GADIS POLOS MILIK TUAN MUDA

GADIS POLOS MILIK TUAN MUDA

Dylan

5.0
Komentar
12.7K
Penayangan
75
Bab

Cinta yang sudah lama hidup berdua bersama neneknya harus banting tulang bekerja sambil kuliah untuk biaya sehari-hari dan juga demi pengobatan sang nenek. Namun suatu hari dia di jebak oleh sang paman untuk di jual demi keuntungan sendiri tanpa gadis itu tau, apa lagi Cinta gadis yang polos dan tidak menaruh rasa curiga sama sekali. Tapi pertemuan dia dengan seorang pengusaha terkenal membuat Cinta merasa di lindungi, di tambah lelaki tampan itu sudah jatuh cinta pada pandangan pertama. Tapi hubungan mereka tidak sepolos gadis itu dan harus menghadapi berbagai rintangan serta menguji hubungan mereka dari berbagai pihak. Belum lagi dari saingan bisnis laki-laki tampan. Belum lagi keluarga neneknya yang terus mengusik Cinta serta mengalahkan gadis itu pada kesalahan yang tidak pernah dia lakukan.

GADIS POLOS MILIK TUAN MUDA Bab 1 GPTM-1 Pertemuan pertama

Cinta, gadis mungil berusia delapan belas tahun dengan tinggi seratus lima puluh centi meter.

Tinggi Cinta memang standar orang Indonesia di tambah dengan bentuk lekuk tubuh yang menawan, hingga siapa saja yang melihat langsung jatuh hati kepadanya.

Cinta kuliah di sebuah universitas terkenal di kota lewat jalur beasiswa dan Cinta hanya tinggal bersama neneknya sebab orang tua Cinta sudah lama meninggal saat gadis itu berusia delapan tahun.

Cinta sendiri kuliah sambil bekerja karena dia tidak ingin merepotkan sang nenek yang sudah lanjut usia bahkan sering sakit juga.

"Semangat Cinta karena hidup nggak seindah seperti kisah sang putri yang tiba-tiba hidup enak karena sang pangeran datang menjemput," Cinta terus mendoktrin dirinya agar tidak pantang menyerah dan selalu semangat menjalani hari-hari.

Kadang juga ada masanya dia mengeluh karena beban hidup yang begitu berat dia tanggung tetapi seketika dia sadar bahwa jika dia mengeluh kepada siapa dia akan bertumpu.

"Cinta antar kan makanan ini ke meja nomor lima belas ya," Cinta mengangguk setuju lalu mengantarkan pesanan pelanggan yang sudah jadi.

"Silakan tuan dan selamat menikmati," Cinta menata makanan di atas meja dan tidak lupa dia menyunggingkan senyum manisnya hingga lesung pipit yang dia miliki tercetak jelas di wajah mungil itu.

"Jika ada yang ingin dipesankan lagi tuan bisa memanggil saya atau pelayan lainnya, Saya permisi dulu," membungkukkan badan sebentar lalu pergi dari sana.

Setelah kau pergian Cinta, laki-laki itu yang duduk di meja yang berjarak sekitar dua meja dari tempat Cinta mengantar makanan terus memperhatikan gerak-gerik gadis itu hingga kembali lagi ke arah dapur.

"Manis, menggemaskan dan polos," gumam dia dengan suara rendah dan dia sempat terpaku melihat senyuman manis yang Cinta berikan kepada pelanggan itu.

"Sebentar lagi senyuman manis itu hanya gue yang boleh menikmati," karena mulai sekarang dia sudah mengklaim Cinta menjadi miliknya dan dia tidak rela bahwa senyuman semanis itu dinikmati oleh orang lain apalagi laki-laki lain.

"Lo hanya milik gue gadis manis," mengklaim bahwa Cinta adalah miliknya mulai saat ini.

Setelah itu dia pergi dari tempat itu dan kembali lagi ke kantornya karena di sana tadi hanya untuk makan siang.

Laki-laki tampan dan gagah itu adalah Arsenio Joshua Dulcidio.

Nama yang sangat bagus dan sangat manis apalagi ditambah dengan kegagahan yang dimiliki oleh Arsen tapi sayang semua itu hanya sebagai penutup bagaimana sifat dia yang sebenarnya.

Dia adalah pendiri sekaligus pemilik AJ-grup yang mana perusahaan itu sudah berkembang pesat hingga ke luar negeri dan tidak ada yang tidak mengetahui bagaimana sepak terjang pemilik perusahaan itu.

"Cari tau tentang gadis tadi," Arsen bicara dengan tatapan lurus ke depan.

Karena dipertemuan pertama ini saja sudah mampu memikat seorang Arsenio yang sangat sulit jatuh cinta kepada perempuan manapun.

"Baik tuan muda," menjawab dengan patuh karena setiap kalimat yang keluar dari mulut Arsen merupakan suatu perintah yang harus segera dilaksanakan dan tanpa ada yang kurang.

Dia adalah asisten pribadi sekaligus orang kepercayaannya di perusahaan itu, jadi bukanlah suatu hal yang sulit untuk mencari biodata seseorang walaupun tidak saling mengenal.

Sesampainya di perusahaan AJ-group, Arsen memasuki perusahaan dengan pandangan lurus ke depan serta dengan wajah datarnya sebab Arsen sangat terkenal sebagai bos yang sangat kejam kepada siapapun yang berani melakukan kesalahan walaupun itu kesalahan kecil.

"Saya ingin datanya hari ini juga," sebelum memasuki ruangan nya Arsen mengingatkan orang kepercayaannya itu untuk segera memberikan biodata cinta.

"Baik tuan muda," mengangguk patuh lalu segera melaksanakan perintah tuan mudanya sebab Arsen sangat tidak suka kepada orang yang lalai dalam pekerjaan apalagi menunda sesuatu yang dia suruh.

Dan untuk pekerjaannya di kantor sudah ada sekretaris yang akan menghandle pekerjaan Arsen selama dia tinggalkan.

"Di mulai dari mana ya? Oh iya dari tempat tadi saja biar mudah," dia kembali lagi ke tempat pertama kali tuan mudanya bertemu dengan seorang gadis yang dia ke akui sangat cantik dan juga sangat menarik ditambah dengan senyumannya yang sangat manis.

"Tapi sayang gadis itu sudah tuan muda klaim sebagai miliknya, Selamat datang di kehidupan tuan muda nona manis," walaupun dia tahu bagaimana seorang Arsen yang sebenarnya dan sudah bisa dipastikan jika kehidupan gadis itu sebentar lagi akan berubah tapi dia juga tidak bisa mencegah sebab apa yang Arsen inginkan pasti akan dia dapatkan.

Walau itu dengan paksaan.

Kemabli ke kantor AJ-GROUP.

"Tuan muda ini ada dokumen yang harus tuan tanda tangani," seorang perempuan cantik dan seksi memasuki ruangan Arsen sambil membawa beberapa map yang harus laki-laki itu tanda tangani.

Jangan lupakan suara yang dibuat selembut dan seksi mungkin agar Arsen terpikat kepadanya.

'tuan muda sangat tampan dan aku sangat menyukainya. Aku bahkan rela menghabiskan malam bersamanya tanpa harus dibayar'

Menghayalkan malam panas dan panjang bersama Arsen di atas ranjang yang besar dan empuk.

"Letakan di atas meja," menyuruh tanpa melihat lawan bicaranya karena Arsen lebih fokus kepada layar datar yang menyala di depannya.

"Baik tuan muda," menjawab dengan suara yang sedikit mendesah lalu membukukan badan sehingga belahan dadanya terlihat karena dua kancing bagian atas sengaja dia buka berniat untuk menggoda Arsen.

"Apa ada lagi yang tuan muda inginkan?" Sangat berharap bahwa Arsen mau menahan dia di dalam ruangan ini, maka dengan senang hati dia lakukan.

'jika tuan muda meminta aku untuk melayaninya, maka saat ini juga aku akan polos di hadapannya. Aku tidak akan berpikir dua kali atas permintaan tuan muda'

Satu bulan bekerja di sini dia sangat ingin menikmati bagaimana gagahnya Arsen menghabiskan waktu serta berbagi keringat bersamanya.

Itu adalah sebuah impian yang sangat ingin diwujudkan tapi sampai sekarang belum ada kesempatan, tapi dia selalu mencoba menggoda Arsen sebab dia tahu sekuat apapun iman seorang laki-laki maka akan tetap goyah jika terus-terusan digoda.

"Mendekat lah," meminta perempuan seksi itu untuk berdiri di dekatnya dan tanpa perintah dua kali dia dengan semangat mendekati Arsen.

"Duduk di situ," menunjuk tepi meja setelah menyingkirkan laptopnya ke bagian ujung lalu sekretaris Arsen itu duduk dengan semangat bahkan Arsen bisa melihat segitiga berwarna yang dikenakan oleh sekretarisnya itu, saking pendeknya rok yang digunakan.

Bukannya Arsen tidak tahu apa yang diinginkan sekretarisnya selama bekerja di perusahaannya dan hari ini maka Arsen dengan senang hati mengabulkan keinginannya.

"Aarrhhgg tuan muda," sekretaris itu berteriak setelah apa yang di lakukan oleh Arsen terhadapnya.

Lanjutkan Membaca

Buku lain oleh Dylan

Selebihnya

Buku serupa

Terjebak Gairah Terlarang

Terjebak Gairah Terlarang

kodav
5.0

WARNING 21+‼️ (Mengandung adegan dewasa) Di balik seragam sekolah menengah dan hobinya bermain basket, Julian menyimpan gejolak hasrat yang tak terduga. Ketertarikannya pada Tante Namira, pemilik rental PlayStation yang menjadi tempat pelariannya, bukan lagi sekadar kekaguman. Aura menggoda Tante Namira, dengan lekuk tubuh yang menantang dan tatapan yang menyimpan misteri, selalu berhasil membuat jantung Julian berdebar kencang. Sebuah siang yang sepi di rental PS menjadi titik balik. Permintaan sederhana dari Tante Namira untuk memijat punggung yang pegal membuka gerbang menuju dunia yang selama ini hanya berani dibayangkannya. Sentuhan pertama yang canggung, desahan pelan yang menggelitik, dan aroma tubuh Tante Namira yang memabukkan, semuanya berpadu menjadi ledakan hasrat yang tak tertahankan. Malam itu, batas usia dan norma sosial runtuh dalam sebuah pertemuan intim yang membakar. Namun, petualangan Julian tidak berhenti di sana. Pengalaman pertamanya dengan Tante Namira bagaikan api yang menyulut dahaga akan sensasi terlarang. Seolah alam semesta berkonspirasi, Julian menemukan dirinya terjerat dalam jaring-jaring kenikmatan terlarang dengan sosok-sosok wanita yang jauh lebih dewasa dan memiliki daya pikatnya masing-masing. Mulai dari sentuhan penuh dominasi di ruang kelas, bisikan menggoda di tengah malam, hingga kehangatan ranjang seorang perawat yang merawatnya, Julian menjelajahi setiap tikungan hasrat dengan keberanian yang mencengangkan. Setiap pertemuan adalah babak baru, menguji batas moral dan membuka tabir rahasia tersembunyi di balik sosok-sosok yang selama ini dianggapnya biasa. Ia terombang-ambing antara rasa bersalah dan kenikmatan yang memabukkan, terperangkap dalam pusaran gairah terlarang yang semakin menghanyutkannya. Lalu, bagaimana Julian akan menghadapi konsekuensi dari pilihan-pilihan beraninya? Akankah ia terus menari di tepi jurang, mempermainkan api hasrat yang bisa membakarnya kapan saja? Dan rahasia apa saja yang akan terungkap seiring berjalannya petualangan cintanya yang penuh dosa ini?

Puncak Nafsu Ayah Mertua

Puncak Nafsu Ayah Mertua

Cerita _46
5.0

Aku masih memandangi tubuhnya yang tegap, otot-otot dadanya bergerak naik turun seiring napasnya yang berat. Kulitnya terlihat mengilat, seolah memanggil jemariku untuk menyentuh. Rasanya tubuhku bergetar hanya dengan menatapnya. Ada sesuatu yang membuatku ingin memeluk, menciumi, bahkan menggigitnya pelan. Dia mendekat tanpa suara, aura panasnya menyapu seluruh tubuhku. Kedua tangannya menyentuh pahaku, lalu perlahan membuka kakiku. Aku menahan napas. Tubuhku sudah siap bahkan sebelum dia benar-benar menyentuhku. Saat wajahnya menunduk, bibirnya mendarat di perutku, lalu turun sedikit, menggodaku, lalu kembali naik dengan gerakan menyapu lembut. Dia sampai di dadaku. Salah satu tangannya mengusap lembut bagian kiriku, sementara bibirnya mengecup yang kanan. Ciumannya perlahan, hangat, dan basah. Dia tidak terburu-buru. Lidahnya menjilat putingku dengan lingkaran kecil, membuatku menggeliat. Aku memejamkan mata, bibirku terbuka, dan desahan pelan keluar begitu saja. Jemarinya mulai memijit lembut sisi payudaraku, lalu mencubit halus bagian paling sensitif itu. Aku mendesah lebih keras. "Aku suka ini," bisiknya, lalu menyedot putingku cukup keras sampai aku mengerang. Aku mencengkeram seprai, tubuhku menegang karena kenikmatan itu begitu dalam. Setiap tarikan dan jilatan dari mulutnya terasa seperti aliran listrik yang menyebar ke seluruh tubuhku. Dia berpindah ke sisi lain, memberikan perhatian yang sama. Putingku yang basah karena air liurnya terasa lebih sensitif, dan ketika ia meniup pelan sambil menatapku dari bawah, aku tak tahan lagi. Kakiku meremas sprei, tubuhku menegang, dan aku menggigit bibirku kuat-kuat. Aku ingin menarik kepalanya, menahannya di sana, memaksanya untuk terus melakukannya. "Jangan berhenti..." bisikku dengan napas yang nyaris tak teratur. Dia hanya tertawa pelan, lalu melanjutkan, makin dalam, makin kuat, dan makin membuatku lupa dunia.

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
GADIS POLOS MILIK TUAN MUDA GADIS POLOS MILIK TUAN MUDA Dylan Romantis
“Cinta yang sudah lama hidup berdua bersama neneknya harus banting tulang bekerja sambil kuliah untuk biaya sehari-hari dan juga demi pengobatan sang nenek. Namun suatu hari dia di jebak oleh sang paman untuk di jual demi keuntungan sendiri tanpa gadis itu tau, apa lagi Cinta gadis yang polos dan tidak menaruh rasa curiga sama sekali. Tapi pertemuan dia dengan seorang pengusaha terkenal membuat Cinta merasa di lindungi, di tambah lelaki tampan itu sudah jatuh cinta pada pandangan pertama. Tapi hubungan mereka tidak sepolos gadis itu dan harus menghadapi berbagai rintangan serta menguji hubungan mereka dari berbagai pihak. Belum lagi dari saingan bisnis laki-laki tampan. Belum lagi keluarga neneknya yang terus mengusik Cinta serta mengalahkan gadis itu pada kesalahan yang tidak pernah dia lakukan.”
1

Bab 1 GPTM-1 Pertemuan pertama

03/07/2023

2

Bab 2 GPTM-2 Terbayang Wajahnya

03/07/2023

3

Bab 3 GPTM-3 Tabrakan Cinta

03/07/2023

4

Bab 4 GPTM-4 Bukan Sengaja

04/07/2023

5

Bab 5 GPTM-5 Kurang Pesona

04/07/2023

6

Bab 6 GPTM-6

05/07/2023

7

Bab 7 GPTM-7

05/07/2023

8

Bab 8 GPTM-8

05/07/2023

9

Bab 9 GPTM-9

05/07/2023

10

Bab 10 GPTM-10

05/07/2023

11

Bab 11 Tawaran Kerja

19/07/2023

12

Bab 12 Niat Terselubung

19/07/2023

13

Bab 13 Bukan Pelacur

19/07/2023

14

Bab 14 Kemarahan Arsen

19/07/2023

15

Bab 15 Pindah Kerja

19/07/2023

16

Bab 16 Kerja Sama Arsen

21/07/2023

17

Bab 17 Merasa Diatas Angin

22/07/2023

18

Bab 18 Ucapan Jadi Kenyataan

23/07/2023

19

Bab 19 Siapa Yang Pantas

28/07/2023

20

Bab 20 Seharian Bersama

30/07/2023

21

Bab 21 Pengganggu

30/07/2023

22

Bab 22 Nenek Cinta

31/07/2023

23

Bab 23 Keluarga Arsen

31/07/2023

24

Bab 24 Mendapat Penolakan

31/07/2023

25

Bab 25 Bermain-main

31/07/2023

26

Bab 26 Gangguan

31/07/2023

27

Bab 27 Mencari Cara Lain

31/07/2023

28

Bab 28 Merasa Sangat Kesal

31/07/2023

29

Bab 29 GPTM

31/07/2023

30

Bab 30 Sahh

02/08/2023

31

Bab 31 Tidak Rela

03/08/2023

32

Bab 32 Ke Rumah Sakit

04/08/2023

33

Bab 33 Tidak Pantas

05/08/2023

34

Bab 34 Tidak Berharga

06/08/2023

35

Bab 35 Tidak Sopan

07/08/2023

36

Bab 36 Merencanakan Sesuatu

08/08/2023

37

Bab 37 Berangkat Honeymoon

09/08/2023

38

Bab 38 Tidak Jelas

10/08/2023

39

Bab 39 Gagal Romantis

11/08/2023

40

Bab 40 Hampir Gagal

12/08/2023