icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kala Senja Berakhir

Bab 3 Kenalan

Jumlah Kata:1432    |    Dirilis Pada: 06/08/2022

lari, makin yakin para warga kalau dirinya seorang pencopet. Apalagi sekarang memakai hoodie dengan pen

teriak salah

an tanpa ampun. Salah seorang berniat menelanjanginya, begitu tahu masih berseragam sekolah

i." Rika menutup mulutnya, ia merasa

bak ken

Dia teman satu

ke Kantor Polisi. Keci

rinya bukan pencopet. Dia bermaksud untuk berbicara dengan Reika dan

bagian masih ada yang tidak percaya begitu saja. Ada juga yang m

ba ngagetin dan menepuk pundak segala. Sebelumnya saya takut karena ada y

niat jahat kok, sumpah." Diben

mana, masih jauh

persimpa

Beneran aku gak ngintip." Diperhatikan wajah Reika yan

aya sama kamu." Kali ini di

in aku nih?" Diulurkan tang

nya. "Di pelajaran sejarah, jika ada dua kubu bermusuhan lalu berbaikan b

tu sama lain. Ya, hitung-hitung kenalan

senyumnya mengembang. Terik sengatan matahari dan debu jala

eika Ab

n lalat akan terpeleset andai saja hinggap di wajahnya. Tangannya halus bak putri raja, membuat Rendy enggan melepas jabatan tangannya.

Klu

kan mereka, buru-buru ia mengambi

udah pulang, sebenta

ih berdiri di trotoar. Ia menyusul dari belakang, dilihatnya dari kejauhan Reika memasuki rumah

dan lebih senang pulang pergi ke sekolah dengan berjalan kaki saja. Alasannya ingin menjaga perasaan teman

alan ini, tapi kenapa belum pernah me

n Reika masih tetangga dekat. Itu diketahuinya setelah tampak bagian belakang

pagi yang dimakan Hani, adik perempuan yang masih duduk di kelas 2 SD. Lalu ia menuju dapur, juga kosong. Untu

n-jalan gak ngajak ak

alik saku celana, jemarinya m

rikan ke ayahmu?" Diam sejenak mendengar orang yang

eaksinya?" tanya

nda merah di pipi bekas sandal. Daripada tidak ada

sih sayang dari papa mamanya, ia jadi anak yang manja dan nakal di luaran sana. Setahu papa, Rendy adalah anak yang patuh pada orang tua dan juga pintar, itu dibukt

ma sudah pulang." Dilemparkannya seragan sekolah sembarangan di atas

pa libur. Mungkin beliau keluyuran ke

ungan lalu merebahkan

*

genakan kemeja batik coklat lengan panjang dan celana kain hitam. Mama Rendy dengan gaun hitam panjangnya, masih terlihat cantik

Rendi yang tengah selonjoran

ngajak karena kamu belum pulang. Lag

Hehe,

enuh selidik. Diamati wajah anak bungsunya itu, ada

uma salah paham. Masa

a bisa kamu di

engan perkenalan dengan Reika yang ternyata adalah tetangga sendiri persis di bela

tanpa bertanya lagi, Rendy ingin memberi

ilnya surat panggilan dari kam

Apa in

unduk, tangan kanan memegang lengan kiri dengan perasaan cemas. Pak Andre membaca dengan seksama

uat, Ren?" Dilihatnya anak yang

tadi siang aku sudah menjelaskan kepada yang bersangkutan. Dan dia percaya sama aku kok

alaupun papanya tidak sampai membentak, tapi sudah membuat keder juga. Perasaan bersalah mulai muncul, ia merusak kepercayaan yang diberikan oleh

Tapi seperti yang saya bilang tadi, itu hanya s

karang tidur, hari senin lusa Papa mi

asih sudah per

sebagai bentuk hukuman yang harus diterima. Terpaksa ia menghabiskan sisa hari sabtu dengan rebahan di kamar.

embuat orang malas bangun pagi setelah 6 hari penuh dengan aktifitas yang membosankan, seolah me

h jika melihatnya pagi-pagi sudah rapi. Memang tidak sedang pergi sekolah, melainkan jogging ke taman kota. Ia tidak ingin melewatkan sejuknya udara pagi, dike

aman rumah. Setelah kaosnya sedikit basah, ia lanjutkan berjalan menuju taman. Sengaja

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kala Senja Berakhir
Kala Senja Berakhir
“'Reika, aku tahu hari ini pasti akan datang Hari di mana aku tidak bisa lagi melihatmu Melihat wajah dan senyum manismu Senyum yang menyempurnakan hari-hariku. Aku tahu ini sulit. Namun aku berharap engkau bisa menemukan kebahagiaanmu suatu hari nanti. Aku yakin engkau bisa melewati semuanya karena akan selalu ada orang yang menyayangimu. Bagiku engkau masih yang terindah di antara kumpulan warna bunga karena kau adalah Reika Abigaillis'. Sepucuk surat perpisahan yang urung diberikan diremas hingga menjadi bulatan kertas kusut ditemukan dalam saku kemeja Rendy. Sebuah ungkapan dari hati yang ia buat semalaman saat ia terjaga di atas ranjang. Bagaimanakah kisah mereka selanjutnya, akankah kisah mereka berakhir manis? Simak keseruan mereka yang dikemas dalam cerita sederhana ini.”
1 Bab 1 Peristiwa di kamar mandi 2 Bab 2 Rendy 3 Bab 3 Kenalan4 Bab 4 Pengeroyokan di taman kota5 Bab 5 Keluarga Reika6 Bab 6 Panggilan orang tua7 Bab 7 Ciuman di lorong sekolah8 Bab 8 Di ruang OSIS9 Bab 9 Halaman belakang sekolah10 Bab 10 Awal kisah Erwin dengan Gita11 Bab 11 Senja di teras rumah12 Bab 12 Masa lalu ayah Erwin13 Bab 13 Dari jendela ke jendela14 Bab 14 Keseruan di pagi hari15 Bab 15 Terima kasih16 Bab 16 Di bawah pohon mangga 17 Bab 17 Nyanyian kode18 Bab 18 Camping mini di belakang rumah19 Bab 19 Liontin kembar20 Bab 20 Insiden di halaman sekolah