icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
closeIcon

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka

Buku Romantis untuk Wanita

Paling laku Berlangsung Tamat
Minggu-minggu Sebelum Pernikahanku, Tunanganku Hanya Melupakanku

Minggu-minggu Sebelum Pernikahanku, Tunanganku Hanya Melupakanku

Pernikahanku dengan Bima Aditama tinggal hitungan minggu. Setelah tujuh tahun bersama, aku begitu yakin kami akan memiliki masa depan yang sempurna. Lalu, Bima mengaku terkena 'amnesia selektif' akibat cedera kepala, dan hanya melupakanku. Aku berusaha keras membuatnya ingat kembali, sampai aku tak sengaja mendengar panggilan videonya. "Ide jenius banget," sombongnya pada teman-temannya. Amnesianya hanyalah 'tiket bebas' palsu untuk mengejar selebgram Clara Vania sebelum pernikahan kami. Hancur lebur, aku pura-pura percaya. Aku menahan sakit melihatnya terang-terangan menggoda Clara dan selfie mesra mereka yang menyakitkan. Dia menertawakan penderitaanku, dan lebih memprioritaskan keadaan darurat palsu Clara. Setelah kecelakaan yang ia sebabkan, dia meninggalkanku yang terluka, dan lebih memilih mengirim Clara ke rumah sakit duluan. Dia bahkan mencoba memutus bantuannya secara finansial. Bagaimana bisa tunanganku menjadi monster sedingin dan selicik ini? Pengkhianatannya meracuni setiap kenangan kami. Aku merasa seperti orang bodoh karena telah memercayai kekejaman tanpa batas itu. Kelancangannya membuatku limbung. Tapi aku tidak akan menjadi korbannya. Bukannya hancur, sebuah rencana dingin mulai terbentuk. Aku akan membuang identitasku, menjadi Kirana Adelia. Aku akan menghilang, meninggalkan dia, masa laluku, dan cincin pertunangan kami selamanya, demi merebut kembali kebebasanku.
THE DEVIL WIFE

THE DEVIL WIFE

ROMANCE DEWASA 21+ Harap Bijak dalam membaca! ***** "Ada apa?" tanya Gibran cuek pada wanita dihadapannya. Dia Gaby, calon istrinya. "Besok kita menikah Gib!" ucap Gaby serius. "Terus?" tanya Gibran masih dengan gayanya yang super duper santai. "Kok terus sih? Gue kan udah bilang, gue nggak mau nikah sama lo, karena lo udah bohongin gue!" tegas Gaby yang terus berusaha untuk tidak larut dalam perasaannya sendiri. "Yaudah, lo tinggal batalin susah banget!" balas Gibran yang langsung melengos. Malas meladeni Gaby. "Gue nggak bisa! Om sama Tante gue bakalan ngamuk sama gue! Semua ini kan gara-gara lo, jadi lo yang harusnya mikir gimana caranya supaya pernikahan ini dibatalkan! Gue nggak sudi ya punya suami penyakitan kayak lo!" BRAK! Kalimat Gaby kali ini sukses memancing emosi Gibran, sampai lelaki itu tak lagi bisa mengendalikannya dan terpaksa melampiaskannya ke atas meja. "Lo pikir gue juga sudi punya istri sombong kayak lo? Lo pikir diri lo itu sempurna banget apa jadi cewek, sampe lo terus merendahkan gue setiap kali kita ketemu! Lo pikir gue nggak tau gimana liarnya lo di luar sana? Hari gini, jablay aja dibayar! Nggak ada yang gratisan!" PLAK! Satu tamparan keras mampir di pipi Gibran. "LO NGGAK TAHU APA-APA TENTANG GUE! JADI NGGAK USAH SOK TAU APALAGI MENJUDGE DIRI GUE DENGAN HAL-HAL RENDAH SEMACAM ITU!" balas Gaby dengan gertakan di kedua rahangnya yang putih mulus. Gibran berdecih dengan senyum sinis. "Kalau lo nggak mau direndahkan, belajar lebih dulu untuk nggak merendahkan orang lain!"
Suami Yang Menolak, Hati Yang Hancur

Suami Yang Menolak, Hati Yang Hancur

Almira terpaksa menikahi ayah dari murid les privatnya, Adrian Elvano, setelah sebuah insiden tak terduga membuat mereka kedapatan tidur bersama dalam satu kamar hotel. Kejadian itu murni salah paham, namun Mami dan nenek Adrian bersikeras bahwa satu-satunya cara untuk menjaga nama baik keluarga adalah dengan menikahkan mereka. Adrian awalnya menolak mentah-mentah. Ia menegaskan bahwa peristiwa itu hanyalah kesalahpahaman belaka. Namun, di bawah tekanan keluarga, pernikahan tetap dilangsungkan, dan Adrian terpaksa mengucap janji yang tidak pernah ia inginkan. Sejak awal, penolakan Adrian tak pernah berhenti. Setiap sikap dingin dan tatapan acuhnya membuat Almira harus menahan pedih yang perlahan menggerogoti hati. Ia sendiri tak pernah menginginkan pernikahan ini, namun keadaan memaksanya. Tinggal di rumah besar milik Adrian terasa seperti menapaki lorong sunyi-penghuninya bahkan tak pernah menganggapnya ada. Bagi Adrian, Almira hanyalah guru les anaknya yang secara kebetulan tinggal di rumah tersebut, bukan seorang istri. Trauma masa lalu bersama istri pertamanya membuat Adrian menutup rapat pintu hatinya. Ia sama sekali tak berniat menikah lagi, apalagi mencintai seseorang. Kehadiran Almira dianggapnya sebagai beban yang harus segera ia lepaskan. Di tengah rasa terasing dan tidak diakui, muncul tawaran pertukaran pelajar ke luar negeri. Almira mulai mempertanyakan: apakah ia harus menerima kesempatan itu demi keluar dari rumah yang tak pernah menerimanya, atau bertahan meski hatinya terus terluka?
Hati Lunara

Hati Lunara

Cerita ini berisikan kisah beberapa hati dengan setiap ceritanya Hati antara Ayah Bunda Antara antar saudara Antara antar sahabat Hingga antara sepasang kekasih Yang cukup rumit namun berkesan Diisi dengan kisah cinta segitia yang berbeda. Kisah cinta dimana ketiga tokoh yang berperan saling berkorban dan menunjukkan cinta sejati sesungguhnya dari hati mereka masing – masing. Sebuah kisah dengan jenis cerita romansa tidak selalu menawarkan kisah pertemuan, perjalanan, atau perjuangan dua orang asing untuk bersatu sebagai kekasih Romansa itu milik siapapun dan kisah apapun tentang rasa kasih, sayang, dan cinta Keluarga… sahabat… bahkan diri sendiri adalah bagian dari kisah romansa hidup pada setiap orang tanpa terkecuali. Begitupun juga sebuah kisah yang ada di dalam kehidupan milik seorang gadis bernama Lunara Ustman, atau yang kerap disapa Luna. Kisah bagaimana garis hidupnya yang mendadak membawa ia dalam suatu perjuangan menggapai sebuah filosofi emosi bernama cinta, untuk hati yang selalu menangisi lingkaran rindu tak berujung di masa kecilnya kepada Ayah Bunda. Termasuk kerikil – kerikil kecil yang menghampar di sepanjang perjalanan hidupnya yang terkadang juga cukup membuatnya meringis apabila terinjak apalagi tersandung. Tapi seperti sehelai daun yang jatuh ke atas permukaan air, Luna membiarkan dirinya bersama arus yang terus mengalir sambil berusaha agar ia tidak sampai tenggelam saja, maka Luna akan selalu memliki kekuatan untuk bertahan. Karena Tuhan pun pastinya tidak akan membiarkan hatinya berlayar dan terluka terlalu lama. Akan ada masanya ia pun menepi… meraih jatah kebahagiaan dalam garis hidupnya. Persis pelangi setelah badai. Dan Luna meyakini hal itu… Selalu… Sebagaimana puisi yang menyimpan banyak makna dari setiap rangkaian kata Begitu juga hidup yang menyimpan banyak rahasia dari setiap rangkaian peristiwa
Cinta Palsu di Balik Perjalanan Dinas

Cinta Palsu di Balik Perjalanan Dinas

"Aku tak pernah menyangka, setelah empat puluh tahun, kebenaran bisa terungkap dari tablet cucuku." Niat hati ingin mengunduh lagu anak-anak di tablet baru cucu, jari saya malah tak sengaja membuka folder bernama "Proyek Riset". Isinya bukan dokumen kerja, melainkan ribuan foto mesra suami saya dengan sahabat karib saya sendiri, Wulandari, di berbagai negara selama empat puluh tahun terakhir. Ternyata, "perjalanan dinas" suami saya selama ini hanyalah kedok untuk bulan madu abadi mereka, sementara saya di rumah menjadi babu gratisan. Yang lebih menghancurkan hati, saya menemukan video anak kandung saya, Rizal, sedang tertawa lepas membantu Wulandari mengangkat lukisan berat. Padahal seminggu lalu, dia menolak membantu saya menggeser lemari dengan alasan "saraf kejepit". Di video itu, Rizal mencium pipi pelakor itu dan berbisik, "Mama yang seharusnya." Dunia saya runtuh seketika. Rupanya, karena Wulandari mandul, mereka bersekongkol menjadikan saya "inkubator" hidup untuk melahirkan keturunan bagi keluarga terpandang suami saya. Saya hanyalah wanita desa polos yang dimanfaatkan, tidak dicintai, dan diam-diam dihina oleh suami dan anak sendiri. Mereka pikir saya akan diam demi reputasi dan takut hidup miskin? Salah besar. Hari itu juga, saya mengemasi barang, menuntut cerai, dan menguras harta gono-gini yang menjadi hak saya. Saya pergi ke Bali, menjadi penenun sukses yang dipuja ribuan orang. Dan ketika mereka datang mengemis di kaki saya setelah hancur lebur dan kehilangan segalanya, saya hanya tersenyum dingin dan menutup pintu selamanya.