icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

The Letter I Wrote For You

Bab 2 Chapter 2

Jumlah Kata:1058    |    Dirilis Pada: 19/06/2022

asalah apalagi dengan orang yang sama untuk ke sekian kalinya, dia yakin dia bis

lu kuduk Earlyta berdiri. Earlyta menggelengkan kepalanya panik dan bahkan menutup k

nghadapi situasi ini ribuan kali untuk berakhir dengan dirinya yang babak belur dan

erhana dengan tingkat keamanan yang tidak terlalu bagus. Dia tahu kenapa

kan menanggung sendiri risikonya." Gio sudah mulai mendobrak pintu apartemen Earlyta s

ritnya berdiri di sana dengan tatapan marahnya. "Kenapa ka

io, yang ternyata tidak membuat pria itu berubah dan malah semakin membuatnya menggila. Earlyta sudah capek dengan semua ini, dia ingin k

ka singkatan nama yang diberikan Gio padanya-yang katanya hanya dirinya saja yang boleh memanggil Earlyta dengan s

tika mendengar jawaban dari Gio. "Serius? Ka

ai dia lupa apa saja yang sudah dilakukan Gio padanya. "Gio, selama sembilan tahu

tu yang selalu saja menyepelekan masalah. "Apa? Karena aku marah-marah pada kamu? Itu masalah sepele, Lyta. Apa

pi Gio juga bisa menjadi monster yang sangat ia benci dan takuti. "Untuk mengingatkan saja, Gio, setiap kali kamu marah padaku, kamu selalu mengatakan bah

a ketika Earlyta memojokkannya. "Oh, jadi kam

lahkan dan dikatakan tidak layak. Dia ingin dihargai, dan selama sembilan tahun lebih mengenal Gio, dia selalu b

Earlyta dan sampai menonjok tembok di samping

ali mengingatkan dirinya, b

situasi ini, sekali saja. Bertaha

. Dan aku di sini mengharapkan kamu yang berubah, tapi ternyata, aku terlalu berharap, ya?" Earlyta membuka matanya dan memilih

menyulutnya. Kamu selalu membuat

ung anak kamu, jadi kamu tidak perlu merasa bertanggung jawab. Iya, 'kan?" Earlyta tersenyum walaupun air matan

erakhir kalinya. Hentikan omong kosong i

lima bulan yang lalu dan h

darat di pipi Earlyta hingga menimbulkan suara tamparan keras dan bekas mera

waktu bagi dirinya untuk mencerna a

ebih membenci kamu karena kamu tidak bisa menghargai aku." Gio sepertinya gila, itu pikir Earlyta. Tapi, pria itu mudah sekali memutarbalikkan fakta seolah

menyentuh pipinya yang baru saja ditampa

namakan menyiksa?" Gio mengangkat sebelah alisnya. "B

arlyta kembali disiksa dan d

*

dan membuat Arshaka semakin yakin kalau ada sesuatu yang terjadi. Alhasil, pagi ini, dia mampir ke aparteme

ka mengetuk pint

ni aku,

u apartemen tersebut yang ternyata tidak dikunci. Firasat buruk semakin menghampirinya. "Earlyta!"

rly

r seorang wanita bersuara lir

a melihat Earlyta terbujur kaku de

a, bert

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
The Letter I Wrote For You
The Letter I Wrote For You
“Arshaka Januar tahu seharusnya dia tidak pernah jatuh cinta pada sahabatnya. Dia yakin kalau sahabatnya, Earlyta Camille tidak pernah memiliki perasaan yang sama dengannya. Jatuh cinta adalah hal yang dilarang di antara mereka. Tapi, melihat sahabatnya sendiri tersiksa dengan hubungan yang dia miliki dengan suaminya, membuat Arshaka menuntut lebih. "Kalau kamu jadi milik aku, kamu akan lebih bahagia." "Sayangnya, bahagianya kamu memang bukan bersama aku."”