icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

KESAKSIAN CINTA STEVI

Bab 6 Editor Video Menolak Kerja Sama Dengan Stevi.

Jumlah Kata:1051    |    Dirilis Pada: 20/08/2022

alah?" tanya supir, ia memperhatika

saya kesakitan karena ayan. Tiap hari dia kejang-kejang terus, dan sekarang di rumah sakit karena ayannya kambuh. Stevi, Istri saya kalau sakit

aksi menenangkan Aria yang sedang galau karena banyak pik

henti, ditambah lagi Stevi suka berbusa mulutnya karena sakit ayan. Busa dari liur, buat Aria sedih. Apa lagi Stevi sekarang. Ya setiap kali S

u nurut tidak mau minum obat malah menulis wasi

i kursi roda, ia lagi menunggu suste

ubuhnya, sulit digerakkan. Suster yang sudah siap, hanya tersenyu

ejang jadi diundur karena belum sehat, dan setelah sadar jam

raf memeriksa perkembangan Stevi. Stevi diper

tevi menggerakkan jari tangan dan tangan per

m dengan bayi, saat Stevi kejang-kejang, muntah air liur, dan setiap hari harus menghindari obat ayan dari rumah sakit demi kehamilan. Untung saja, saat Stevi k

-pelan ya mas," ucap Stevi. Saat itu Stevi merasa pegal dan meny

hamil. Ini sudah memasuki usia kehamilan 8 bulan. K

karang, Stevi kambuh lagi dan malah menulis surat wasiat. Aria ingin sekali memberitahukan bahwa

g diberi latihan ring

han ringan karena ibu mempunyai penyakit jantung. Nanti saya bicara

Ini perintah dari dokter, karena Stevi suka kambuh penyakit ayan

a bantu ke t

an hati-hati. Di ICU Stevi selalu sendirian. Stevi

dur, ada pons

ada apa?"

ena ibu sering kambuh ayan dan kru-kru kami ketakutan bila penyak

ti karena penyakit saya ya

untuk menulis surat wasiat sudah seratus persen, mertua Stevi pasti tidak menerima Stevi yang cacat dan tidak me

yak pikiran pekerjaan dan rumah tangga segera

ya akan sege

sekali sus,

Stevi setelah mendengar Stevi yang kesaki

rak tidak tenang. Suster memasang alat pembaca detak ja

motor lewat jadi cepat sampai. Saat ia sudah menuju ke ruang Stevi, ada banyak Staf rumah sakit. Aria mencari baju alat pel

sayang." Aria menenangkan Stevi

tevi. Kejang-kejang Stevi semakin parah, dokter dan suster menolong. Tetapi, saat Stevi dit

ik saja, iya

hwa jantug Stevi belum sembuh. Setelah Stevi berhenti kejang-kejang, suster memberikan obat jantung d

er dan dokter

oleh ke Aria. Aria

kenapa?" t

baru sadar dari ayan jad

a sangat cemas. Aria yang melihat

a Bu

ibu menular, kemarin teman ibu yang menolong saat di kantor juga sudah bicara b

ger dan Blogger

mbuat Stevi tenang, Aria juga sudah pasrah dengan hal ini tetapi ia masih mera

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
KESAKSIAN CINTA STEVI
KESAKSIAN CINTA STEVI
“Stevi yang berada di taksi, memikirkan kata-kata yang dibicarakan ibu kandungnya. "Stevi, kamu harus rajin bekerja ya. Ingat, ibu sebentar lagi tidak akan ada." Wanita paruh baya yang tidur di kasur memegang kerah, keringatnya membasahi pakaian. Tak lama setelah beberapa jam, Stevi yang menggengam tangan ibu kandungnya berlinang Air mata. "Non, sudah sampai di Keraton Pontianak. Silahkan turun." "Makasih banyak pak." Ibu, aku sudah kerja dan menikah. Tolong ibu jangan jemput Stevi, karena Aria sendirian butuh Stevi. Sementara itu Aria ada di fakultas. Banyak mahasiswa dan mahasiswi lalu lalang. Ada satu mahasiswi yang di kantor Aria sedang menghadap untuk konsultasi makalah yang akan diseminarkan. "Jadi, makalahnya jika diambil dari buku harus ada nama pengarang supaya tidak ada plagiat. Dan harus 10 persen dari plagiat," ucap Aria. Cover by Pexels Edit by Canva”
1 Bab 1 PONTIANAK2 Bab 2 STEVI MASUK RUMAH SAKIT3 Bab 3 STEVI KOMA4 Bab 4 STEVI SIUMAN5 Bab 5 ARIA PERGI KE MUSEUM PONTIANAK6 Bab 6 Editor Video Menolak Kerja Sama Dengan Stevi.7 Bab 7 STEVI PERGI KE DOKTER SYARAF8 Bab 8 ARIA PERGI KE RUANG DOKTER9 Bab 9 STEVI MENGUNJUNGI AI10 Bab 10 Ai Ku sayang, Anakku yang terbaring di NICU11 Bab 11 Suster Menjenguk Ai12 Bab 12 Ai Anak Stevi Yang Cacat13 Bab 13 Si Erin Tukang Teror14 Bab 14 ARIA MENGAJAR15 Bab 15 Aria Di Telepon Tante16 Bab 16 Stevi Di Rumah Kejang-Kejang17 Bab 17 Stevi Mengerjakan Formulir lowongan Kerjaan18 Bab 18 CINTA TIDAK HARUS DIPAKSA19 Bab 19 HATI YANG TERLUKA20 Bab 20 Bolehkah Aku Memilikimu