icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

SUARA

Bab 7 GADIS BELIA

Jumlah Kata:919    |    Dirilis Pada: 20/06/2022

atu. Antara takut, dan entahlah. Sem

ah luar kudengar suara langka

menjauh. Aku lupakan sejenak sesuatu yang berhasil membuat

engar langkah kaki mendekati rumah. Namun, dari suara yang kudengar

tunya tapi nggak ada jawaban da

oalnya tadi ibunya pergi bersama temannya aja.

k! Dek... D

aku bergegas keluar. Sampai-sampai aku tidak mengg

awabku setelah

asih sholat, toh? Pantesan, ga ada yang nyahutin!" ujar mba

erpakaiannya yang serba mini dan terbuka. Rambut lurus dipotong segi, ju

," ja

nan. Bikin gado-gado," ujar m

ng mengambil satu piring gado

, piringannya saya kemb

," jawab mereka

meja bersebalahan dengan panci beri

kena dan kuletakkan di k

ab jika mau makan gado-gado perut juga masi

ada yang tumpah. Padahal, jika dari suaranya

alat sulam yang kuletakkan di meja kamar. Ini adalah tug

n guru memberikan gambar yang tidak begitu banyak dan terlalu rumit. Hanya

baca, dan mencoba memasak resep-resep yang baru saja kutemukan dari

daripada hanya diam, yang akhirnya malah memikirkan sesuatu yang tak seh

menceritakan kisahku setiap malam

atakannya, aku juga takut mereka tidak akan percay

iam, dan memendam rasa takutku ini sendiri s

malam, sekalipun ia tidak pernah bertanya takut kenapa. Padahal sudah jelas-jelas dari luar saja rumah ini terlihat sangat angker. Interior di dalamnya juga s

kamar yang berjaja

n yang ada di tanganku, kembali aku dikejutkan de

hebat kedua telapak tangan dan kaki

am suasana tenang, hening tiba-tiba saja pint

pat aku melihat, pintu itu nyaris terbuka hanya s

ti siatif langsung berlari mengintip dari cel

k ada seorangpun. Bahkan seekor kucing saja

an itu

yang sangat kekar menyentuh tengkukku. Aku terkejut Bukan main hingga aku tak sadarkan

ya' dari musholla lain, yang kebetulan t

U KHAIRUM MINAN NAUM sebanyak dua kal

pa kenapa, ya? Kok di

andar. Justru aku sangat mengingatnya dengan baik. Hanya sa

berusaha membangunkan dirinya. Tapi aku tidak. Aku

ia baru menginjak tiga belas tahun. Tapi, m

i-hari, termasuk juga seragam. Memasak untuk kebutuhan isi perut, dan jug

Bahkan gadis kecil. Tapi, aku sudah memiliki t

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
SUARA
SUARA
“Akibat perceraian kedua orangtuanya. Suara, yang masih berusia 12 tahun harus tinggal sendirian di sebuah rumah tua yang sudah lama kosong. Karena, ibunya harus bekerja demi menyambung hidup, serta untuk biaya pendidikannya. Sedangkan, sang ayah, yang sebenarnya adalah ayah tiri, terus mengancam sang ibu. Sehingga, Suara lah yang kena dampak menerima serangan gaib, dari mantan ayah tiri, dan juga menerima banyak gangguan dari penghuni rumah tua yang ditempatinya setiap malam. Lalu, apa tanggapan ibu, saat Suara mengadukan hal tersebut? Apakah sang ibu percaya? Atau, justru menganggap anak sudah gila? Akankah ada seseorang yang akan menolong Suara? Atau, ia harus berjuang sendiri demi dapat keluar dari masalahnya. Karena, sejak kecil hingga dewasa suara sudah diikuti oleh banyak bangsa lelembut. Serta, tanpa ia sadari, ia memiliki pendamping yang tak kasat mata.”
1 Bab 1 TOILET SMPN 22 Bab 2 RUMAH KUNO 3 Bab 3 TEROR4 Bab 4 GOSIP5 Bab 5 KECEWA6 Bab 6 MALAM7 Bab 7 GADIS BELIA8 Bab 8 EKTRA KURIKULER 9 Bab 9 DIHUKUM KARENA BENGONG10 Bab 10 BERTEMU MASALAH BARU11 Bab 11 MAKHLUK MENGERIKAN DI RUMAH MAKAN12 Bab 12 SALUT13 Bab 13 PRASANGKA 14 Bab 14 TERANCAM 15 Bab 15 HISTERIS