icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Lidah Menantu

Bab 7 Mulai Melawan

Jumlah Kata:1138    |    Dirilis Pada: 10/04/2022

kali ini pun aku buat sesuai seleraku saja, tidak atas permintaan Di

an. Sesampai di pintu belakang, kulihat sudah teronggok se

sabar, bukan karena aku takut, aku berharap dia akan berubah, namun sepertinya, aku salah langka

Lalu kulanjutkan mencuci pakaianku sendiri. Tak sampa

ah selesai dibilas, ke arah belakang. Saat aku mula

ak!!!" te

, biar saja dia me

riak- teriak dari tadi, bukan

e arah Dini. Dia berdiri tak jauh d

" jawabku

ng kerongkongan Dini dan dengan enteng

teriak-teriak? Kebi

Dini adukan perlakuan Mak sama mas Im

Kutinggalkan Dini yang seda

ngomong!"ucapnya ketus sam

ngomong! Gitu aja, kok

mbangunkan singa yang lagi tidur. B

dicuci?" Dini menunjuk keranjang

nggokan pakaian itu.

tu pakaian punya

, punya siapa lagi

elum dicuci. Ya, pakaianmu, cuci sendiri don

di di tempat cucian. Lalu aku b

g cuci, kenapa, kok nyuruh

elek-jelekkan Wita. Sampai kapan pun, mak gak bakalan ter

terbengong de

h wajar yang Dini lakukan pada Wita. Mak, gak tau perbuat

mu, ya, semenjak kamu jadi menantu di rumah ini! Jadi man

il kesimpulan sendiri! Pokoknya, Dini g

" tanyaku

! Jangan main-main sama Din

h disekolahin kali ya. Sudah berkali-kali dibilan

g, mulai sekarang urus urusanmu se

ya kalau berani melawan

memang tidak suka menumpuk pekerjaan, merasa risih. Tapi biarlah, dia belajar tanggung jawab. Mera

beberapa suapan terdengar bunyi handphoneku yang memang sengaja kutaruh di atas lemari dapu

panggila

u'alaikum

, Mak," jawab Im

ben nelpon mak?"

adi nelpon Imron

Apalagi mau

baik aja. Baru saja masu

in apa-apa. Mau minta tolong ke Mak tapi,

ng apa?" ta

nggup. Perutnya kayak keram gitu. Mau minta tolong Mak, gak tega. Karena selama

berpura-pura. Kalau ikut main sinetron, c

ak ada ngeluh apa-apa sama mak. M

on Imron tiba-tiba langs

Dini gak sanggu

a bajunya Dini se

us, pakaian Mak?" tanya

k gak mau merepotkan menantu mak lagi. Ja

au Dini mau nyucikan pakaian Mak. Karena sek

gak merasa keberatan. Biar

bilang sama Dini. Gak usah nyuci,

biar Mak y

njut kerja lagi ya, Mak. Mak jaga keseha

h, wa'alaikumsa

n. Anakku sayang, anakku malang. Mudah-mudahan,

unda tadi. Setelah sarapan, aku

ku mau mencuci pakaiannya. Kugeleng-gelengkan kepalaku. Tak habis pikir dengan sikap Dini. Sege

Tak lama pintu terbuka. Kul

as Imron, kan?" ta

ucapku

? Langsung aja, cuci pakaia

nyum mema

au nyucikan pakaianm

a Dini. Terlihat raut wa

p nyuci, suruh bawa ke laundry saja! Enak

ukan minta tolong ke

ga nyuruh-nyuruh maknya. Gak k

u. Mungkin dia tak menya

langin suruh Mak yang nyuci, mal

Dini dengan wajahnya yang masih

a bisa saja melakukan segala cara agar Imron mendengar perkat

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Lidah Menantu
Lidah Menantu
“Mak Esah tidak menduga, menantu yang awalnya kelihatan baik ternyata tak seperti yang dibayangkan. Lidahnya sangat tajam, belum lagi sikapnya yang sering tidak sopan. Mak Esah pun mencurigai, bahwa menantunya ini mempunyai rahasia besar yang disembunyikannya. Mampukah Mak Esah bertahan dalam menghadapi sikap menantunya. Akankah semua rahasia yang disembunyikan bakalan terkuak”
1 Bab 1 Sikap Dini2 Bab 2 Pertengkaran3 Bab 3 Dini Berkelit4 Bab 4 Kecurigaan Wita5 Bab 5 Dini Menggibah6 Bab 6 Ada Hubungan Apa7 Bab 7 Mulai Melawan8 Bab 8 Penasaran9 Bab 9 Menyusul Bagas10 Bab 10 Mengurungkan Niat11 Bab 11 Bagas Ke rumah Mak Esah12 Bab 12 Bagas Kecelakaan13 Bab 13 Dini Cemburu14 Bab 14 Narsih Bikin Penasaran15 Bab 15 Menjelaskan pada Wita16 Bab 16 Perjanjian apa17 Bab 17 Rencana Wita18 Bab 18 Siapa Dia19 Bab 19 Ternyata, Nabila20 Bab 20 Calon istri baru