icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Anakku Tak Butuh Ayah Sepertimu

Bab 13 matanya penuh harapan

Jumlah Kata:1048    |    Dirilis Pada: 22/10/2025

ak dengan percaya diri, tertawa, dan saling mendukung. Alana menatap semua itu dari balkon kantor, merasa campuran a

Buka bab ini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Anakku Tak Butuh Ayah Sepertimu
Anakku Tak Butuh Ayah Sepertimu
“Di Pos Dua Gunung Lawu, tiga pemuda-Raka, Daffa, dan Iqbal-mencoba menyerang seorang gadis muda bernama Alana saat ia sedang berkemah sendirian. Alana berhasil melawan, tetapi dalam upayanya melarikan diri, dia terperosok ke dalam jurang yang curam dan hampir kehilangan nyawanya. Saat itu, seorang pria misterius muncul, Kapten Arga, mantan anggota Kopassus yang kini menjadi buronan karena kasus yang menjeratnya. Arga menyembunyikan diri di hutan Gunung Lawu, hidup dari alam liar sambil menenangkan luka batinnya. Dia menemukan Alana dalam kondisi lemah dan sekarat, dan membawanya ke tempat persembunyiannya. Di sinilah konflik mulai berkembang: Alana harus pulih dari trauma dan memutuskan apakah ia akan menyerah atau bangkit untuk membalas dendam. Sementara itu, kedekatannya dengan Arga, pria misterius dan keras namun penuh perhitungan, mulai menimbulkan ketegangan emosional-antara kepercayaan, rasa aman, dan emosi yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.”
1 Bab 1 bayangan hitam yang bersembunyi2 Bab 2 Arga berjalan di belakangnya3 Bab 3 di bawah kaki hewan liar4 Bab 4 Kabut pagi Gunung Lawu5 Bab 5 Kekalahan kemarin6 Bab 6 dendamnya7 Bab 7 beberapa hari terakhir8 Bab 8 mengawasi musuh9 Bab 9 setiap keputusan yang mereka ambil10 Bab 10 hutan yang selama ini menjadi saksi perjuangan11 Bab 11 seorang peserta datang tergesa-gesa12 Bab 12 Kau merasakannya juga13 Bab 13 matanya penuh harapan14 Bab 14 kunjungan itu berlangsung15 Bab 15 Beberapa masih memikirkan insiden16 Bab 16 hari ini kita akan menghadapi ujian17 Bab 17 jangan mudah terprovokasi18 Bab 18 Dunia nyata selalu menuntut keputusan19 Bab 19 tetap bertindak benar20 Bab 20 rasa bangga yang dalam21 Bab 21 Setelah beberapa minggu persiapan22 Bab 22 tidak suka23 Bab 23 ketika kalian tetap bertindak benar24 Bab 24 Ada perselisihan25 Bab 25 menunggu di luar