Dannisa Cahya
3 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Dannisa Cahya
CEO Itu Ayah Dari Anakku!
Romantis Cinta satu malam itu telah membuahkan benih.
Risa, seorang gadis lugu berusia 20 tahun dari desa, merantau ke kota besar dengan harapan menemukan kedua orang tua kandungnya. Malang tak dapat ditolak, Risa justru terjerat tipu daya temannya sendiri dan dijual. Dalam keadaan terdesak, Risa akhirnya menghabiskan satu malam bersama Arjuna, seorang CEO muda nan karismatik. Cinta satu malam mereka tak disangka membuahkan hasil, menjadi benih kehidupan yang segera mengguncang dunia Arjuna.
Kehadiran bayi itu berpotensi menjadi skandal besar yang dapat merusak reputasi Arjuna yang selama ini sempurna. Apa yang akan Arjuna lakukan? Akankah ia menyingkirkan Risa dan bayinya demi menjaga citranya di mata publik dan keluarganya yang terpandang? Atau, akankah sisi kemanusiaannya tergerak untuk menyelamatkan mereka dari kehancuran?
Dalam balutan intrik keluarga yang pelik, hubungan benci tapi cinta (love-hate relationship) yang bergejolak, skandal gelap yang mengancam, dan jurang perbedaan latar belakang sosial yang menganga, bagaimana Arjuna dan Risa akan mengarungi kisah mereka? Akankah perbedaan status sosial ini menjadi penghalang abadi bagi kebahagiaan mereka, ataukah cinta akan menemukan jalannya melampaui segala rintangan? Pernikahan Penuh Rahasia
Romantis "Selama tiga bulan, aku terperangkap dalam permainan ini, Kieran. Apa kau memang berniat menghancurkan segalanya? Apa semua ini hanya permainan bagimu?" teriak Nara dengan mata yang hampir meneteskan air mata, suaranya bergetar penuh kebingungan dan kekecewaan. Di hadapannya, pria dengan sosok tinggi dan tampan berdiri tegak, wajahnya datar dan matanya tajam seperti pisau.
"Apakah kau benar-benar tidak peduli dengan pernikahan ini?" tanya Nara, suaranya menjadi lirih, hampir seperti bisikan angin di tengah hutan yang sunyi.
Kieran menghela napas, mengalihkan pandangannya sejenak, kemudian menatap Nara dengan ekspresi yang sulit dibaca. "Dengarkan aku baik-baik, Nara. Aku menikahimu karena itulah yang diinginkan ayahku. Bukan karena aku mencintaimu. Jangan pernah berharap itu, meskipun aku harus menanggung rasa malu menjadi suami dari seorang gadis yang hanya dikenal sebagai putri petani desa," jawabnya dengan nada dingin, nada suara yang membuat daging di tubuh Nara menggigil.
Nara terpaku, lidahnya terasa kaku di mulut, matanya membulat lebar saat kata-kata Kieran menyusup ke dalam hatinya seperti jarum yang menusuk perlahan. Perasaan itu, yang selama ini dia pendam, seolah-olah mencair, berubah menjadi sepasang mata yang berisi air mata yang sudah tak mampu ia tahan lagi. Kieran menatapnya, terlihat sejenak ragu, namun segera mengalihkan pandangannya.
Pernikahan ini adalah hasil dari utang yang ditinggalkan oleh ayah Nara, utang yang tidak sempat dibayar hingga akhir hayatnya. Kieran, pewaris dari keluarga terkaya di kota, diikat oleh perjanjian yang mengharuskannya menikahi Nara, mengikat hidup mereka dalam kontrak pernikahan selama sembilan puluh hari.
Di dalam rumah tua yang kini jadi rumah mereka, Nara merasa semakin terperangkap. Hatinya bergejolak dengan pertanyaan yang tak kunjung terjawab-apakah selama tiga bulan ini mereka hanya akan terus hidup dalam kebencian, ataukah ada secercah harapan di balik semuanya?
Anda mungkin suka
Kutandatangani Surat Cerai, Dia Kehilangan Segalanya
Jasper Night Selama dua tahun, aku memainkan peran sebagai istri yang sempurna, bodoh, dan penurut untuk miliarder Baskara Adiputra.
Namun malam ini, dia melemparkan draf perceraian ke hadapanku karena cinta pertamanya, Jasmine, telah kembali dalam keadaan sakit.
Baskara menatapku seolah aku adalah noda menjijikkan, memberiku kompensasi murah dan menyebutku pemburu harta yang tidak tahu diri.
Keluarganya ikut menghinaku habis-habisan di acara makan malam, sementara Jasmine dengan licik memalsukan kecelakaan mobil untuk menjebakku atas tuduhan percobaan pembunuhan.
Baskara membela wanita itu mati-matian, berteriak menyuruh polisi menangkapku, dan mengusirku dari pandangannya.
Dia mengira aku akan hancur, menangis, dan memohon untuk tidak dibuang. Dia sama sekali tidak tahu bahwa rekam medis Jasmine adalah pemalsuan tingkat tinggi, dan ada dalang yang mendanai penipuan ini dari balik layar.
Alih-alih menangis, aku menatap matanya dengan tenang.
"Aku ingin penthouse ini, lima persen saham perusahaanmu, dan tunjanganku digandakan."
Setelah memeras kekayaannya dan menandatangani surat cerai, aku kembali ke kamar, membuka brankas rahasia di balik lemari, dan mengeluarkan pistol Glock 19 serta laptop terenkripsiku. Waktunya berhenti bermain rumah-rumahan.