icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
closeIcon

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka

Buku Romantis untuk Wanita

Paling laku Berlangsung Tamat
Dilamar Mantan Depan Suami

Dilamar Mantan Depan Suami

"Aku hanya membelikan ahmad tempat pensil, Mas!" Nisa berusaha menjelaskan alasannya. "Alah ... memangnya nggak bisa apa pakai kantong plastik?" tanya Arman tajam. "Ingat Nisa! Jika ada uang lebih dari belanja, lebih baik kamu tabung! Agar saat kamu perlu sesuatu bisa kamu gunakan, nggak semata mata mengemis pada suami, paham!" "Iya Mas!" Nisa hanya menarik napas pelan. Lagi-lagi Nisa harus menahan kesal dengan segala perintah dan aturan yang diberikan. "Oh ya Nisa, jika nanti Ibu atau Bella datang, jangan lupa kamu layani dengan baik?" ujar Arman. "Aku nggak mau mereka ngadu tentang kamu, yang tak menghormati Ibuku!" ucap Arman lagi tanpa beban. "Ya Mas, tapi selama ini aku itu, sudah berusaha untuk selalu menghormati Ibumu, dan menuruti setiap perkataannya, lho! Aku juga selalu berlaku baik pada Adikmu kok!" jawab Nisa. "Kalau suami ngomong itu didengar Nisa bukan dibantah! Buktikan dong, jika kamu itu istri yang baik di mata keluargaku." Arman pun lantas berlalu begitu saja dengan raut wajah masam. "Iya Mas," jawab Nisa dengan suara lembut. "Bunda..Ahmad lapar!" Seorang anak laki laki berusia enam tahun berjalan menghampiri Nisa. "Ma'afin Bunda ya sayang, Bunda sampai lupa anak tampan Bunda belum makan siang! Ikut Bunda ke dapur yuk!" Nisa pun berjalan ke dapur sambil menggiring putranya. Saat sampai di dapur, kata yang tak pantas kembali terdengar keluar dari mulut suaminya. "Anak kecil itu nggak perlu makan makanan yang enak-enak, masa' sebagai Ibu, kamu nggak paham! Di usia mereka, hanya perlu gizi dan protein untuk pertumbuhannya, jadi biasakan saja anakmu itu makan sama tahu atau tempe." Setelah berkata, Arman pun berlalu masuk ke kamar. "Ya Allah! Ampuni hamba jika terlalu sering mengeluh dan mengadu! Hamba mohon, lunakkanlah hati suami hamba, dan buatlah ia menerima anak hamba, seperti janjinya saat ingin menikahi hamba dulu!" hanya do'a yang terucap dalam hati Nisa sambil menyiapkan nasi putranya. Ikuti kisahnya, dan mohon dukungannya dengan komentar yang membangun 🙏
Karma Manis untuk Tuan yang Sombong

Karma Manis untuk Tuan yang Sombong

Arunika Kinanti tidak pernah membayangkan nasibnya akan berakhir setragis ini. Menjadi gadis yatim piatu yang menumpang di kediaman megah keluarga Adiwangsa seharusnya menjadi jalan baginya untuk meraih pendidikan yang lebih baik. Namun, satu malam yang kelam menghancurkan segalanya. Ia terjebak dalam sebuah skandal panas dengan Arjuna Adiwangsa, putra mahkota keluarga tersebut sekaligus pria yang sudah ia anggap sebagai pelindung. Kejadian itu kian menyakitkan karena disaksikan langsung oleh Valerie, tunangan Arjuna, di saat Arjuna baru saja bersiap meresmikan ikatan cinta mereka ke jenjang pernikahan. Setelah malam itu, dunia berubah. Arjuna yang dulu hangat kini menatap Kinanti dengan sorot kebencian yang mendalam. Kinanti sempat melarikan diri, mencoba menghapus jejak dan memulai hidup baru di pinggiran kota. Namun, takdir berkata lain saat mereka bertemu kembali enam bulan kemudian dalam kondisi Kinanti yang tengah mengandung. Nasi telah menjadi bubur. Demi menjaga nama baik keluarga besar, Arjuna dipaksa menikahi Kinanti. Namun, pernikahan itu bukanlah pelabuhan yang damai, melainkan neraka dingin bagi Kinanti. Arjuna melampiaskan seluruh amarah dan kegagalan cintanya kepada Kinanti setiap hari. Tepat setelah janji suci diucapkan, Arjuna memberikan sebuah perjanjian tertulis yang kejam: "Aku menikahimu hanya karena janin itu. Begitu bayi itu lahir, aku akan menceraikanmu. Kau pergi dari hidupku selamanya, dan anak itu akan menjadi milik keluarga Adiwangsa sepenuhnya." Kini, Kinanti harus berjuang melewati masa kehamilannya di bawah atap yang sama dengan pria yang mencintainya dengan amarah, sembari menghitung hari menuju perpisahan dengan darah dagingnya sendiri.
Warisan Sang Monster

Warisan Sang Monster

Alexander Volkov, penguasa tunggal yang namanya mendominasi segala lini. Kekayaan tak terbatas, kekuasaan mutlak semua tunduk di hadapannya. Ia tak pernah gagal mendapatkan apa pun yang diincar, dan tak ada satu jiwa pun yang berani menentang kegelapannya. Namun, segala kemewahan itu perlahan terasa hambar. Mencari sensasi baru, Alexander meninggalkan singgasananya dan menyamar menjadi gelandangan biasa. Tak disangka, penyamaran ini membawanya pada Elara Senja, seorang wanita yang hidupnya dipenuhi badai dan tengah berjuang mati-matian demi nyawa putrinya. Elara adalah sosok terbuang, diusir oleh keluarganya sendiri karena memiliki putri yang 'tak diinginkan'. Ia mengais rezeki sebagai pelayan restoran, sementara sebagian besar penghasilannya habis untuk pengobatan kronis yang diderita sang putri. Setiap hari, Elara melihat 'gelandangan' itu di taman dan memberinya sedikit makanan. Namun, perjuangan Elara mencapai puncaknya. Ia harus kembali berperang merebut hak asuh putrinya yang kini sedang kritis. Saat Alexander mengetahui penderitaan Elara, ia melepas penyamarannya dan datang di hadapan wanita itu sebagai Alexander Volkov yang sebenarnya penguasa dunia. Ia menawarkan bantuan total, asalkan Elara bersedia memenuhi satu syarat: menyerahkan satu malam yang membara dan menerima status sebagai kekasih bayarannya. Akankah Elara mengorbankan harga dirinya dan malam panas itu demi menyelamatkan malaikat kecilnya dari jurang kematian?