icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
My Possessive Sugar Daddy

My Possessive Sugar Daddy

Penulis: firsandrian
icon

Bab 1 Hutang

Jumlah Kata:1079    |    Dirilis Pada: 05/12/2022

mpainya di sana, Fahira langsung duduk di tepi ranjang. Dan, betapa terkejutnya ia, saat melihat bercak darah di tangan ibunya yang tadi menu

ipula, kita tidak ada uang untuk ke dokter. Berikan Ibu teh hangat sa

idak mengatakan apa-apa lagi. Ia tak ingin membuat ibunya yang napasnya kini tersengal-sengal itu, terlalu banyak bicara. Gadis itu hanya bisa menuruti permi

ir teh hangat itu ke kamar ibunya, Fahira tiba-tiba terdiam, memikirkan sesuatu. "Aku tidak boleh diam saja,

h hangat yang ia bawa. "Bu, ini teh hangatnya. Aku mau keluar sebentar," ucapnya,

jan begini, Nak?" tanya Marni, d

nya. "Diminum tehnya, ya. Nanti

aikum

sedang hujan deras. Gadis itu pun, pergi. Ia berjalan di bawah guyuran air hujan, sambil melindungi tubuhnya dengan payung yang sambungan sebelah kanannya sudah patah-p

hilangan ayahnya, di saat usianya masih 10 tahun. Dan kini, dia hanya tinggal berdua dengan sang ibunda di sebuah gubuk kecil. Kehidupan Fahira dan ibunya, bisa dibilang

ang bekas yang mereka kumpulkan. Setiap pagi, Fahira dan ibunya pergi ke temp

an, dari kerabatnya sendiri. Dan terkadang, Fahira merasa tak tahan dengan cemoohan-cemoohan itu. Tapi, m

ta. Atau setidaknya, berkecukupan. Tapi, setiap manusia sudah memiliki takdirnya masing-masing. Dan mung

ang cukup mewah. Fahira lalu masuk ke dalam, dan membawa langkahnya ke pintu masuk rumah itu. Gadis it

dis itu lalu memeluk tubuhnya yang kedinginan. Karena sebagian tubuh

yambut kedatangan Fahira dengan senyuman sinis, sambil menyilang

an," jawab Fahira, dengan bibir yang

i mau pinjam u

aku bertemu dan bicara p

akan panggil Papa," ujarnya, ketus. La

atang. Sambil menahan rasa dingin

mau bicara sama Papa. Palingan juga mau pinjam

pat duduknya. Dan membawa langkahnya pergi dari

t angkuhnya, sambil memasukkan kedu

u mau pinjam uang buat bawa I

ayar?" tanya Ridwan, d

ngumpulkan uang sedikit-sedikit untu

rikanmu pinjaman. Tapi,

takut tak bisa membayarnya kalau bunganya sebesar

aku akan memberikan pinjaman padamu. Tapi, kalau kau ke

ai bimbang, haruskah ia ambil, atau tidak? Jika diambil, Fahira takut tak akan mampu untuk membayar. Tapi, jika tidak diambil, dirinya tidak akan bisa membawa ibunya

am berapa?" t

uta, P

sudut bibirnya. "Ya sudah, tunggulah

pun, kembali masuk ke dalam ru

upaya nanti aku bisa membayar hutang pad

a. Ia lalu menyodorkan uang itu pada Fahira. Sambil berkat

nerima uang itu, meskipun t

ena terburu-buru, Fahira tak melihat kanan-kiri saat menyeberang jalan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
My Possessive Sugar Daddy
My Possessive Sugar Daddy
“Bijaklah memilih bacaan! Novel ini mengandung adegan 21+ "Jadilah wanitaku." Kemiskinan dan tekanan dari mereka orang berada, membuat Fahira terpaksa menerima tawaran Fatih untuk menjadi 'sugar baby-nya', meskipun hal itu sangat bertentangan dengan hati nuraninya yang memiliki prinsip untuk tetap berada di jalan yang lurus apapun keadaannya. Kehidupan Fahira pun, perlahan berubah. Gadis itu bisa bangkit dari kemiskinan dengan uang hasil jerih payahnya menjadi sugar baby dari sang CEO tampan pujaan para wanita. Namun, perubahan yang drastis itu tidak berjalan mulus begitu saja, karena Fahira harus menghadapi berbagai masalah yang dibuat oleh saudara sepupunya. Masalah apa saja kah, yang akan dihadapi oleh Fahira? dan mampukah ia menghadapinya?”
1 Bab 1 Hutang2 Bab 2 Merepotkan3 Bab 3 Penawaran4 Bab 4 Penolakan5 Bab 5 Bingung6 Bab 6 Curiga7 Bab 7 Kemiskinan8 Bab 8 Terpaksa9 Bab 9 Menyatu10 Bab 10 Perjanjian11 Bab 11 Maaf12 Bab 12 Penasaran13 Bab 13 Bekerja14 Bab 14 Mengagumi15 Bab 15 Kekasih16 Bab 16 Licik17 Bab 17 Membingungkan18 Bab 18 Ketakutan19 Bab 19 Merasa Bersalah20 Bab 20 Membaik21 Bab 21 Iri Hati22 Bab 22 Tidak Terima23 Bab 23 Tumbuh Perasaan24 Bab 24 Kebahagiaan25 Bab 25 Jatuh Cinta26 Bab 26 Jalan Buntu27 Bab 27 Kerinduan28 Bab 28 Bertamu29 Bab 29 Ancaman30 Bab 30 Cemburu31 Bab 31 Senyum Manis32 Bab 32 Kelembutan33 Bab 33 Memantaskan34 Bab 34 Egois35 Bab 35 Hubungan36 Bab 36 Menyangkal37 Bab 37 Tidak Nyaman38 Bab 38 Sayang39 Bab 39 Spesial40 Bab 40 Desahan di Apartemen41 Bab 41 Mengadu42 Bab 42 Pengganggu43 Bab 43 Takut Ketahuan44 Bab 44 Ketahuan45 Bab 45 Penjagaan46 Bab 46 Khawatir47 Bab 47 Wanitanya48 Bab 48 Pengintai49 Bab 49 Berdebat50 Bab 50 Gelisah51 Bab 51 Kenyataan52 Bab 52 Hukuman53 Bab 53 Rasa Iba54 Bab 54 Berkhianat55 Bab 55 Pemakaman56 Bab 56 Alasan57 Bab 57 Balas Dendam58 Bab 58 Kecewa59 Bab 59 Tidak Rela60 Bab 60 Menunggu61 Bab 61 Pindah ke Vila62 Bab 62 Menahan Amarah63 Bab 63 Bersekongkol64 Bab 64 Hal Penting65 Bab 65 Tidak Keberatan66 Bab 66 Menangis67 Bab 67 Berbohong68 Bab 68 Lelah69 Bab 69 Undangan70 Bab 70 Penyesalan71 Bab 71 Berkenalan72 Bab 72 Lebih Dekat73 Bab 73 Cantik