icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Gadis Kesayangan Tuan Muda

Bab 3 Morning Kiss

Jumlah Kata:1282    |    Dirilis Pada: 17/03/2023

han dan terus rebahan. Selama seminggu ini pula kamar Aditya menjadi tempat paling nyaman

totnya. Matanya terpejam membayangkan dunia tempatnya berada sekarang adal

terakhir mandi, baginya yang terpenting adalah masih wa

gu l

kem

dia malas untuk mengecasnya. Dia ini, tubuhnya rapuh layaknya b

an satu tombol. Lalu semuanya beres deh.

un hasil menguping pembicaraan pelayan, dia tahu kalau si tuan muda ak

an orang yang terus memaksa dan mengekangmu? Oh jangan lup

. Apalagi kalau suruh manggil tuan muda, tua

memanggil saya dengan sebutan 'M

t? Jela

ari berita yang dibawa para pelayan sialan itu. Qila pun bangkit d

na ada banyak wanita cantik? Lalu kenapa tuan pulang? Duh, harusnya jangan pulang loh, Tuan. Saya di sini be

tersenyum juga, sst diam saja. Jika Qila berbicara b

n Aditya dengar, tapi sayang dia sama s

ngang saat tiba-tiba Aditya memeluknya kelewat era

*

tahu Qila kesal tapi gadis itu tak men

adis erat tanpa memikirkan hal lainnya, sela

alanya disela-sela rambut sang gadis. Sebisa mungkin lak

busuk sekali. Untungnya Aditya sudah terbiasa berada dalam situasi seperti ini. Iya, dia

Qila adalah tempatnya pulang. Siapapun yang berani menjauhkannya d

rcanda tak usah di

apain. Jadi bisa tolong lepasi

ga lagi males bangun. Bisa saya tidur aja

meluk pinggang mungil itu dengan begitu erat. Saking eratnya seolah saat ini Ad

nggil tuna

n? Panggil saya Mas," jawab Adity

at membalasnya. Gadis itu justru tertidur dalam dekapa

dar bahwa Qila kali ini tak menolaknya.

ini bagaimana dia

*

. Aneh memang. Entah bagaimana bisa dia merasa senyaman

ngatnya membuat kepala Qi

, Say

ngat-sangat berantakan. Kesal, Qila pun mengumpat lalu menoleh menatap Aditya yang mas

nya di cermin itu. Dia memang masih berada di kamar Aditya. Tapi segala benda yang ada disini

kamu akan baik-baik saj

kan bayi lagi, ke sekolah sendiri buka

u membawa kam

bukan bayi dan saya juga bukan boneka Anda!

api kamu cocok kal

jadi man

at Qila memelototinya. Lucu sekali pagi-pagi dia sudah disambu

n. Sudah waktunya b

aya sudah banyak." Aditya denga

" gumam Qila. Dalam hati tentunya karena dia

n Aditya sudah melingkar di perutnya. Lagi-lagi begini, Qila berdec

diam dia tersenyum. Hidupnya yang sekarang

lutnya malas u

*

uduk di kursi kemudi itu. Qila benar-benar tak habis pikir dengan tuan muda sablengnya itu! Kelakuannya makin hari

a menden

an tak mengijinkan supir yang membawa mobilnya? P

a hanya ... eum apa ya? Haish,

a telat kalau t

um itu memang menawan. Bahkan sangat-sangat dan ah ... sialan! Se

acam ini kudu

dia memejamkan mata. Menikmati sesuatu yang lembut itu. Rasanya menakjubkan. Ini, pert

itya mencium kening Qila. Gadis itu tertegun lag

dilakukannya Qila buru-buru keluar tanpa mengucapkan sepatah k

cinta setiap detiknya. Laki-laki blasteran itu selalu dibuat candu oleh tawa itu. Dia seolah-olah tak bi

membuatku terba

menengah atas dimana SPP perbulannya sebesar 57 juta. Dan kebetulan sekal

ambun

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Gadis Kesayangan Tuan Muda
Gadis Kesayangan Tuan Muda
“Syaqila Ayu Purnama-16 otw 17 tahun benci mengakui fakta bahwa sekarang dia tunangan si Tuan Muda. Tapi memang begitulah adanya dia dijual untuk melunasi seluruh hutang. Di usianya yang masih terlalu muda. Dan sekarang entah harus bersyukur atau apa karena dijual ayahnya dia bisa hidup mewah di rumah seharga 2,77 Triliun dan bersekolah di sekolah swasta dengan SPP 57 juta perbulannya! Aditya Garrett - 23 tahun mendapatkan amanah untuk menjalankan perusahaan sang Mama. Dia yang diam-diam sudah menyukai Syaqila pun memanfaatkan segala hal cara demi memiliki gadis itu. Sebisa mungkin Aditya terus memanjakan Syaqila, tapi ... di sisi gadis itu ada banyak yang lebih tampan dan lebih muda. Bisakah Aditya menggaet hati Syaqila?”
1 Bab 1 Syaqila Ayu Purnama 2 Bab 2 Gadis Manja vs Tuan Muda 3 Bab 3 Morning Kiss 4 Bab 4 Kenapa Kau Murka 5 Bab 5 Ternyata Karena Ini 6 Bab 6 Mumpung Masih Aktif, Bun 7 Bab 7 Semoga Nggak Khilaf!8 Bab 8 Saingan Baru Aditya 9 Bab 9 Diam atau Cium !10 Bab 10 Semangat Sekolahnya, Sayang 11 Bab 11 Sekolah Tempat Gibah12 Bab 12 Aku Menginginkanmu13 Bab 13 Panas Dingin14 Bab 14 Sesulit Itukah Mencintaiku 15 Bab 15 Terus Terang, Iya16 Bab 16 Gaun Pengantin 17 Bab 17 Badai yang Tenang