icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

SUARA

Bab 3 TEROR

Jumlah Kata:1091    |    Dirilis Pada: 20/06/2022

duh, aku perlahan

-pasan semakin tak berben

iku. Aku bersembunyi di kamar sebelah, kamar

berisik berasal d

k berhenti. Sayang sekal

u yakin, yang melakukan ini adalah manusia, bukan hantu. Kalau hantu bawa-ba

an, terdengar suara

nggu suara adzan berkumandang. Bunyi lemparan batu dari tempat tidurk

ngah enam, aku men

ah memasak. Jadi, pintu belakangnya dibuka. Ke

lam ada yang mengg

seseorang melempari batu-batu ke kamarku," ucapku setelah k

sa dikatakan pemi

uanya sudah tiada, dia tinggal sendiri di sini. Suaminya merantau ke ta

wanita berusia duap

k percaya. Tapi, aku juga tid

Ara? Kamu kok tida

n-gun yang suka dipohon besar dan rimbunan

itu dua bersaudara

mbak Murni. Mereka membuka usaha

ya gak teriak. Male

ikut menrtawakan saya, dong!" jawabku, jujur. Memang saat itu aku juga

gebrak itu kamu Cum

iri?" tany

uga saya pasang. Kalau tidak, ya sudah terb

ngris. Dan kamar saya j

jendelanya tidak ka

ak mengelus tengkuknya sendiri, sepertinya dia n

. Pelakunya melem

atasnya je

sa buat aku bangun

e

tu itu yang di

n kamu

Saya kebangun awaln

n saya pindah k

yang tega berbuat

h. Saya belum memb

aan yang tidak enak saja," tukasku sambil mengajak

ku untuk memasukki

cenderung putih banyak bercak-bercak darah. Aku dan mba Murni s

di dalam kepalaku?

nyata di atas kasur tergeletak bangkai ular dengan ukuran lumayan besar dan Panjang

nget, Dek Ara pelak

an akunikuti pula. Tapi, aku tidak mengikutinya ke tempat om Gun. Melain

ar itu dibuang, ap

k Murni, untuk jaga-jaga kalau saja nant

lan raya menunggu angkutan umu

na ini mas

elfon ibuku agar pulang dan mencuci sprei yang ada darah ular

aku bertemu dengan

cak. Jadi, aku kenal de

aku, lumayan, ngirit uan

l elef sama aja. Harga gorengan aja masih duaratus lima pulu

atihan kamu menerta

nd

ku duga,

r suara, k

sendiri juga tidak

iam. Aku juga membaca ayat-ayat suci yang kuhafal.

egitu, ya? Kamu me

sana k

ke toilet wanita no

alah tertawa den

h dengar gak cerita

asukki selin penjaga yang

surupan juga bagus kamu i

u lulus ini, dia... " Ma

ertinya ia ben

kin atur

han kita bisa berkom

tu, ia mewanti-wanti untuk siapap

ran setan, kan? Ken

ka senang, karen

at kamu juga, kau ja

tuk mengerjakan li

hi aturan setan?" berhenti, turunkan aku

keras kepala. Pali

ng baik dan tidak untukku sendiri. Itu sih menurutku. Tapi,

as Rendi malah menam

t tiba di sekolahan, dia juga tak jawab ket

dia lagi PMS. Pikir

tas dan segera membeli s

aku tidak bisa

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
SUARA
SUARA
“Akibat perceraian kedua orangtuanya. Suara, yang masih berusia 12 tahun harus tinggal sendirian di sebuah rumah tua yang sudah lama kosong. Karena, ibunya harus bekerja demi menyambung hidup, serta untuk biaya pendidikannya. Sedangkan, sang ayah, yang sebenarnya adalah ayah tiri, terus mengancam sang ibu. Sehingga, Suara lah yang kena dampak menerima serangan gaib, dari mantan ayah tiri, dan juga menerima banyak gangguan dari penghuni rumah tua yang ditempatinya setiap malam. Lalu, apa tanggapan ibu, saat Suara mengadukan hal tersebut? Apakah sang ibu percaya? Atau, justru menganggap anak sudah gila? Akankah ada seseorang yang akan menolong Suara? Atau, ia harus berjuang sendiri demi dapat keluar dari masalahnya. Karena, sejak kecil hingga dewasa suara sudah diikuti oleh banyak bangsa lelembut. Serta, tanpa ia sadari, ia memiliki pendamping yang tak kasat mata.”
1 Bab 1 TOILET SMPN 22 Bab 2 RUMAH KUNO 3 Bab 3 TEROR4 Bab 4 GOSIP5 Bab 5 KECEWA6 Bab 6 MALAM7 Bab 7 GADIS BELIA8 Bab 8 EKTRA KURIKULER 9 Bab 9 DIHUKUM KARENA BENGONG10 Bab 10 BERTEMU MASALAH BARU11 Bab 11 MAKHLUK MENGERIKAN DI RUMAH MAKAN12 Bab 12 SALUT13 Bab 13 PRASANGKA 14 Bab 14 TERANCAM 15 Bab 15 HISTERIS