Not a Stuntman!

Not a Stuntman!

Blue_Lotus

5.0
Komentar
185
Penayangan
16
Bab

Alin Arshavina, wanita 25 tahun yang tak punya kendali terhadap hidupnya. Ia harus menggantikan sang kakak tiri-Friska untuk menikah dengan seorang pria kasar, tak punya hati. Alin terpaksa melakukan hal itu karena Friska mengalami kecelakaan di hari pernikahannya, sedangkan pernikahan harus tetap berlanjut. Evano Xander, pria 30 tahun yang bekerja sebagai asisten pribadi seorang CEO terkenal. Ia tidak peduli akan menikah dengan Friska ataupun Alin, baginya mereka sama saja. Evano berpendapat semua wanita hanya mengincar harta. Seminggu setelah pernikahan, Friska sadar dan menginginkan posisinya kembali. Alin bimbang harus melakukan apa, mempertahankan atau melepaskan Evano. Ia ingin bertahan karena bagi Alin pernikahan sekali seumur hidup. Namun, disisi lain sikap Evano yang jauh dari kata baik membuat hati Alin goyah. Terlebih Friska yang terus berusaha menghancurkan pernikahan mereka. Bagaimana kelanjutan kisah rumah tangga Evano dan Alin? Akankah Alin bertahan sebelah pihak atau mengikhlaskan Evano bersama Friska? Cover by pexels.

Not a Stuntman! Bab 1 Perjodohan!

Di tengah ratusan makam umat manusia, seorang wanita muda sedang terisak di depan pusara yang masih basah. Tangisnya terdengar begitu memilukan, sesekali ia menyebut kata 'papa' dengan lirih. Mengusap-usap papan nisan yang bertuliskan nama 'Firman' itu.

"Sudahlah, Alin! Tidak usah lebay, papamu itu memang sudah pantas mati. Hidup pun tidak berguna, hanya akan menyusahkan saja." Heera berkata dengan pedas.

Ucapan Heera sangat melukai perasaan Alin. Laki-laki yang dimaki itu adalah orang yang paling berharga bagi Alin.

"Kenapa tante berbicara seperti itu? Yang meninggal ini papa aku tant, papa kak Friska juga. Suami tante!" ucap Alin dengan suara serak.

Sejak Firman dinyatakan meninggal, Alin tak henti-hentinya menangis. Ia benar-benar sudah tidak memiliki sandaran dalam hidup. Pertama, sang mama yang hilang tanpa kabar berita sejak ia berusia 7 tahun. Tidak ada yang tahu bagaimana keadaan mama Alin-Nuri sampai saat ini. Kini, sang ayah juga pergi meninggalkan Alin selamanya. Rapuh! Itulah yang dirasakan oleh Alin sekarang.

"Papa sudah bangkrut. Jadi tak ada gunanya hidup," sahut Friska yang sibuk memerhatikan kukunya.

"Kalian memang manusia tidak punya hati, apa hanya harta yang ada di dalam benak kalian?" sergah Alin.

Alin tidak terima orang yang ia sayangi dihina oleh orang lain. Terlebih lagi oleh keluarga sendiri.

Alin dan Friska merupakan saudara tiri, sedangkan Heera adalah ibu tiri Alin.

"Jangan sok suci kamu! Semua orang butuh uang untuk bertahan hidup," hardik Heera.

"Biarkan saja dia di sini, Ma! Lebih baik kita pulang," ajak Friska.

Mereka meninggalkan Alin seorang diri, ntah bagaimana ia akan pulang nanti.

Hampir satu jam Alin duduk menatap kosong gundukan tanah itu, ia masih belum percaya sang papa tidak lagi ada di dunia.

Saat matahari mulai turun, Alin berpamitan pada papanya. Ia berusaha untuk mengikhlaskan agar Firma bisa tenang di alam sana.

"Assalamualaikum!" Langkah Alin terhenti ketika mendapati dua orang laki-laki berbeda usia sedang bergabung dengan kakak dan tantenya.

Tak ada yang menjawab salam Alin, dua orang pria asing itu malah fokus memerhatikan Alin dari atas ke bawah.

"Kamu siapa? Kenapa sangat mirip dengan Firman?" tanya pria paruh baya.

"Saya Alin, Om. Salah satu putri papa," jawab Alin sopan.

Sok manis banget, sih. Batin Friska.

"Mari duduk!" ajak Riga.

Alin memilih duduk di sofa single yang berada di antara mereka.

"Tuan ada keperluan apa kemari?" tanya Heera mengalihkan pandangan Riga.

"Sebelumnya saya minta maaf, jika yang saya sampaikan nanti kurang berkenan.

"Namun, apa yang akan saya katakan merupakan janji kami dulu-

Riga menjeda ucapannya, ia menelisik satu persatu ekspresi para wanita itu.

"Saya dan Firman pernah berjanji untuk menjodohkan putra-putri kami setelah dewasa," lanjut Riga.

Mendengar penuturan Riga, Heera dan Friska saling pandang. Mereka seperti mendapatkan angin segar untuk mempertahankan predikat orang kaya.

Mereka dapat memastikan jika pasangan ayah dan anak di hadapan mereka merupakan orang terpandang. Apalagi, Friska sejak awal sudah tertarik pada putra Riga. Meskipun terlihat dingin, ia begitu memesona di mata Friska.

"Saya tidak keberatan, Tuan. Bila perlu pernikahan dilaksanakan segera," jawab Heera antusias.

Dasar gila harta! hardik Evano-putra Riga dalam hati.

Riga hanya tersenyum tipis, "Maaf nyonya! Tapi putri anda ada dua, siapa yang akan dinikahkan dengan putra saya, Evano?"

Riga sangat berharap Alin yang akan menikah dengan Evano. Meskipun baru kali ini bertemu dengan putri-putri dari sahabatnya itu, Riga dapat menilai Alin jauh lebih baik dari Friska.

"Jelas Friska lah, Tuan!" cetus Heera merangkul sang anak.

Mendengar jawaban Heera, Alin hanya diam saja. Ia juga tidak berharap menikah karena perjodohan. Alin memiliki mimpi bisa menghabiskan sisa hidup dengan pria yang mencintai dan menerima ia apa adanya.

"Kenapa tidak Alin?" tanya Riga.

"Anak saya hanya Friska, Tuan. Dia hanya anak Firman dengan selingkuhannya," tuduh Heera menunjuk Alin.

Sontak Alin mendongakkan kepala. Sang mama tidak melakukan apapun, tapi Heera dengan tega menuduh begitu.

"Maaf, Tante! Tolong jaga ucapan, Tante!" ujar Alin meredam kekesalan.

"Apa yang dikatakan mamaku benar! Mamamu itu telah merebut papa dari kami," timpal Friska menyetujui ucapan Heera.

"Jangan keterlaluan, Kak! Tante Heera sendiri yang meninggalkan papa.

"Jadi, jangan lancang memfitnah mamaku," bantah Alin.

Beberapa detik suasana hening. Sampai Alin kembali berucap, "Sepertinya saya tidak ada kepentingan di sini. Kalau begitu saya permisi!"

Alin beranjak meninggalkan ruang tamu. Ia tidak ingin mendengar lagi tudingan buruk yang diucapkan Heera dan Friska tentang Nuri.

"Lihat, Ma! Tidak punya sopan santun," sindir Friska memanas-manasi.

"Kamu benar! Mungkin karena tidak ada ibu yang mengajari, dia menjadi seperti itu!"

Alin tetap melangkah, ia tidak ingin termakan perkataan kakak dan ibu tirinya itu.

Riga mengikuti langkah Alin dengan sorot mata iba, ia percaya pada perkataan Alin. Entah mengapa Riga merasa Heera dan Friska berusaha memojokkan gadis malang itu.

"Eh. Maaf, Tuan! Pembicaraan kita terganggu. Jadi, kapan Friska dan nak Evano menikah?" tanya Heera.

"Pernikahan akan diadakan dua minggu lagi. Nyonya dan nak Friska cukup duduk tenang, biar saya yang handel semua persiapan."

Mereka mengangguk senang, impian mereka tetap menjadi orang kaya akan segera terwujud.

"Kalau boleh tahu, nak Evano kerjanya apa?" tanya Heera penasaran.

Sejak datang ke rumah mereka, Evano tidak sekali pun mengeluarkan suara. Hanya Riga yang terus berbicara.

"Dia asisten pribadi CEO di Aditama corp," bukan Evano yang menjawab, tapi Riga.

Ternyata dia hanya asisten. Kata hati Friska.

"Kalau tuan sendiri?" tanya Heera lagi.

"Apa kalian pernah mendengar Xander hotel's?"

"Siapa yang tidak mengenalnya, Tuan. Seluruh dunia juga tahu," puji Heera.

"Anda terlalu memuji, Nyonya. Saya pemilik hotel tersebut," tutur Riga.

Friska dan Heera menganga tidak percaya. Pemilik hotel yang telah membuka cabang di setiap penjuru dunia duduk bersama mereka. Lebih-lebih sebentar lagi Friska akan menjadi bagian keluarga sultan itu.

"Anda tidak bergurau 'kan tuan? Lalu, kenapa nak Evano hanya menjadi asisten CEO?" tanya Heera memastikan.

"Hehe. Untuk apa saya bergurau, Nyonya. Evano menjadi asisten adalah pilihannya, saya tidak ingin memaksa dia melakukan apa yang tidak diinginkan," jelas Riga.

"Tapi, semua diwariskan pada nak Evano 'kan, Tuan?"

Evano setengah tersenyum, Benar-benar keluarga matre. Batin Evano.

Hal ini yang dibenci Evano ketika berhubungan dengan wanita. Ia menganggap semua kaum hawa sama, mendekati laki-laki hanya sebatas harta. Tidak ada yang tulus dalam menjalin hubungan.

"Tentu, Nyonya! Evano putra saya satu-satunya," jawab Riga tersenyum miris.

Ia teringat pada seseorang yang memiliki sifat persis seperti Heera.

Bersambung ...

Lanjutkan Membaca

Buku serupa

Gairah Liar Ayah Mertua

Gairah Liar Ayah Mertua

Gemoy

Aku melihat di selangkangan ayah mertuaku ada yang mulai bergerak dan mengeras. Ayahku sedang mengenakan sarung saat itu. Maka sangat mudah sekali untuk terlihat jelas. Sepertinya ayahku sedang ngaceng. Entah kenapa tiba-tiba aku jadi deg-degan. Aku juga bingung apa yang harus aku lakukan. Untuk menenangkan perasaanku, maka aku mengambil air yang ada di meja. Kulihat ayah tiba-tiba langsung menaruh piringnya. Dia sadar kalo aku tahu apa yang terjadi di selangkangannya. Secara mengejutkan, sesuatu yang tak pernah aku bayangkan terjadi. Ayah langsung bangkit dan memilih duduk di pinggiran kasur. Tangannya juga tiba-tiba meraih tanganku dan membawa ke selangkangannya. Aku benar-benar tidak percaya ayah senekat dan seberani ini. Dia memberi isyarat padaku untuk menggenggam sesuatu yang ada di selangkangannya. Mungkin karena kaget atau aku juga menyimpan hasrat seksual pada ayah, tidak ada penolakan dariku terhadap kelakuan ayahku itu. Aku hanya diam saja sambil menuruti kemauan ayah. Kini aku bisa merasakan bagaimana sesungguhnya ukuran tongkol ayah. Ternyata ukurannya memang seperti yang aku bayangkan. Jauh berbeda dengan milik suamiku. tongkol ayah benar-benar berukuran besar. Baru kali ini aku memegang tongkol sebesar itu. Mungkin ukurannya seperti orang-orang bule. Mungkin karena tak ada penolakan dariku, ayah semakin memberanikan diri. Ia menyingkap sarungnya dan menyuruhku masuk ke dalam sarung itu. Astaga. Ayah semakin berani saja. Kini aku menyentuh langsung tongkol yang sering ada di fantasiku itu. Ukurannya benar-benar membuatku makin bergairah. Aku hanya melihat ke arah ayah dengan pandangan bertanya-tanya: kenapa ayah melakukan ini padaku?

My Doctor genius Wife

My Doctor genius Wife

Amoorra

Setelah menghabiskan malam dengan orang asing, Bella hamil. Dia tidak tahu siapa ayah dari anak itu hingga akhirnya dia melahirkan bayi dalam keadaan meninggal Di bawah intrik ibu dan saudara perempuannya, Bella dikirim ke rumah sakit jiwa. Lima tahun kemudian, adik perempuannya akan menikah dengan Tuan Muda dari keluarga terkenal dikota itu. Rumor yang beredar Pada hari dia lahir, dokter mendiagnosisnya bahwa dia tidak akan hidup lebih dari dua puluh tahun. Ibunya tidak tahan melihat Adiknya menikah dengan orang seperti itu dan memikirkan Bella, yang masih dikurung di rumah sakit jiwa. Dalam semalam, Bella dibawa keluar dari rumah sakit untuk menggantikan Shella dalam pernikahannya. Saat itu, skema melawannya hanya berhasil karena kombinasi faktor yang aneh, menyebabkan dia menderita. Dia akan kembali pada mereka semua! Semua orang mengira bahwa tindakannya berasal dari mentalitas pecundang dan penyakit mental yang dia derita, tetapi sedikit yang mereka tahu bahwa pernikahan ini akan menjadi pijakan yang kuat untuknya seperti Mars yang menabrak Bumi! Memanfaatkan keterampilannya yang brilian dalam bidang seni pengobatan, Bella Setiap orang yang menghinanya memakan kata-kata mereka sendiri. Dalam sekejap mata, identitasnya mengejutkan dunia saat masing-masing dari mereka terungkap. Ternyata dia cukup berharga untuk menyaingi suatu negara! "Jangan Berharap aku akan menceraikanmu" Axelthon merobek surat perjanjian yang diberikan Bella malam itu. "Tenang Suamiku, Aku masih menyimpan Salinan nya" Diterbitkan di platform lain juga dengan judul berbeda.

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
Not a Stuntman! Not a Stuntman! Blue_Lotus Romantis
“Alin Arshavina, wanita 25 tahun yang tak punya kendali terhadap hidupnya. Ia harus menggantikan sang kakak tiri-Friska untuk menikah dengan seorang pria kasar, tak punya hati. Alin terpaksa melakukan hal itu karena Friska mengalami kecelakaan di hari pernikahannya, sedangkan pernikahan harus tetap berlanjut. Evano Xander, pria 30 tahun yang bekerja sebagai asisten pribadi seorang CEO terkenal. Ia tidak peduli akan menikah dengan Friska ataupun Alin, baginya mereka sama saja. Evano berpendapat semua wanita hanya mengincar harta. Seminggu setelah pernikahan, Friska sadar dan menginginkan posisinya kembali. Alin bimbang harus melakukan apa, mempertahankan atau melepaskan Evano. Ia ingin bertahan karena bagi Alin pernikahan sekali seumur hidup. Namun, disisi lain sikap Evano yang jauh dari kata baik membuat hati Alin goyah. Terlebih Friska yang terus berusaha menghancurkan pernikahan mereka. Bagaimana kelanjutan kisah rumah tangga Evano dan Alin? Akankah Alin bertahan sebelah pihak atau mengikhlaskan Evano bersama Friska? Cover by pexels.”
1

Bab 1 Perjodohan!

14/12/2021

2

Bab 2 Kecelakaan

14/12/2021

3

Bab 3 Pernikahan

14/12/2021

4

Bab 4 Evano Tidak Peduli

14/12/2021

5

Bab 5 Menyakitkan!

14/12/2021

6

Bab 6 Sadar

14/12/2021

7

Bab 7 Kembalikan Posisiku!

14/12/2021

8

Bab 8 Tetap berusaha

14/12/2021

9

Bab 9 Pria Minus Perasaan

14/12/2021

10

Bab 10 Bimbang

14/12/2021

11

Bab 11 Alin Berubah

04/01/2022

12

Bab 12 Surat Wasiat

11/02/2022

13

Bab 13 Aku ingin pisah!

11/02/2022

14

Bab 14 Pertahankan Aku!

12/02/2022

15

Bab 15 Kamu bukan pengganti

17/02/2022

16

Bab 16 Buronan Polisi

10/03/2022