Once W
3 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Once W
Dipaksa Menikah
Romantis “Dasar wanita pembawa sial! Kenapa dia menyetujui pernikahan ini? Oh, sekarang aku baru ingat, bisa saja dia memang benar-benar menyukaiku. Secara, aku kan, lebih tampan dari pria yang tak jadi menjadi tunangannya itu,” rutuk Demian Dewantara, menyayangkan nasib yang menimpa dirinya.
Pernikahan yang dibisnikan, itulah tanggapan Hana Anindya Prayoga. Dia juga tak sudi menerian Demian Dewantara menjadi suaminya. Akan tetapi, drama yang diciptakan oleh Guntoro Prayoga—ayahnya—sukses membuat Hana Anindya Prayoga terjebak ke sebuah hubungan tanpa adanya cinta.
Namun, pada suatu kejadian, perasaan benci itu melebur. Seiring berjalannya waktu, semuanya berubah.
Anda mungkin suka
Kutandatangani Surat Cerai, Dia Kehilangan Segalanya
Jasper Night Selama dua tahun, aku memainkan peran sebagai istri yang sempurna, bodoh, dan penurut untuk miliarder Baskara Adiputra.
Namun malam ini, dia melemparkan draf perceraian ke hadapanku karena cinta pertamanya, Jasmine, telah kembali dalam keadaan sakit.
Baskara menatapku seolah aku adalah noda menjijikkan, memberiku kompensasi murah dan menyebutku pemburu harta yang tidak tahu diri.
Keluarganya ikut menghinaku habis-habisan di acara makan malam, sementara Jasmine dengan licik memalsukan kecelakaan mobil untuk menjebakku atas tuduhan percobaan pembunuhan.
Baskara membela wanita itu mati-matian, berteriak menyuruh polisi menangkapku, dan mengusirku dari pandangannya.
Dia mengira aku akan hancur, menangis, dan memohon untuk tidak dibuang. Dia sama sekali tidak tahu bahwa rekam medis Jasmine adalah pemalsuan tingkat tinggi, dan ada dalang yang mendanai penipuan ini dari balik layar.
Alih-alih menangis, aku menatap matanya dengan tenang.
"Aku ingin penthouse ini, lima persen saham perusahaanmu, dan tunjanganku digandakan."
Setelah memeras kekayaannya dan menandatangani surat cerai, aku kembali ke kamar, membuka brankas rahasia di balik lemari, dan mengeluarkan pistol Glock 19 serta laptop terenkripsiku. Waktunya berhenti bermain rumah-rumahan.