icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Arrogant vs Crazy

Bab 7 Raja

Jumlah Kata:1746    |    Dirilis Pada: 26/05/2022

nya menikmati es teh penetral rasa asin dari garam yang dia t

yang bertabur ke mana-ma

sendiri. "Jangan lupa, bekas

!" Sembari mengelap m

ah Nesta yang diganggu sekarang malah dia

adi itu kamu pasti mau i

ma geleng-geleng. Sebentar dia taruh m

engi saya ke belakang

danya. Tapi, tunggu dulu. Barusan, Nesta bilang, apa?

ya berkerut. "

elompat dari meja. "B

a yang sudah lama tidak buka kamus, makany

makin sebal adala

berapa, sih. Masa g

urusa

diri ya melihat kelakuan Viano. Malah semakin niat untuk menggoda bos

n berapa. Lagian juga nggak usah pakai kata-kata dilihat dari ke

ak dengar Nesta

an saya bisa kok. Nanti saya kasih tutorialnya."

begini di kantor dia. Padahal sebelum-sebelumnya orang-orang yang punya etika dan juga IQ cukup t

imal berguna untuk hidup kamu sendiri. Seperti jangan kebanyakan buang-buang waktu atau bercanda kar

a tidak menyenangkan. "Pantes

ngan Nesta, pasti perempuan itu sudah balas hidup Viano juga. Soal dia yang seharusnya jangan kaku-kaku a

a melamun, Nesta m

reaksinya selalu begitu. Apa kamu nggak bisa

ka diajak bicara Viano. Dia memang tidak mau bersikap serius supaya pikiran

adalah jangan dekat-dekat dengan orang itu. Sayangnya, kembali Nesta diingatkan soal st

" Biar tidak marah, mengalah saja Nesta. "Say

nasaran!" Vian

ar gengsi padahal kalau dikasih ta

memelototi Nesta. Duh, dia ini sebenarnya

sai ngobrol sama Viano dia selalu

engan pekerjaan lain. Nyanyi dangdut sekalian biar dia pekak

a pergi juga dia. Nesta yang ber

menegur Nesta selesai rapat. Sudah tahu itu anak rada stres, masih saja d

artinya gabut. Untung zaman sudah canggih. Tinggal bu

rtinya

singkatan dari gaji buta. Alias orang

eram Viano begi

*

k tidak bisa bohong. Bawaan stress bikin dia sa

mp

dak masuk kerja. Habisnya, kala

, minta izin

ke dokter?" tanya I

ak, ini baru

a bisa kasih izin kamu nggak masuk. Cuma kalau be

sakit gigi saya sembuh b

rah sakit

ang ada di kamar kos b

-gara bengkak sakit gigi

." Nesta kembali rebahan, set

"Ya udah, cep

l orang yang tidak bisa diajak kerja sama, sudah pasti repot harus l

Biar mereka bisa bantu untuk handle pekerjaan Nesta

Nesta benar-benar selamat. Ini yang diebu

ri ocehan Viano adalah salah satu k

°

ng Raja--bolak-balik menoleh ke

ampingi Raja ke sekolah untu

kolah karena sudah janji. Nya

in, yah." Mia berusaha membujuk. "

mengajarkan untuk selalu sopan dengan yang lebih tua.

, papa nggak sempet nonton vi

a Den Raja bis

Raja tetap ke

udah coba lakukan segala car

ar Viano mau cuti meski hanya untuk men

ih mengerti kemauannya

elalu b

luarga. Asal tahu saja, gara-gara si papa terlalu

aja mau

bingung. Bukan apa-apa, sekarang mereka lagi di

dulu sampai

ng. "Udah keb

erang ada mini market , siapa tahu di sa

untuk berhenti di

intu mobil lalu menuntun Raj

a camilan di sana. Saat membayar, Mia tanyakan pada kasir ap

anteri

bisa sendiri. Sust

melepas Raja sendiri

ka celana

ggal turunin reslet

nu

a ngompol. Udah

ski dia sudah cukup mampu untuk mengurusnya sendi

lalu, Raja kel

i dekat pengasuhnya. "Ambilin s

erut alisnya, memperh

dari sini. Pilih yang

terlambat ke sekolah. Ya sudahlah, daripada d

arang yang diinginkannya, cepat-

alau hari ini Viano tidak datang. Sal

hu, apakah Viano akan

as dua SD tersebut sadar, pengasuhnya pasti nanti kena

oleh ke belakang, Raja

Dia bukan anak bodoh, nanti kalau Viano sud

*

menjadi-jadi, N

otek terdekat. Terpaksa ini harus urus se

Lirik lagu dangdut lebih baik sakit gigi

dengan tenang, marathon drakor

kan sakit, tidur tidak bisa,

t. Coba Viano saja. Sesekali dia, dapat

ta justru menemukan seorang anak k

ringat, pakai

cah SD yang berani cabut dari seko

ekolah?" Nest

melihat ada orang yan

nya. "Ini masih pakai serag

ali-kali, ma

ini, kalau lepas dari pengawasan orang tua, bisa baha

in ke orang

bersuara. "Aku ditelantarin sa

arkan anak semanis dan seimut ini. Kalau benar itu pasti

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Siapa yang Mendesah di Kamar2 Bab 2 Lepas Perawan Jadi Jutawan3 Bab 3 Hari Pertama4 Bab 4 Viano Gila5 Bab 5 Pernyataam Perang6 Bab 6 Senjata Makan Tuan7 Bab 7 Raja8 Bab 8 Ngobrol Sama Bocil9 Bab 9 Ternyata Dia Bapaknya10 Bab 10 Ribut Terus11 Bab 11 Makan Bareng12 Bab 12 Anak atau Ibu13 Bab 13 E Kuadrat K14 Bab 14 Kejam Amat, Pak!15 Bab 15 Tidak Bisa Akur16 Bab 16 Ini Lembur 17 Bab 17 Please, Jangan Baper!18 Bab 18 Viano Marah19 Bab 19 Gantian Marahnya20 Bab 20 Nesta Menyerah21 Bab 21 Saingan22 Bab 22 Inspeksi23 Bab 23 Hak Mutlak untuk Sombong24 Bab 24 Pillow Talk25 Bab 25 Titip Raja26 Bab 26 Misalkan27 Bab 27 Viano Kesambet28 Bab 28 Kasihan Kevin29 Bab 29 Pada Ajak Jalan30 Bab 30 Minta Saran Ivan31 Bab 31 Bospret Dilema32 Bab 32 Ayah yang Baik33 Bab 33 Tipe Suami Idaman34 Bab 34 Masalah Goyang35 Bab 35 Kualat Sama Viano36 Bab 36 Kalah Sama Nasi Padang37 Bab 37 Sama-Sama Jomlo38 Bab 38 Siapa yang Bego39 Bab 39 Kenapa Pada Tegang40 Bab 40 Kita Sudah Kawin, Pak 41 Bab 41 Kenapa Pada Tegang42 Bab 42 Si Bos Lagi Sedih43 Bab 43 Saya Suka Sama Bapak44 Bab 44 Si Bos Memang Sadis45 Bab 45 Mau Romantis Ada Saja Halangannya46 Bab 46 Masih Ditunggu47 Bab 47 Bapak Tega48 Bab 48 Mirip Drama Korea49 Bab 49 Namanya Nesta 50 Bab 50 Kalian Kenapa51 Bab 51 Viano Sudah Tua52 Bab 52 Sudah Tua, Tapi Puber53 Bab 53 Undangan Pesta 54 Bab 54 Entahlah55 Bab 55 Dipermalukan56 Bab 56 Ayo Kita57 Bab 57 Masih Saja Susah58 Bab 58 Baik-Baik Saja, Kan, Pak 59 Bab 59 Takut Kehilangan Bapak60 Bab 60 Ivan Kejang-Kejang61 Bab 61 Panggil Mas62 Bab 62 Ini Calonnya, Pak63 Bab 63 Damai dengan Lusi64 Bab 64 Bulan Madu, Bukan Transmigrasi65 Bab 65 Fix Serombongan66 Bab 66 Menuju Akhir67 Bab 67 Malam Pertama68 Bab 68 Sejak Bunyi Pertama69 Bab 69 Peristiwa Kamar Mandi70 Bab 70 Siap-Siap Raja Mau Punya Adik