Pernikahan Tanpa Anak

Pernikahan Tanpa Anak

Kiki Miki

5.0
Komentar
1K
Penayangan
148
Bab

Anggraini dan Teguh menikah sudah lima tahun. Keduanya sepakat untuk menganut prinsip childfree. Hingga akhirnya Anggraini mendapati kalau suaminya itu telah menikah lagi dan memiliki anak dari pernikahannya itu. Sakit? Sudah pasti. Balas dendam? Tidak mungkin tidak. "Jika Mas Teguh memang ingin childfree, maka akan kuwujudkan. Dia tidak akan memiliki anak dari wanita manapun, dari aku dan tidak juga wanita itu!

Pernikahan Tanpa Anak Bab 1 Pengkhianatan

"Ayah, ayah! Atu mau es kim yang laca clobeli saja, ayah!"

Anggraini terpaku melihat pemandangan di hadapannya itu. Hatinya bagai teriris sembilu melihat bocah berusia kisaran dua tahun itu sedang memeluk leher seorang pria yang dia kenal adalah suaminya sendiri. Balita itu menatap pria itu dengan mesra, seakan takut orang yang dipanggilnya ayah itu berpaling darinya.

"Eh, sepeltinya lebih enak coklat deh. Coklat aja deh," celoteh cadel gadis kecil dengan kuncir dua di kepalanya itu.

"Shakila, cepat pilih! Masih banyak yang mau beli loh," tegur perempuan di sebelahnya sembari menunjuk ke arah antrian di belakang mereka. Sudah jelas dia adalah ibu anak itu.

Fokus Anggraini kini berpaling ke wanita itu. Seorang wanita yang usianya terlihat sedikit lebih tua darinya. Wanita itu berhijab dengan baju sedikit longgar, namun bagian perutnya turut menarik perhatian Anggraini. Perempuan itu terlihat sedang hamil. Trisemester awal sepertinya. Atau mungkin usia kandungan empat atau 5 bulan.

Gigi Anggraini gemeretak, tangannya otomatis terkepal. Saat ini ingin rasanya dia melabrak ketiganya dan mengatakan pada seluruh dunia bahwa pria itu adalah suaminya, seorang pengkhianat jahat, dan wanita itu adalah pelakor yang dengan tidak tahu malu telah merebut suaminya.

"Jangan gitu dong, Bun. Biarkan Shakila kita yang memilih sendiri. Anak ayah boleh memilih es krim rasa apa pun yang dia suka," bela pria itu.

"Benelan?" Mulut lucu dan imut itu kembali bersuara. Wajahnya terlihat menggemaskan

"Benar dong. Apa sih yang nggak buat anak ayah?"

"Yeiiyyy! Makacih, Ayah! Shakilla sayang ayah!!!"

Bocah bernama Shakilla yang sedang digendong oleh Mas Teguh itu memeluk dan mencium lelaki yang dipanggilnya ayah itu dengan ciuman bertubi-tubi di pipinya.

Nyesss!! Rasanya jantung hati Anggraini semakin ditusuk lebih dalam lagi. Kakinya terasa lemas. Hasrat ingin melabrak keluarga simpanan suaminya itu tiba-tiba pudar.

"Benar kan yang kubilang? Kamu nggak percaya. Aku sudah lama menyelidiki mereka, Anggre. Cuma aku baru berani ngomong aja sama kamu. Aku takut kamu nggak percaya."

Anggraini tak dapat berkata-kata. Ia sendiri bahkan nyaris lupa bahwa sedari tadi selain dirinya masih ada orang lain di sampingnya. Shopia sahabatnya yang menemaninya melakukan misi ini, misi membuntuti suaminya sendiri. Dan ternyata benar.

"Jadi gimana? Kamu mau kita labrak aja sekarang?" bisik Sophia.

Jarak mereka tidak begitu jauh dari pasangan yang terlihat harmonis itu.

Anggraini bergetar. Ia bukannya sedang menahan diri. Niat melabrak sudah ada sedari tadi, tapi kakinya seakan terpaku tak dapat bergerak. Mulutnya pun seakan terkunci.

Ia mungkin akan melakukannya andai tidak melihat seorang anak kecil yang begitu lucu digendong oleh Mas Teguh. Dan jangan lupakan makhluk kecil yang masih berwujud janin yang bersemayam di dalam perut wanita itu.

Batinnya berontak tak terima. Kenapa harus berselingkuh di belakangnya bahkan hingga menikah dan memiliki anak?!

Pemandangan menyakitkan di depannya itu secara tidak langsung telah menunjukkan juga alasan dari pengkhianatan cinta itu. Oh, bukan! Tak hanya pengkhianatan cinta, tapi Mas Teguh juga telah melakukan pengkhianatan pada prinsip dan komitmen yang selama ini mereka jadikan pilihan hidup.

Childfree.

Bukankah sebelum mereka menikah mereka sudah sepakat untuk tidak akan memiliki anak, baik itu anak kandung maupun adopsi? Demi kebaikan umat manusia yang katanya sudah over populasi di muka bumi? Hidup berdua pun katanya sudah cukup bahagia. Dan lagi memiliki anak berarti kontrak mati tanggung jawab seumur hidup. Dan kita belum tentu bisa mendidik mereka, menjadi manusia yang memiliki hidup berkualitas.

Dan Anggaini yang open minded karena selama ini menempuh pendidikan di luar negeri sependapat dan sepakat dengan prinsip itu. Hingga akhirnya ia memutuskan menikah 5 tahun silam dengan seorang Teguh Prabowo.

Tapi sekarang apa ini?

"Anggre, ayo kita datangi! Labrak! Lihat, mereka sudah mau pergi!"

Sophia sudah tak sabar melihat Anggraini yang hanya bengong. Ia kemudian menarik tangan sahabatnya itu untuk mengejar Teguh beserta istri dan anak simpanannya itu. Namun, betapa terkejutnya Sophia saat Anggraeni melakukan penolakan atas ajakannya.

Anggraini menarik tangannya dan tak bergeming dari tempatnya berdiri.

"Anggre!!"

Sophia mengernyitkan keningnya tak mengerti. Ia juga sedikit kesal pada sikap Anggraini. Dia pikir setelah membuntuti suami sahabatnya berselingkuh, ia akan kebagian memberi pelajaran pada pelakor itu.

Anggraini menggelengkan kepalanya.

"Tapi kenapa? Kamu nggak marah? Nggak merasa dicurangi? Kita harus memberi pelajaran pada suami sialanmu itu dan pelakor itu!" umpat Sophia kesal.

Anggraini mengangguk dan di waktu bersamaan menelan salivanya. Ia mengerti kekesalan Sophia. lMereka bersahabat sudah sedari lama dan selama ini kita bahkan Sophia sangat menghormati Mas Teguh meski selama ini dia tidak begitu setuju atas pilihan Anggraini yang mengikuti kemauan Mas Teguh untuk childfree.

"Benar, tapi tidak sekarang. Kecurangan yang dilakukan dengan cara yang licik harus dibalas dengan licik juga," kata Anggraini penuh maksud yang tersirat.

Matanya menatap tajam sosok ketiga orang itu yang semakin lama semakin menghilang di tengah kerumunan peserta jalan santai.

"Maksudnya?"

Anggraini mengulum senyum di atas rasa sakit hatinya.

Anggraini bukan penyuka anak kecil. Dibanding childfree sebenarnya ia juga agak sedikit childfobia teriakan anak-anak begitu terdengar mengganggu ketenteramannya. Tapi sebelum brtemu Teguh, tak pernah terlintas di benaknya akan membatasi diri untuk tidak memiliki anak sama sekali. Ya, minimal punya satulah.

Namun bertemu dengan Teguh dan banyak bertukar pikiran serta hidup selama beberapa tahun di Tokyo, Anggraini merasa ia satu frekuensi dengan Teguh yang dengan pemikiran yang terbuka tentang paham childfree dan tidak mengharuskan ia harus dekat-dekat dengan makhluk bernama anak, Anggraini pun menjatuhkan hati pada pria itu. Meyakinkan pada diri sendiri bahwa tidak memiliki anak pun bukanlah hal yang buruk.

Lalu sekarang? Inikah yang pantas ia terima? Ia dengan kesendiriannya ditemani oleh kemunafikan suaminya sendiri. Lalu suaminya mencari kebahagiaan lain dan membiarkan ia hanya bahagia dengan prinsip-prinsip omong kosong itu.

Sial! Anggraini tidak terima ini. Ia harus melakukan sesuatu. Melakukan suatu pembalasan yang akan membuat Mas Teguh merasakan sakit yang lebih dari yang dia rasakan.

Sakit, malu, kecewa, dan ... penyesalan yang tak akan ada obatnya.

"Anggre, maksudmu apa? Kamu mau balas dendam pada Mas Teguh?" tanya Sophia gugup.

Sophia sangat tahu sifat Anggraini. Dia bukan orang yang jahat sebenarnya, tapi bukan juga termasuk dalam golongan orang yang sangat baik hati dan pemaaf. Jika Anggraini sudah bersikap seperti ini, maka tak diragukan lagi, akan ada pembalasan yang setimpal nantinya.

"Kamu mau ngapain, Anggre?" tanya Sophia penasaran.

"Ayo kita pulang," ajak Anggraini sembari berbalik badan.

Tunggu saja, Mas Teguh. Kau akan tahu balas dendam seperti apa yang setimpal dengan kecurangan yang kau lakukan, batin Anggraini.

***

Bersambung ...

Lanjutkan Membaca

Buku lain oleh Kiki Miki

Selebihnya
Istri Keempat Sang Tuan Tanah

Istri Keempat Sang Tuan Tanah

Romantis

5.0

"Yang pertama, kujelaskan di sini. Kita menikah adalah atas dasar kesukarelaan satu sama lain, bukan karena keterpaksaan. Aku tidak suka dianggap memaksa seseorang untuk kunikahi," katanya. Tanpa sadar aku mengangguk seolah aku paham apa yang dia maksud. Padahal jelas- jelas bagiku tetap saja ini keterpaksaan. "Yang kedua, ini bukan pernikahan kontrak seperti yang sering kau tonton pada drama- drama di televisi. Jadi dalam pernikahan ini, jangan harap akan ada perceraian. Jadi jika kau ingin terbebas dari pernikahan ini. Cuma ada dua kemungkinan. Salah satu dari kita mati. Atau jika pun memang harus ada perceraian, itu karena aku yang menginginkannya," katanya dengan nada yang tiba- tiba berubah mengintimidasi. Demi hutang, Lila terpaksa harus rela menjadi istri keempat seorang tuan tanah kaya raya yang dijuluki tuan Thakur. Mampukah dia menjalani pernikahan ini? Follow ig author @ema_ahman Visual gambar by pexels.com Edit Cover by PicsArt"Yang pertama, kujelaskan di sini. Kita menikah adalah atas dasar kesukarelaan satu sama lain, bukan karena keterpaksaan. Aku tidak suka dianggap memaksa seseorang untuk kunikahi," katanya. Tanpa sadar aku mengangguk seolah aku paham apa yang dia maksud. Padahal jelas- jelas bagiku tetap saja ini keterpaksaan. "Yang kedua, ini bukan pernikahan kontrak seperti yang sering kau tonton pada drama- drama di televisi. Jadi dalam pernikahan ini, jangan harap akan ada perceraian. Jadi jika kau ingin terbebas dari pernikahan ini. Cuma ada dua kemungkinan. Salah satu dari kita mati. Atau jika pun memang harus ada perceraian, itu karena aku yang menginginkannya," katanya dengan nada yang tiba- tiba berubah mengintimidasi. Demi hutang, Lila terpaksa harus rela menjadi istri keempat seorang tuan tanah kaya raya yang dijuluki tuan Thakur. Mampukah dia menjalani pernikahan ini?

Buku serupa

Bosku Kenikmatanku

Bosku Kenikmatanku

Juliana
5.0

Aku semakin semangat untuk membuat dia bertekuk lutut, sengaja aku tidak meminta nya untuk membuka pakaian, tanganku masuk kedalam kaosnya dan mencari buah dada yang sering aku curi pandang tetapi aku melepaskan terlebih dulu pengait bh nya Aku elus pelan dari pangkal sampai ujung, aku putar dan sedikit remasan nampak ci jeny mulai menggigit bibir bawahnya.. Terus aku berikan rangsang an dan ketika jari tanganku memilin dan menekan punting nya pelan "Ohhsss... Hemm.. Din.. Desahannya dan kedua kakinya ditekuk dilipat kan dan kedua tangan nya memeluk ku Sekarang sudah terlihat ci jeny terangsang dan nafsu. Tangan kiri ku turun ke bawah melewati perutnya yang masih datar dan halus sampai menemukan bukit yang spertinya lebat ditumbuhi bulu jembut. Jari jariku masih mengelus dan bermain di bulu jembutnya kadang ku tarik Saat aku teruskan kebawah kedalam celah vaginanya.. Yes sudah basah. Aku segera masukan jariku kedalam nya dan kini bibirku sudah menciumi buah dadanya yang montok putih.. " Dinn... Dino... Hhmmm sssttt.. Ohhsss.... Kamu iniii ah sss... Desahannya panjang " Kenapa Ci.. Ga enak ya.. Kataku menghentikan aktifitas tanganku di lobang vaginanya... " Akhhs jangan berhenti begitu katanya dengan mengangkat pinggul nya... " Mau lebih dari ini ga.. Tanyaku " Hemmm.. Terserah kamu saja katanya sepertinya malu " Buka pakaian enci sekarang.. Dan pakaian yang saya pake juga sambil aku kocokan lebih dalam dan aku sedot punting susu nya " Aoww... Dinnnn kamu bikin aku jadi seperti ini.. Sambil bangun ke tika aku udahin aktifitas ku dan dengan cepat dia melepaskan pakaian nya sampai tersisa celana dalamnya Dan setelah itu ci jeny melepaskan pakaian ku dan menyisakan celana dalamnya Aku diam terpaku melihat tubuh nya cantik pasti,putih dan mulus, body nya yang montok.. Aku ga menyangka bisa menikmati tubuh itu " Hai.. Malah diem saja, apa aku cuma jadi bahan tonton nan saja,bukannya ini jadi hayalanmu selama ini. Katanya membuyarkan lamunanku " Pastinya Ci..kenapa celana dalamnya ga di lepas sekalian.. Tanyaku " Kamu saja yang melepaskannya.. Kata dia sambil duduk di sofa bed. Aku lepaskan celana dalamku dan penislku yang sudah berdiri keras mengangguk angguk di depannya. Aku lihat di sempat kagett melihat punyaku untuk ukuran biasa saja dengan panjang 18cm diameter 4cm, setelah aku dekatkan ke wajahnya. Ada rasa ragu ragu " Memang selama ini belum pernah Ci melakukan oral? Tanyaku dan dia menggelengkan kepala

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
Pernikahan Tanpa Anak Pernikahan Tanpa Anak Kiki Miki Lainnya
“Anggraini dan Teguh menikah sudah lima tahun. Keduanya sepakat untuk menganut prinsip childfree. Hingga akhirnya Anggraini mendapati kalau suaminya itu telah menikah lagi dan memiliki anak dari pernikahannya itu. Sakit? Sudah pasti. Balas dendam? Tidak mungkin tidak. "Jika Mas Teguh memang ingin childfree, maka akan kuwujudkan. Dia tidak akan memiliki anak dari wanita manapun, dari aku dan tidak juga wanita itu!”
1

Bab 1 Pengkhianatan

13/03/2025

2

Bab 2 Alasan Yang Tak Masuk Akal

13/03/2025

3

Bab 3 Mertua Dan Ipar

13/03/2025

4

Bab 4 Sesak

13/03/2025

5

Bab 5 See You

13/03/2025

6

Bab 6 Menyusun Rencana

13/03/2025

7

Bab 7 Suap

13/03/2025

8

Bab 8 Love Bombing

13/03/2025

9

Bab 9 Sis Tari

13/03/2025

10

Bab 10 Pelakor

13/03/2025

11

Bab 11 Berani Sekali Di Kamarku Sendiri

13/03/2025

12

Bab 12 Kewajiban Sebagai Muslimah

13/03/2025

13

Bab 13 Semesta Berpihak

13/03/2025

14

Bab 14 Scammer Cinta

13/03/2025

15

Bab 15 Kesempatan

13/03/2025

16

Bab 16 Orang-orang Munafik

13/03/2025

17

Bab 17 Are You Ready

13/03/2025

18

Bab 18 Siapa Ya

13/03/2025

19

Bab 19 Instruktur Abal-abal

13/03/2025

20

Bab 20 Tetangga Baru

13/03/2025

21

Bab 21 Tantrum

05/04/2025

22

Bab 22 Bagaimana Kalau Suamimu Berpaling

06/04/2025

23

Bab 23 Jangan Bermimpi!

06/04/2025

24

Bab 24 Curiga

07/04/2025

25

Bab 25 Sofa Kamasutra

07/04/2025

26

Bab 26 Sofa Kamasutra 2

08/04/2025

27

Bab 27 Ada WIL

08/04/2025

28

Bab 28 Midnight Club

09/04/2025

29

Bab 29 Mabuk

09/04/2025

30

Bab 30 Saling Menyalahkan

10/04/2025

31

Bab 31 Pakaikan Dia Baju

10/04/2025

32

Bab 32 Dia Perawat Lansia

10/04/2025

33

Bab 33 Interview

11/04/2025

34

Bab 34 Meminjam Telepon

11/04/2025

35

Bab 35 Familiar

12/04/2025

36

Bab 36 Ibu Haji

12/04/2025

37

Bab 37 Dulu Dia Sahabatku

13/04/2025

38

Bab 38 Bujang Lapuk

14/04/2025

39

Bab 39 Di Tempat Tidur Saja

14/04/2025

40

Bab 40 Semoga Doanya Diijabah

15/04/2025