icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

KESAKSIAN CINTA STEVI

Bab 2 STEVI MASUK RUMAH SAKIT

Jumlah Kata:1118    |    Dirilis Pada: 20/08/2022

okter, apakah Stevi baik-baik saja?" tanya Aria yang memegang tangan Stevi di ambulans. di

da ditubuh Stevi membuat Aria terasa seperti ditusuk duri, karena sang istri yang tadi pagi sehat menjadi sakit. Aria yang menjadi dosen di fakulta

ng terbaring di mobil ambulans tersenyum, demi

i. Aku tidak bisa menj

ang menjadi istri tercinta. Surat wasiat itu membuat Aria masih berpikir untuk kesekian kalinya. mengapa Stevi meninggal

lama membuat A

rumah sakit? Aku tidak taha

ah sakit sangat jauh d

jaraknya kalau

arah pak karena kalau naik kapal Feri, kit

erti ini." Aria mencium tangan Stev

dat, setiap kali dia ingin berjalan bersama Stevi selalu saja banyak urusan rapat

semangat untuk bekerja. Untunglah, hari ini dia bisa menemui sang i

-baik saja. emas kala

tuk menghibur Aria. Sore kemarin, Stevi juga

ejang, dia bergegas dan mengambil tisu. Aria menolong Stevi dengan mengar

vi ke rumah sakit tidak jadi karena istrinya sadar. Aria sadar, Stevi yang sekarang terbaring lem

rbunyi cepat seperti jam peledak bahwa akan meledak cepat, namun monito

surat wasiat karena kondisinya makin tidak sehat? Pikir Aria

yah dan ibunya bukan mengidap penyakit keras me

i terlahir dengan keadaan cacat otak sejak lahir. Stev

gan Aria. Saat itu Aria merasa bersalah karena

Aria tidak bisa menanyakan langsung karena kami belum menikah. Kalau saja Aria keru

mu sebaiknya yang sabar. Stevi mungkin masih malu dan bel

u Stevi merahasiakan penyakitnya. Aku sudah bilang dengannya

tu baru menyadari bahwa Stevi sosok yang pendiam, dia bahkan

nya ke pet

mpai ke rumah sakit?

. Bapak tenang saja. Dan k

telah kondisinya memburuk, namun dia belum bi

saja. Aku cemas kamu tidak sad

sakit Ayan yang membuat kepalanya pusing. Aria memegang tangannya da

an sakit karena ayan. Petugas medis turun dari mobil dan membawa

. Suara telepeon berdering da

, men

k rumah sakit. Tante tahu tidak me

s Stevi untuk sekolah, pergi kerja, dan mengurus kebutuhannya. Siapa lagi,

ak membahas masalah dengan tante atau Aria, malah menuris surat wasiat. Padahal Stevi

Aria tidak kerepotan dan tantenya juga tidak sedih. Stevi setelah pernikahan ceria

t itu Stevi tersenyum dan

mau bicara

dah suami istri harus terbuka ja

abung. Tetapi kalau emas tidak

Stevi yang mengurusnya sejak kedua orang tua Stevi meninggal, karena satu-satunya jalan adalah dengan berbicara tante Namira Air

enggam atau hap

antenya datang. Saya izin besok tidak masuk ke kampus, pak Teguh bisa ke rumah sakit bawa

ah cemas, Karena Nanti malam dia akan ke rumah sakit atau

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
KESAKSIAN CINTA STEVI
KESAKSIAN CINTA STEVI
“Stevi yang berada di taksi, memikirkan kata-kata yang dibicarakan ibu kandungnya. "Stevi, kamu harus rajin bekerja ya. Ingat, ibu sebentar lagi tidak akan ada." Wanita paruh baya yang tidur di kasur memegang kerah, keringatnya membasahi pakaian. Tak lama setelah beberapa jam, Stevi yang menggengam tangan ibu kandungnya berlinang Air mata. "Non, sudah sampai di Keraton Pontianak. Silahkan turun." "Makasih banyak pak." Ibu, aku sudah kerja dan menikah. Tolong ibu jangan jemput Stevi, karena Aria sendirian butuh Stevi. Sementara itu Aria ada di fakultas. Banyak mahasiswa dan mahasiswi lalu lalang. Ada satu mahasiswi yang di kantor Aria sedang menghadap untuk konsultasi makalah yang akan diseminarkan. "Jadi, makalahnya jika diambil dari buku harus ada nama pengarang supaya tidak ada plagiat. Dan harus 10 persen dari plagiat," ucap Aria. Cover by Pexels Edit by Canva”
1 Bab 1 PONTIANAK2 Bab 2 STEVI MASUK RUMAH SAKIT3 Bab 3 STEVI KOMA4 Bab 4 STEVI SIUMAN5 Bab 5 ARIA PERGI KE MUSEUM PONTIANAK6 Bab 6 Editor Video Menolak Kerja Sama Dengan Stevi.7 Bab 7 STEVI PERGI KE DOKTER SYARAF8 Bab 8 ARIA PERGI KE RUANG DOKTER9 Bab 9 STEVI MENGUNJUNGI AI10 Bab 10 Ai Ku sayang, Anakku yang terbaring di NICU11 Bab 11 Suster Menjenguk Ai12 Bab 12 Ai Anak Stevi Yang Cacat13 Bab 13 Si Erin Tukang Teror14 Bab 14 ARIA MENGAJAR15 Bab 15 Aria Di Telepon Tante16 Bab 16 Stevi Di Rumah Kejang-Kejang17 Bab 17 Stevi Mengerjakan Formulir lowongan Kerjaan18 Bab 18 CINTA TIDAK HARUS DIPAKSA19 Bab 19 HATI YANG TERLUKA20 Bab 20 Bolehkah Aku Memilikimu