaqila pun memanfaatkan segala hal cara demi memiliki gadis itu. Sebisa mungkin Aditya terus memanjakan Syaqila, tapi ... di sisi gadis itu ada banyak yang lebih tampan dan lebih muda. Bisakah Aditya menggaet hati Syaqila?”
1 Bab 1 Syaqila Ayu Purnama 2 Bab 2 Gadis Manja vs Tuan Muda 3 Bab 3 Morning Kiss 4 Bab 4 Kenapa Kau Murka 5 Bab 5 Ternyata Karena Ini 6 Bab 6 Mumpung Masih Aktif, Bun 7 Bab 7 Semoga Nggak Khilaf!8 Bab 8 Saingan Baru Aditya 9 Bab 9 Diam atau Cium !10 Bab 10 Semangat Sekolahnya, Sayang 11 Bab 11 Sekolah Tempat Gibah12 Bab 12 Aku Menginginkanmu13 Bab 13 Panas Dingin14 Bab 14 Sesulit Itukah Mencintaiku 15 Bab 15 Terus Terang, Iya16 Bab 16 Gaun Pengantin 17 Bab 17 Badai yang Tenang