Forgive Me, I can't Stop Loving You

Forgive Me, I can't Stop Loving You

nilaneiill

5.0
Komentar
35.4K
Penayangan
32
Bab

Nia mencintai lelaki yang bernama Raka yang tak lain tetangga sekaligus kakak dari sahabatnya. Raka begitu dingin dan cenderung kasar jika bertemu dengannya, sudah beribu perhatian, cinta dan kasih sayang yang dicurahkan Nia terhadap Raka, tak satupun dapat meluluhkan hati Raka yang bagaikan pahatan es. 2 tahun Nia telah mencobanya namun selalu gagal. Pada akhirnya Nia pun menyerah dan tak sanggup memperjuangkan cintanya lagi. Tiba saatnya Raka dengan santai tanpa mempedulikan hatinya, dengan mudahnya Raka mengatakan telah bertunangan dengan seorang wanita di hadapan Nia dan orang- orang sekitar Nia dan Raka yang tahu betapa susahnya gadis itu memperjuangkan perasaannya. setelah kejadian itu Nia bertekad pergi jauh dari kehidupan Raka, tak satupun petunjuk yang diberikan Nia kemana dia menghilang. Tibalah akhirnya takdir memepetemukan mereka 6 tahun kemudian ketika Raka mendengar seorang anak lelaki memanggil Nia dengan hangatnya dengan sebutan BUNDA!

Bab 1 Prolog

"Kak, Nia ikut, kakak!"

Mungkin ini lah akhir kisah cintaku, tidak seindah cerita novel yang kebanyakan kubaca. Dimana berakir " happy ending". Cinta ini yang terlalu dalam atau diriku yang terlalu bodoh, karena mencintai laki-laki yang tidak mencintaiku ( eh tunggu! Bukan mencintai, melirikkupun tidak ada dalam kamus hidupnya). Aku merasa pengorbanan, perhatian, dan kasih sayangku terhadap dirinya begitu sia-sia. Hanya untuk dirinya aku mengubah semua yang ada dalam diriku, mulai dari sifatku, gaya hidupku, bahkan sampai dengan cita-citaku tidak satupun yang dapat menarik perhatian pria yang ketika melihatku begitu dingin, dan tidak mengukir senyuman sedikitpun kepadaku.

2 tahun... ya 2 tahun sudah aku mengejarnya, menarik perhatian, bahkan aku berusaha agar tidak ada wanita lain yang mendekatinya. Tapi apa! Apa yang kudapat, sikap dingin yang seperti gunung himalaya, bahkan caciannya serta dia juga dengan teganya mempermalukanku di depan umum. Sungguh Tuhan, aku tidak bisa membencinya, cintaku makin bertambah ketika tidak melihatnya seharipun. Aku merasa usahaku benar-benar tidak akan berakir bahagia, ketika dengan mudahnya dia mengatakan sudah bertunangan dengan wanita lain tanpa memperdulikan hatiku.

Inilah jalan yang akan ku tempuh, dengan segenap keyakinan yang ada, aku mengambil keputusan untuk tidak mengejarnya lagi. Cinta tidak harus memiliki itulah yang seringku dengar, tapi itu omong kosong belaka. Yang namanya cinta pasti kita ingin memiliki orang tersebut bagaimanapun caranya, walau harus mengeluarkan tidak sedikit air mata, serta dengan mudahnya kita untuk disakiti oleh kata dan perbuatan.

Aku memang akan pergi dari kehidupannya, sangat jauh, benar benar jauh sampai dia tidak akan bisa menemukanku ( bukan berarti aku berharap dia akan mencariku...huh itu sangat mustahil), tapi hanya satu ucapan terakir untukmu Raka Adrian Halim " separuh jiwamu telah kubawa pergi bersamaku". Aku akan selalu mencintaimu.

Lanjutkan Membaca

Buku lain oleh nilaneiill

Selebihnya

Buku serupa

MENIKAH DENGAN SULTAN

MENIKAH DENGAN SULTAN

Evie Yuzuma
5.0

“Nay! rempeyek kacang apaan kayak gini? Aku ‘kan bilang mau pakai kacang tanah, bukan kacang hijau!” pekik Natasya. Dia membanting bungkusan rempeyek yang sudah Rinai siapkan untuknya. Natasya berniat membawanya ke rumah calon mertuanya dan mengatakan jika itu adalah rempeyek buatannya. “Maaf, Sya! Bahan-bahannya habis kemarin. Aku uangnya kurang, Sya! Uang yang kamu kasih, sudah aku pakai buat berobat ibu. Ibu lagi sakit,” getar suara Rinai sambil membungkuk hendak memungut plastik yang dilempar kakak tirinya itu. Namun kaki Natasya membuat pergerakannya terhenti. Dia menginjak-injak plastik rempeyek itu hingga hancur. *** “Aku mau beli semuanya!” ucap lelaki itu lagi. “T—tapi, Bang … yang ini pada rusak!” ucap Rinai canggung. “Meskipun bentuknya hancur, rasanya masih sama ‘kan? Jadi aku beli semuanya! Kebetulan lagi ada kelebihan rizki,” ucap lelaki itu kembali meyakinkan. “Makasih, Bang! Maaf aku terima! Soalnya aku lagi butuh banget uang buat biaya Ibu berobat!” ucap Rinai sambil memasukkan rempeyek hancur itu ke dalam plastik juga. “Aku suka perempuan yang menyayangi ibunya! Anggap saja ini rejeki ibumu!” ucap lelaki itu yang bahkan Rinai sendiri belum mengetahui siapa namanya. Wira dan Rinai dipertemukan secara tidak sengaja, ketika lelaki keturunan konglomerat itu tengah memeriksa sendiri ke lapangan tentang kecurigaan kecurangan terhadap project pembangunan property komersil di salah satu daerah kumuh. Tak sengaja dia melihat seoarng gadis manis yang setiap hari berjualan rempeyek, mengais rupiah demi memenuhi kebutuhannya dan sang ibu. Mereka mulai dekat ketika Rinai menghadapi masalah dengan Tasya---saudara tirinya yang seringkali menghina dan membullynya. Masa lalu orang tua mereka, membuat Rinai harus merasakan akibatnya. Harum---ibunda Rinai pernah hadir menjadi orang ketiga dalam pernikahan orang tua Tasya. Tasya ingin menghancurkan Rinai, dia bahkan meminta Rendi yang menanangani project pembangunan property komersil tersebut, untuk segera menggusur bangunan sederhana tempat tinggal Rinai. Dia tak tahu jika lelaki yang menyamar sebagai pemulung itu adalah bos dari perusahaan tempat kekasihnya bekerja. Wira dan Rinai perlahan dekat. Rinai menerima Wira karena tak tahu latar belakang lelaki itu sebenarnya. Hingga pada saatnya Wira membuka jati diri, Rinai benar-benar gamang dan memilih pergi. Dia merasa tak percaya diri harus bersanding dengan orang sesempurna Wira. Wira sudah frustasi kehilangan jejak kekasih hatinya. Namun tanpa disangka, takdir justru membawanya mendekat. Rinai yang pergi ke kota, rupanya bekerja menjadi ART di rumah Wira. Bagaimanakah kisah keduanya? Akankah Rinai kembali melarikan diri ketika tahu jika majikannya adalah orang tua Wira?

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku