icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Mati Rasa

Bab 3 Tentang Hava

Jumlah Kata:1011    |    Dirilis Pada: 17/07/2022

ng ia cintai. Meski satu minggu itu penuh dengan batu sandungan, t

tas meja. Lona kira ia sanggup buka ponsel Hava saat itu juga. T

el warna silver dengan inisial H&L di cassingnya. Lona jelas ingat, Hava bi

, karena ponsel itu kini j

u, tapi Lona masih tak bisa terbiasa dengan rasa nyeri di dada yang sering hampiri.

uka lockscreen ponsel itu. Tapi, ibu jarinya tetap bergerak pelan, tekan tombol untuk nyal

an dirinya yang sedang tersenyum menatap kamera. Foto mereka tiga ta

ng, tapi matanya tak akan pernah bisa berdalih, ada p

u buatnya tenang meski dadanya rasakan sesak tiba-tiba. Tak sadar, jika usapan pelan itu buat k

s air mata lol

ana yang ia pakai hingga sengaja sentuh daging pahanya

tu lebih memilih untuk gulirkan layar ponsel d

kasi obrolan. Jari-jemarinya bergerak gelisah, sebabkan telun

11

tama kalinya. 'My Coffe', nama satu-satunya folde

Lona bersumpah semua foto itu buatnya ingin lari ke makam sekarang juga. Dia ingin

. Dan perempuan itu memilih untuk menutup galer

n aplikasi obrolan dan menungg

makin meronta. Mulutnya terbuka, seakan-akan hendak ucapkan kata tap

udah mati di sana? Dan Lona jelas tak bodoh

menggulirnya hingga obrolan paling atas, dia ingin tahu apa yang selalu t

9xxx

12-

yang sudah buat Hava ras

kab

ava tau, Lona pasti selalu lakuin y

aku udah nggak ada sama kamu, karena emang aku ingin kamu

tau bakal nulis apa, tapi aku harap tulis

01-

:

elas bange

mau cerit

bangettt, s

tau waktu ketemu tadi,

i langsung, masi ngerasa awkward, p

, gap

p hari tau, tapi hari ini beda a

yang kam

k makin ngalor n

ai

02-

abar c

ta kalau kamu lagi se

mu galak dan k

ah

uc

alu

k jadi pa

kamu punya aku sih

lal

03-

, sa

aku capek

kamu, tapi kamunya lagi

gak mau

capek

anyak bange

aku lakuin tuh n

au,

nggak sesuai sama

kspektasi aku yang

kamu disini

aku peluk sa

alah obat paling manjur

an ponsel itu ke

in, buat lolos air matanya tanpa henti. Lona sakit, jelas sangat kesa

enti. Tangannya bergerak cepat, pukuli dadanya yang rasakan sesak.

awah sadarnya untuk

emikian rupa dalam diamnya. Ia tak pernah mengira, bahw

ng kepadanya. Kenapa harus kirimkan pesan itu pada

itu tinggalkan jejak hingga buat

wakan isi kepalanya yang maki

*

()' adalah pe

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Mati Rasa
Mati Rasa
“'Photophile' adalah sebutan bagi mereka yang menyukai cahaya. Dan 'Nyctophile' adalah sebutan untuk mereka yang menyukai kegelapan. Bara Ahava adalah laki-laki pertama yang kenalkan Lona pada istilah-istilah itu. Laki-laki yang berhasil buatnya jatuh cinta hingga tak tau apa itu luka. Tapi, penerbangan yang buat Hava tak mendarat, berhasil buat Lona rasakan reruntuhan dari puing-puing yang buat tubuhnya terhimpit, rasakan ngilu dan sakit. Dan tepat setelah itu, sosok Aanand datang, buat Lona menjerit kesakitan ketika tubuhnya ditarik pelan dari reruntuhan. Akankah Lona keluar pada akhirnya? Atau justru terjebak dalam gelapnya malam yang kelam?”