icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Sebentuk Hati untuk Jingga

Bab 3 Jingga dan Nila

Jumlah Kata:1250    |    Dirilis Pada: 15/01/2022

. Dia memang lahir pada saat senja di ufuk barat sedang berwarna jingga begitu indahnya setelah sejak subu

uk memeriksa jenis kelamin si janin. Namun, biasanya para tetua di keluarga, nenek kakeknya memiliki keyakin

i. Karena itu mereka sekeluarga menyiapkan nama bagi anak lelaki. Namun, yang lahir t

sembari menimang bayi mungil dalam gendongan. Ia terpana akan semburat jing

kejadian lucu sesaat setelah berhasil mengeluarkan bayi dari rahimnya tadi, saa

engong karena dari awal mengira yan

Suhariadi bijak. Pria yang dari wajahnya saja sudah tampak sabar dan penuh tanggung jawab serta sangat menyayangi keluar

ih terlena akan euforia kelahiran putri sulungnya. Telah tiga tahun penantian mereka akhirnya terbayar oleh kehadiran si kecil imut nan

tetap akan sangat menyayangi si bayi apapun jenis kelamin

ampai kepada kematian. Banyak tetangga tetua yang menyatakan pamali kalau menyiapkan banyak-banyak perlengkapan bayi. Oleh sebab itu, mereka pun hanya menyiapka

esan hangat dan bersemangat serta merupakan simbol dari petualangan, optimisme, percaya diri dan kemampuan dalam bersosialisa

ya dengan segala cinta, perhatian dan kasih sayang. Sejak kecil ia begitu

sma Dewi itu seakan merebut banyak hal dari Jingga. Ia mendadak harus tidur sendiri di kamar yang terpisah dengan orangtuanya. Ia juga sudah

seiring bertambahnya usia, rasa saling pengertian dan saling menyayangi semakin terpupuk ber

knya. Bila Jingga tipe serius, introvert dan mandiri, si ad

ak asal nama anak pertama. Dipilihlah Nila yang merupakan perpaduan dari warna ungu dan hij

balik namanya, mereka hanya bisa geleng-geleng kepala dan men

embantah saat pada usianya yang saat itu telah menginjak lima tahun dan Jingga sembilan tahun. Ayah merek

yang harus terus mengalah agar tidak terjadi perebutan p

dikit sulit. Bengkel las Pak Suhariadi sepi pesanan sehingga pendapatan keluarga banyak

gisi waktu dengan membantu ibunya berbelanja stok toko mereka. Dia lebih suka disuruh belanja daripada menjaga toko, karena menurutmya, melade

ka dengan pembawaannya yang ceria dan santai. Ia juga bukan tipe perasa sep

nggilan kerja sebagai karyawan produksi di sebuah pabrik sepatu. Letaknya

UMK daerahnya, ia mendapat banyak tambahan dari kerja lembur dan ju

da, segera saja menjadi andalan sekaligus kesayangan para atasan karena kelincahan dan kecakapannya

g dari Jingga. Karena itu, sengaja setiap kali gajian, dia akan pergi ke pasar untuk berbelanja stok toko. Ia juga serin

ulung mereka telah beranjak dewasa dan sudah memiliki n

utkan kuliah. Ia berjanji akan membantu dalam hal pembiayaannya. Ia memiliki tabungan pribadi yang kapanpun bisa digunakan b

mulai berubah sedikit demi sedikit lebih menghormati Jingga kar

wasta di kotanya. Si anak manja itu kurang meyakinkan untuk dibiarkan kos di

ncam Jingga suatu ketika saat mereka sekeluarga t

serius dengan posisi tegak

Laksa

ercanda, pikirnya. Pak Suhariadi dan Bu Setyowati sampai geleng-geleng kepala dan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Sebentuk Hati untuk Jingga
Sebentuk Hati untuk Jingga
“Jingga seringkali mengalami patah hati. Kesakitan-kesakitan yang dialaminya mengajarkan untuk tak lagi gampang membuka hati bagi lelaki. Ia lebih memilih untuk hidup sendiri meski dengan konsekwensi harus menahan perih setiap kali orang-orang mempertanyakan perihal kapan menikah. Ketika sosok Angkasa yang juga memiliki luka masa lalu yang sama hadir dalam kehidupannya, Jingga menjadi dilema. Haruskah ia tetap mempertahankan prinsipnya untuk sendiri, atau mencoba memberi kesempatan bagi mereka berdua untuk saling sembuhkan luka dan ciptakan satu rasa bersebut cinta? Sebuah kisah tentang self healing seorang wanita yang berjuang mengatasi trauma masa lalunya dan akhirnya dipertemukan dengan pasangan sejati lewat cara yang luar biasa indah.”