icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Impian untuk Rian

Impian untuk Rian

Penulis: fy
icon

Bab 1 Halaman satu.

Jumlah Kata:1326    |    Dirilis Pada: 31/07/2022

aki perawakan jangkung sedang menasehati sang adik

ahal kan kakak kenal aku dari orok! Lagian mana mungkin aku b

en kaya seorang kakak laki-laki

n ikutin saran Dad buat baca artikel cara menjadi kakak yang ba

ta-matai

sibuk buat ng

dulu ya!!" Perempuan itu memasuki gerbang sambil sediki

**

utama yang sedang di lewatinya. Ramai, hingga

ucapnya de

gue juga tadi jal

kuncir Anara. Pihak sekolah menitah seluruh murid baru memak

n aku salah beli warna pitanya?" Paniknya saat melihat warna yang b

warna pitanya di bedain

kiku, "kayanya e

npa ragu, Anara membalas uluran tangan itu dan memperkenalkan dirinya. "Aku Anara yusrin nadyaz," senyuman mengembang

em

em

iri mengenai gadis itu. "Nomor gue ada di sana, kita kekantin bareng oke? Chat gue! Gue

, see yo

see

, Anara kembali menyusuri lor

Terkejut saat tiba-tiba orang lain menempati bangku kos

na

karang," Anara hanya terse

perkenalan dan pembagian organisasi saja. Anara dan Arsya sangat bersyukur karna tak menjabat sebagai apapu

kantin duluan. Arsya terlihat sangat antusias saat Anara mengajaknya ke k

g," Arsya terus menarik tanganny

ubuh yang sedikit lebih tinggi dari Anara, kaki ramping nan panja

an laki-laki yang sedang meminum-minuman kalengnya, ada juga yang sibuk dengan ponselnya, atau yang hanya menatap kosong pun ada, contohnya seperti lak

gerutu Ersya pada

las Anara namanya Arsya, nama kalian cuma beda E dan A aja ja

bali memperkenalkan diri. "Eh bener juga,

la Abim

banget n

nya gamau ribet Er

ya hanya menanggapi

enin makanannya

kantin sudah cukup ramai jadi mereka tak ingin menambah suara riuh itu. Suara teriakan

get," Anara men

anjing," Arsya ini tox

Ersya melakukan hal y

u hanya datang ke kantin un

eka?" Tanya An

sebelah kanannya si pedang perak sekolah, yang paling aneh plus kalau ngomong nyelekit banget. Sedangkan di sebelah kirinya, playboy c

tau ban

lihat kealay'an anak-anak perempuan itu saat mereka

ang tak jauh dari gerbang sekolahnya. Sudah 1 jam ia menunggu kakaknya yang katanya ingin mengantar

itam yang menghampirinya. Pikir Anara, mungkin hanya lewat.

a di balik hel

ebelumnya, tapi aku l

teguh pada pendiriannya, namun seketika ru

ngerepot

Membelah jalanan kota hujan ini di sore hari ternyata lebih me

epi. Terlihat juga awan yang mulai menghitam hing

tahun itu sangat menikmati setiap detiknya. Alih-alih merasa dingin, perempuan itu malah kegirangan karna bis

anak-anak berseragam putih abu seperti keduanya. Lelaki itu menata

di gubris oleh laki-laki itu, ia malah fokus memakaikan jaket itu ke pinggang Anara dan menutupi paha mulusny

i sebelahnya. "ETDAH NIH DILAN NAPA NYASAR KE BOGOR DAH?

ya. Di detik selanjutnya ia membuka helm yang sedari tadi menutupi wajahnya, menyugarkan rambutnya yang lepek lalu merapihkannya sebentar. Ge

itu masih tak mengert

lanjutkan perjalanan pu

n, kita

Anara gaaka

bang nanti aku yang

angan iii ga m

elepas pelukannya laki-laki itu berucap. "Kamu lepas, aku turunin di tengah jalan kaya cabe-cabea

umah kamu

a lagi, laki-laki itu langsung melaju

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Impian untuk Rian
Impian untuk Rian
“❝Kak Rian?❞ gadis bermanik hitam pekat itu menatap Rian dengan penuh tanda tanya. wajah cantik nan memikatnya menunggu jawaban dari Rian, ia yang masih memikirkan jawaban yang tepat untuk gadisnya. *•••••℘℘℘••••* ❝Hai kak Rian!❞ dengan penuh riang gembira gadisnya memanggil namanya. selalu ia menyapa Rian dengan senyuman yang lebar juga mata yang berbinar. *•••••℘℘℘••••* ❝Kak Rian punya impian?❞ ❝Astaga kak Rian!❞ ❝Kak Rian! Aku sayang kak Rian!!❞ ❝Kak Rian sumber kebahagian terbesarnya Anara❞ Rian terlalu menggantungkan hidupnya pada Anara. Bagaimana jika Anara tiba-tiba pergi darinya? Akan kah Rian bisa menjalani kehidupanya seperti biasa? Atau akan terus hidup dalam bayang-bayang Anara?”
1 Bab 1 Halaman satu.2 Bab 2 Halaman dua.3 Bab 3 Halaman tiga4 Bab 4 Halaman empat5 Bab 5 Halaman lima6 Bab 6 Halaman enam7 Bab 7 Halaman tujuh8 Bab 8 Halaman delapan9 Bab 9 Halaman sembilan10 Bab 10 Halaman sepuluh11 Bab 11 Halaman sebelas12 Bab 12 Halaman dua belas13 Bab 13 Halaman tiga belas14 Bab 14 Halaman empat belas15 Bab 15 Halaman lima belas16 Bab 16 Halaman enam belas17 Bab 17 Halaman tujuh belas18 Bab 18 Halaman Delapan belas19 Bab 19 Halaman sembilan belas20 Bab 20 Halaman dua puluh21 Bab 21 Dua puluh satu