icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Rumah Nenek

Bab 4 Part 4

Jumlah Kata:1027    |    Dirilis Pada: 21/06/2022

mil

R

ar

R.D.L

dan hendak terlontar keluar, mendapati sosok y

Nenek

"Kak, kalau itu Nenek, terus siapa

tar menahan takut, melihat sosok yang baru

itpun mereka bertingkah riang seolah menyambut kedatangan kami. Sedang kami han

Ibu telat datang, belanja jajan buat cu

ami tersadar. Ini memang Nenek. Sifat ceria, humoris

bu tadi ada di dalam?" Mama sepertinya t

dan menoleh ke arah B

rang-barang sebagian Ibu suruh Desi jual di marketplace, dan kebetulan

jam tigaan kami baru on the way, ini sempet-sempe

rumah, makanya Ibu s

k sangat ketakutan. Mata nya membola, sedangka

lek menyeruak masuk, kami pun menepi serentak dan ikut duduk ber

kolah apa enggak? Ibu khawatir ka

melanda tiba-tiba menguap, saat mulut mulai

, tapi kan ada mobil, Rina bisa anter kok, lagian kan

Pindah juga ribet,

di tempat yang sama? ga niat kuliah?" k

di Resto, punya uang sendiri it

il kerja," ketusku. Kak Ajeng yang lagi makan cemilan rasa jagung ba

, dadaku berdegup kencang, saat melihat tat

l

di kepala belakangku. Seketika p

ang seketika membuat r

diri, sedangkan aku meringis kesakitan sembari memegang kepal

s seperti bapaknya dulu, untung dah cerai, kalau engg

agi. Ibu khawatir sama Ajeng. Besok kalau dia kerja, si

erahnya ada kok

motor Ajeng diapa-apain oran

yup terdengar di kejauhan, aku dan Ghandy langsung b

kebagian tadi siang, aku memutuskan men

pat di pinggir jalan," ujar Nenek. Kami mengang

Ternyata suasana malam tak se

at ramah dan suka menyapa. Kami jadi sem

karet di belakang menambah kesan suram, beruntung ada lampu yang cukup besar, membuat

rapa ibu-ibu. Mereka yang penasaran

rumah peninggal

enar peninggalan Belanda, ya?" aku

e Bosch. Ia menghilang secara mis

emana, mungkin keturunannya yang menjual kepada keluargamu," t

Apa itu juga akan terjadi pada keluargaku

t-nakuti, mengingat rumah itu sudah terlalu lama kosong dan

elum akhirnya kami berpisah karena Ibu terus berjala

ganku. Aku menatap ke arahnya yang seperti

hhh

usan angin begitu kencang dari belakang.

rihan suara Ghandy, se

juga?" tanyaku. G

k -sr

uhan. Sendi-sendiku seketika melemah, tubuhk

Perasaan kalut begitu menyergap

ni? apalagi rumah belanda ini di kelilingi pep

t tenaga, mengerti?" bisikku tepat di te

dua ...

gal kami akhirnya tiba di muka rumah. Halaman rumah Nenek yang luas m

mpat menoleh ke arah kebun karet, ada bayangan lelaki tinggi

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Rumah Nenek
Rumah Nenek
“Saat Nenek pindah ke rumah baru yang di jual amat murah dengan desain yang nyaman, tapi ternyata rumah itu menyimpan banyak misteri.. Di ruang bawah tanah ternyata tempat jagal dan mutilasi. Arwah-arwah yang gentayangan merupakan arwah penasaran yang menuntut balas. Mereka sudah banyak membunuh pembeli rumah sebelumnya. Arwah penasaran merasuk pada setiap orang dan setiap inci rumah,sehingga rumah penuh dengan teror. Hidup jika malam menjelang. Satu persatu pemilik rumah diteror dan harus bertahan untuk berjuang hidup karena rumah seperti terkunci dan susah untuk keluar.”
1 Bab 1 Part12 Bab 2 Part 23 Bab 3 Part 34 Bab 4 Part 45 Bab 5 Part 56 Bab 6 Part 67 Bab 7 Part 78 Bab 8 Part 89 Bab 9 Part 910 Bab 10 Part 1011 Bab 11 Part 1112 Bab 12 Part 1213 Bab 13 Part 1314 Bab 14 Part 1415 Bab 15 Part 1516 Bab 16 Part 1617 Bab 17 Part 1718 Bab 18 Part 1819 Bab 19 Part 1920 Bab 20 Part 2021 Bab 21 Part 21, tamat