icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Brave Heart

Bab 2 Chapter 2

Jumlah Kata:2149    |    Dirilis Pada: 25/11/2021

hingga penguapan, semua membentuk tim ghibah berkelompok. Setiap ia melintas, kumpulan pekerja di atas lima orang berbisik-bisik sembari meliriknya berkali-kali. Topik ghibah merek

eka untuk mengurusi keh

r. Cairan yang sudah dipanaskan akan menjadi ekstraksi jus yang mengandung sekitar 50 % air, 15% gula dan serat residu

akan menikah minggu

. Persahabatan mereka merenggang saat mereka berdua menyukai seorang gadis yang sama, ya

emiliki seorang kekasih yang kebetulan bekerja di pabrik ini juga. Namanya Widuri. Dan bukan rahasia lagi kalau Widuri memusuhinya. Maklum saja kisah cinta segitiga antara Bian, Damar dan

n? Bian itu tidak sebaik yang ia tampilkan di p

tu tidak akan menjelek-jelekkan te

satu atau dua orang buah hati kita," pungkas Damar lagi. Seruni berdecih. Inilah

ah hati kita sedang menunggu-nunggu kehadiran Mas di rumah," balas Seruni asal. O

amu tidak pernah sekali pun berusaha menyenangkan

kebiasaan yang tidak baik, Mas. Mas jadi seperti menunggu-nunggu kesalahan orang lain hanya

juga bagian dari rencanaNya. Bukan tidak mungkin, setelah ini Tuhan akan mempertemukan Uni dengan seseorang yang lebih baik lagi. Uni percaya, Tuhan tida

ian, kamu sudah sibuk meng

sipir penjara, daripada pasangan kekasih. Widuri tidak pernah membiarkan Damar sendirian terlalu lama, sementara Damar selalu mencari cara agar bi

ak pernah menggoda Mas Damar, baik itu dulu ataupun s

sekarang blingsatan mencari pengganti Bian. Ngaku kamu!" Widuri berkacak pinggang. Air mukanya memperlihatkan kebencian yang kentara. Beginilah sikap kaumnya ji

pada kisah cintamu sendiri? Kamu akan kelelahan kalau harus terus menjegal perempuan-perempuan yang kamu anggap saingan. Ibarat kata, daripada harus menyingkirkan satu persatu batu di jalan, lebih baik kalau kamu mema

pengkor? Aku belum

Seruni. Tidak ada gunanya meladeni manusia ya

" Teriakan Widuri memerahkan telinganya. Namun Seruni tidak berg

rlah yang bersuara. Mungkin ia malu kar

u? Kalau memang Mas suka sekali sa

-benar diputuskan, pasti Widuri akan

enghadapai segala kegilaan ka

mencintai kamu, Mas. Mas malah main minta putus saja. M

ya? Seruni benar-benat gregetan mendengar ketidaksingkronan kata-k

alu terasa nyeri. Berjalan cepat membuat kaki kanannya bekerja lebih keras. Pinggul dan urat-urat kakinya mulai terasa nyeri. Tertatih-tatih Seruni menyambar satu kursi plastik di dekat mes

bak Endang dari bagian kristalisasi, menyapa

uru. Ya Mbak tau sendiri kan kenapa?" sahut Seruni pendek. Pertengkaran Widu

ngan dimasukkan ke dalam hati omongannya si Widuri ya?" Seruni mengangguk. Di antara sedikit orang-orang baik di pabrik, Mbak Endang adalah salah satunya. Mbak Endang tida

uti? Bukannya kandungan si Mbak s

apa sih bekerja. Asal jangan terlalu capek saja. Kalau sudah hamil tua malah disarankan untuk banyak bergerak a

di ini sebabnya mere

an kandungannya belum kuat--" Mbak Endang salah

ungannya Nast

imat Mbak Endang. Seruni tau kalau Mbak Endang keceplo

yaan Seruni. Seruni adalah type orang yang paling sulit ditebak hatinya. Saat ia senang, sedih atau marah sekali pun, air mukanya sama. Datar saja. M

jur, Mas Bian dan Nastiti mengatakan alasan yang sama, soal perjodohan orang tua. Uni hanya ingin

Dengan begitu Mbak Endang jadi tidak ragu-ra

yang ikut mendengar pembicaraannya. Pembicaraan seperti ini sifatnya sen

ligus kalau sedang ramai. Supaya semua pasien kebagian konsul. Nah kebetulan giliran Mbak itu berbarengan dengan Nastiti. Dari situ Mbak jadi tau kalau Nastiti sedang hamil tiga minggu. Begitu

ari ini, pasti ada hikmahnya. Setidaknya kamu jadi tau karakter Bia

ang lain di hatinya. Sakit karena penghianatan dua orang yang paling disayangi dan dipercayainya. Ia sadar, mulai hari ini sepertinya ia akan sangat sulit untuk

ya, terus berputar-putar di benaknya. Ia menyesali pernikahan Bian dan Nastiti? Tidak sama sekali. Dua orang penghianat itu memang pantas disandingkan satu s

*

tiga orang rekannya bersiap-siap melakukan liming, saat ektrasi jus telah melalui tahap akhir. Selanjutnya jus

kkan ke dalam tangki pengendap gravitasi atau clarifier. Ekstraksi jus yang mengalir melalui mesin clarifier setelahnya tampak menjadi lebih jernih. Tugasnya hari itu selesai sudah. Tinggal bagian dari divisi

erus berdiri seharian. Terkadang, saat tidak ada mandor yang mengawasi, ia mencuri-curi

unga. Ia sudah tidak sabar ingin pulang ke rumah dan beristirahat. Musim giling seperti ini memang membuat pekerjaannya lebih berat dua kali lipat. Baru saja selesai berganti pakaian, ponsel

u. Ada

oto sudah menunggumu di rumah. Ayah tidak

nikmatinya. Sepertinya tidak mungkin lagi ia kembali ke rumah. Satu ide tiba-tiba melintasi benaknya. Baiklah, jika di desa ini ia tid

an ya? Tunggu Uni sebentar ya, Mbak? Paling lama dua puluh menit lagi Uni p

r. Pak Leman adalah tetangga Mayang. Seruni bermaksud menumpang mobil pick up Pak Leman agar bis

ota Jakarta. Ia akan mencoba membangun hidup baru di sana bersama Mayang, yang sudah lebih dulu hijrah bertahun-tahun

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Brave Heart
Brave Heart
“Seruni Arkadewi merasa dunianya runtuh satu persatu, saat sebuah kecelakaan merenggut kesempurnaan indrawinya. Kedua kakinya yang sebelumnya kuat dan lincah, kini menjadi timpang. Dan ternyata kemalangannya bukan hanya itu saja. Dimulai dari penghianatan kekasih dan sahabatnya yang menjalin hubungan di belakangnya, hingga desakan ayah tirinya yang ingin menikahkannya dengan seorang bandot tua karena harta. Muak dengan stigma bahwa takdir seorang wanita adalah di dapur, di sumur dan di kasur, Seruni minggat dari desanya. Ia ingin membuktikan bahwa seorang wanita dengan segala keterbatasan fisiknya, mampu berdiri di atas kakinya sendiri jikalau mau berusaha. Sementara itu, Antonio Brata Kesuma--sang anak sultan klan Brata Kesuma, paling tidak bisa mentolerir segala bentuk ketidaksempurnaan. Baginya semua yang cacat, tidak akan masuk hitungan. Baik itu berupa barang, ataupun orang. "Saya tidak minta dikasihani. Yang saya pinta hanya satu. Jangan menjadikan ketidaksempurnaan saya sebagai alasan untuk menjegal semua impian-impian saya. Saya memang cacat, tapi saya tidak bodoh. Saya mohon, izinkan saya berjuang." -Seruni Arkadewi- "Kamu itu selemah-lemahnya manusia. Sudah cacat, perempuan lagi. Sudahlah, terima takdirmu dan diam saja di rumah. Jangan mempersulit diri sendiri. Dunia ini keras. Ketahuilah, tekad tanpa amunisi, itu artinya bunuh diri. -Antonio Brata Kesuma-”
1 Bab 1 Chapter 12 Bab 2 Chapter 23 Bab 3 Chapter 34 Bab 4 Chapter 45 Bab 5 Chapter 56 Bab 6 Chapter 67 Bab 7 Chapter 78 Bab 8 Chapter 89 Bab 9 Chapter 910 Bab 10 Chapter 1011 Bab 11 Chapter 1112 Bab 12 Chapter 1213 Bab 13 Chapter 1314 Bab 14 Chapter 1415 Bab 15 Chapter 1516 Bab 16 Chapter 1617 Bab 17 Chapter 1718 Bab 18 Chapter 1819 Bab 19 Chapter 1920 Bab 20 Chapter 2021 Bab 21 Chapter 2122 Bab 22 Chapter 2223 Bab 23 Chapter 2324 Bab 24 Chapter 2425 Bab 25 Chapter 2526 Bab 26 Chapter 2627 Bab 27 Chapter 2728 Bab 28 Chapter 2829 Bab 29 Chapter 2930 Bab 30 Chapter 3031 Bab 31 Chapter 3132 Bab 32 Chapter 3233 Bab 33 Chapter 3334 Bab 34 Chapter 3435 Bab 35 Chaoter 3536 Bab 36 Chapter 3637 Bab 37 Chapter 3738 Bab 38 Chapter 3839 Bab 39 Chapter 3940 Bab 40 Chapter 4041 Bab 41 Chapter 4142 Bab 42 Chapter 4243 Bab 43 Chapter 4344 Bab 44 Chapter 4445 Bab 45 Chapter 4546 Bab 46 Chapter 46 (End)47 Bab 47 Extra Part 148 Bab 48 Extra Part 2