icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Impian untuk Rian

Bab 7 Halaman tujuh

Jumlah Kata:1170    |    Dirilis Pada: 10/12/2022

i pagi ini gadis itu sudah rapih dan cantik sedang menunggu sosok Rian bersama

umah dengan penampilan yang lumayan rapih. Dengan sopan ia tur

angsung berangkat?" Anara dan

sekolah takut di galakin sama tante girang fansnya kamu," Rian hanya terkekeh pela

ian naik keatas motor di susul ole

" Anara dan Rian melenggang pergi dari

*

n Rian tak ingin membuat rasa tak n

tu menjadi perhatian serta buah bibir siswa lain, kejadian yang sangat mustahil karna seorang Rian yang pernah di duga Gay dengan Janua

, aku di panggil ke ruang gur

Anara hanya menga

mengangguk lalu berjalan

ah padanya dan Rian, namun Anara tak ing

s dulu," Anara tersenyum saat Rian mengusap surai

auh sambil melambaik

ini?" Ucap Anara to the point

ng kalau kamu bisa ngerjain soal-soal yang baru di berikan

ulan lagi dan tingkat nasional nya sekitar 3 bulanan lagi. Maksud dan tujuan saya

pak," jawab

, saya juga sengaja memberitahu dari jauh-jauh har

"iya pak saya mengerti

li ke kelas kamu." Anara pun pami

r kelasnya padahal sebentar lagi bel akan berbunyi. Anara memerhatikannya, Rian sangat berbeda saat

amnya. Dari mimik wajahnya

*

an kedua teman dekatnya. Tak lama sosok yang di tunggu-tunggu itu datang. Mere

anget 1." ucap Arsya

angan sepedes Arsya." diangguki ole

n hampir tela

m bel bunyi, tapi pak Yanto tiba-tiba

s soa

imia tingkat

n sekolah?" Anara meng

hanya menengok, men

an sama k

ng

a tadi pegan

jidatnya karna merasa frustasi me

orang kaya gitu? Kenapa mau aja di deketin? Gue cuma takut dia pl

aja atuh Arsya," Arsya menjedotkan kep

enjawab dan hanya diam samb

bali menghampiri meja Anara. "Adek gue k

makanan,"

ya ada Janu. "Tu anak kenapa?" Tanya Zion saat melihat Arsya

adi di ru

sekolah di olimpiade kimia 6 bulan

t. Entah kenapa bibirnya jadi melengkung saat mengingat ucapan

apa

Janu, Zion, dan Rian sontak tertawa saat mendengar pernyataan polos Anara. Baru kali in

ayangannya kak Rian, jadi ga mungkin kak Rian sakit

hanya tersenyu

e bisa naklukin singa jantan ja

ian kak Zi mana ada singa yang bisa berubah jadi kucing? Suka nga

ng tengah menjatuhkan kepalanya pada meja. Langsung saja ia tangkup dengan telapak tangannya hingga sang empu terjungkal kebelakang, unt

" Janu langsung menyanyikan sound yang

orang itu. Anara tertawa terbahak da

cap Janu dengan suara perlahan namun d

las mau di kemana

n setia," ucapny

ol, bener apa bener?" Janu suka sekali menggo

. Takutnya sekali di terkam lo gaakan bisa lepas," Janu te

Kesalnya makin menjadi kala seisi meja tertular tawa

kin terbahaklah orang-orang di sana mendengar

ketiga perempuan itu bisa dek

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Impian untuk Rian
Impian untuk Rian
“❝Kak Rian?❞ gadis bermanik hitam pekat itu menatap Rian dengan penuh tanda tanya. wajah cantik nan memikatnya menunggu jawaban dari Rian, ia yang masih memikirkan jawaban yang tepat untuk gadisnya. *•••••℘℘℘••••* ❝Hai kak Rian!❞ dengan penuh riang gembira gadisnya memanggil namanya. selalu ia menyapa Rian dengan senyuman yang lebar juga mata yang berbinar. *•••••℘℘℘••••* ❝Kak Rian punya impian?❞ ❝Astaga kak Rian!❞ ❝Kak Rian! Aku sayang kak Rian!!❞ ❝Kak Rian sumber kebahagian terbesarnya Anara❞ Rian terlalu menggantungkan hidupnya pada Anara. Bagaimana jika Anara tiba-tiba pergi darinya? Akan kah Rian bisa menjalani kehidupanya seperti biasa? Atau akan terus hidup dalam bayang-bayang Anara?”
1 Bab 1 Halaman satu.2 Bab 2 Halaman dua.3 Bab 3 Halaman tiga4 Bab 4 Halaman empat5 Bab 5 Halaman lima6 Bab 6 Halaman enam7 Bab 7 Halaman tujuh8 Bab 8 Halaman delapan9 Bab 9 Halaman sembilan10 Bab 10 Halaman sepuluh11 Bab 11 Halaman sebelas12 Bab 12 Halaman dua belas13 Bab 13 Halaman tiga belas14 Bab 14 Halaman empat belas15 Bab 15 Halaman lima belas16 Bab 16 Halaman enam belas17 Bab 17 Halaman tujuh belas18 Bab 18 Halaman Delapan belas19 Bab 19 Halaman sembilan belas20 Bab 20 Halaman dua puluh21 Bab 21 Dua puluh satu