icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

The Letter I Wrote For You

Bab 4 Chapter 4

Jumlah Kata:1064    |    Dirilis Pada: 19/06/2022

emen wanita itu dan kembali ke rumah sakit sesegera mungkin. Dia berpapasan dengan i

l menundukkan sedikit badannya. Ibunya

Shaka." Anne tahu kalau Arshaka tidak bisa tenang karena kondisi Earlyta

rima kasih, Mama, sudah

an lembut. "Earlyta sudah Mama anggap sebagai anak M

masih pucat dan tatapannya juga sama sendunya. "Earl," sapanya dengan nada yang sangat lembut. Dia duduk di kursi yang ada di samping ranjang Earlyta. "Hei, apa kamu baik-baik saja?" Arshaka men

nya untuk menggenggam tang

ia melirik Arshaka. "Arshaka, apa aku salah?" tanyanya secara tiba

mnya dipikirkan oleh Earlyta hingga tiba-tiba wanita

a memulai cerita soal apa yang mengganggunya. "... dan Gio

wanita itu sangat yakin bahwa dia harus bercerai dengan Gio, dan sek

pertahankan hubungan kalian." Sebenarnya, sejak dulu Arshaka tidak pernah setuju dengan hubungan dari Earlyta dan Gio, tapi dia tidak pernah bisa

un di antara mereka. Keduanya sibuk dengan pikiran masing-masing. Arshaka yang ingin mengatakan secara lang

t kalau bersama dia dan aku akan lebih s

a meng

menatap kosong ke arah Arshaka. "Apa itu artinya dia masih mencintai aku?" Earlyta tahu kalau Gio tidak pernah lagi mengatakan perasaan cinta padanya untuk

yakiti kamu kalau dia mencintai kamu, apa itu sudah jelas?" tanya Arshaka yang sebenarnya dia ingin mengatakan secar

ega sehingga memilih untuk memeluknya erat. "Tidak apa-apa ... kamu sudah sangat kuat bera

ak akan pernah bisa menghindari dia. Aku tidak akan

tuk sadar bahwa hubungannya sudah tidak sehat dan Arshaka mungkin sudah bosan untuk m

kan bercerai

gan tatapan serius. Dia tidak mau memarahi sahabatnya ini karena dia tahu Early

kan mempertahankan hubungan kami karena ... karen

lyta

mengusap air matanya yang terus saja mengalir. "Biarkan aku tersakiti untuk terakhir kalinya sa

g mengerat. Menahan amarah yang e

*

pa

ra yang cocok, karena siapa tahu ini hanya keputusan atas ego dan emosi semata.

baik bercerai saja. Mama tidak bermaksud untuk ikut campur

palanya. Bahkan ibunya yang hanya mendengar dari ceritanya tadi bahwa Earlyta

bisa menerima bahwa Gio sudah

ah membawa Earlyta ke apartemennya dan kini dirinya berada di luar apartemen Early

Kalau butuh apa-apa, tol

Arshaka kembali ke dalam dan melihat Earlyta s

bali ke apartemen ini." Arshaka sendiri duduk di sofa yang ada di hadapan

Earlyta tersenyum sendu. " ... dan beberapa hari lalu

Berusaha menunjukkan bahwa dia sa

wa di sinilah rumahku. Sama seperti aku yang kembali pada Gio

hkan sudah han

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
The Letter I Wrote For You
The Letter I Wrote For You
“Arshaka Januar tahu seharusnya dia tidak pernah jatuh cinta pada sahabatnya. Dia yakin kalau sahabatnya, Earlyta Camille tidak pernah memiliki perasaan yang sama dengannya. Jatuh cinta adalah hal yang dilarang di antara mereka. Tapi, melihat sahabatnya sendiri tersiksa dengan hubungan yang dia miliki dengan suaminya, membuat Arshaka menuntut lebih. "Kalau kamu jadi milik aku, kamu akan lebih bahagia." "Sayangnya, bahagianya kamu memang bukan bersama aku."”