icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kala Senja Berakhir

Bab 6 Panggilan orang tua

Jumlah Kata:1013    |    Dirilis Pada: 06/08/2022

asalnya, semalam ia beberapa kali terjaga dan tidak bisa tidur, akibat rasa nyeri bekas dikeroyok anak IPS kemarin kerap kali berdenyut. Beruntung, sore

ata terpejam sedikit terbuka, beginilah keadaan Rendy sekarang. Ia berusaha menahan mata agar tetap terbuka saat menur

gambil botol berisi air minum. Terasa nikmat saat air dingin mengali

ak setelah menyadari wajah putranya sudah tidak 'cantik' lagi dari terakhir kali melihatnya. Jempolnya memutar kenop kompor d

pan. Bagaimana tidak, perhatian mamanya terlalu berlebihan. Saat masih kelas X, Rendy pernah terjatuh di teras yang mengakibatkan kakinya terkilir dan sedikit lecet. Mama Rendy tidak berhenti menangis hampir dua jam lamany

a." Mama berusaha mengejar anak bungsu

ini." Mamanya

ditutup dari dalam. Percuma saja jika harus menggedor pintu, penghuni di dalam sudah tentu tid

dak memberi tahu mama setelah melihat keadaan Rendy sepe

dia belajar bertanggung jawab untuk menyelesaikan masalahnya. Tugas kita hanya memantau dan mengarahkan ke arah yang lebih baik. Jika

i paling tidak beritahu

ti Rendy. Malah Mama sendiri yang akan nangis berjam-jam, lalu

Ditinggalkan pria paruh baya itu

seorang jaksa penuntut umum di ruangan sidang. Dia baru turun sebelum jam menunjukkan pukul 7 pagi. Jadi, dia bisa melewatkan sarapan bersama kelu

" pamit Rendy seraya menc

Sarapa

at, Ma. Nanti s

Hati-hati ka

Andre, dan tak lupa m

erusahaan, dia dikenal sebagai karyawan teladan. Orangnya rajin dan ulet. Tidak pernah bolos, disiplin dan tepat waktu. Tak heran jika ia diberi posisi jabatan yang dii

at merayap. Mengingat ini hari senin, hari sibuk-sibuknya orang beraktifitas. Walaupun begitu, jalan ini jarang sekali ter

kendaraan yang melintas supaya mobil bisa meluncur menapak aspal. Jarang sekali kendaraan me

ditebang dengan alasan keamanan, karena banyaknya kabel listrik yang semrawut dan sebentar lagi memasuki musim penghujan. Dikhawatirkan ke depannya ada pohon tumbang dan mengganggu aktifitas warg

erjadi kemacetan yang disebabkan kecelakaan antara angkot dengan dua buah

ang. Seorang Satpam keluar dari dalam pos dan mengh

Ada yang bisa saya bantu?

au bertemu dengan guru

muridnya mas Rendy?" tanya beliau begi

. Parkir di

abnya sambil menunjuk area yang dim

Andre begitu keluar dari mobil. Pak

kah sudah datang atau belum. Ia berniat ingin menunggu kedatangannya, tetapi pap

dikit pula bersikap cuek bebek dengan kehadiran ayah dan anak itu. Beberapa siswa p

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kala Senja Berakhir
Kala Senja Berakhir
“'Reika, aku tahu hari ini pasti akan datang Hari di mana aku tidak bisa lagi melihatmu Melihat wajah dan senyum manismu Senyum yang menyempurnakan hari-hariku. Aku tahu ini sulit. Namun aku berharap engkau bisa menemukan kebahagiaanmu suatu hari nanti. Aku yakin engkau bisa melewati semuanya karena akan selalu ada orang yang menyayangimu. Bagiku engkau masih yang terindah di antara kumpulan warna bunga karena kau adalah Reika Abigaillis'. Sepucuk surat perpisahan yang urung diberikan diremas hingga menjadi bulatan kertas kusut ditemukan dalam saku kemeja Rendy. Sebuah ungkapan dari hati yang ia buat semalaman saat ia terjaga di atas ranjang. Bagaimanakah kisah mereka selanjutnya, akankah kisah mereka berakhir manis? Simak keseruan mereka yang dikemas dalam cerita sederhana ini.”
1 Bab 1 Peristiwa di kamar mandi 2 Bab 2 Rendy 3 Bab 3 Kenalan4 Bab 4 Pengeroyokan di taman kota5 Bab 5 Keluarga Reika6 Bab 6 Panggilan orang tua7 Bab 7 Ciuman di lorong sekolah8 Bab 8 Di ruang OSIS9 Bab 9 Halaman belakang sekolah10 Bab 10 Awal kisah Erwin dengan Gita11 Bab 11 Senja di teras rumah12 Bab 12 Masa lalu ayah Erwin13 Bab 13 Dari jendela ke jendela14 Bab 14 Keseruan di pagi hari15 Bab 15 Terima kasih16 Bab 16 Di bawah pohon mangga 17 Bab 17 Nyanyian kode18 Bab 18 Camping mini di belakang rumah19 Bab 19 Liontin kembar20 Bab 20 Insiden di halaman sekolah