icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Satu Malam Dengan Adik Ipar

Bab 2 penuh kenangan indah bersama Arman

Jumlah Kata:1014    |    Dirilis Pada: 24/01/2025

erbangun lebih awal, matanya terasa berat, dan setiap langkah yang diambil terasa lebih lambat dari biasany

mereka telah berubah dalam semalam. Rani menatap cermin di depan ranjang, melihat dirinya yang terbangun d

Kenapa hanya Rafka yang ada, yang tidur di tempat yang seharusnya diisi oleh sua

ut. Dengan ragu, ia mengangkatnya. Itu Arman. Pesan singkat y

tidak bisa pulang. Ada u

ayar ponsel dengan perasaan yang tak terlukiskan. "Urusan penting?" bisiknya pelan, tanpa suara, hanya gumam

gkir kopi di tangannya. Wajahnya tampak lelah, seakan juga tidak tahu bagaimana harus bertindak setelah kejadian malam itu. Begitu mereka bertemu

gubah suasana yang berat. "Aku... aku ingin minta maaf lagi te

yang mengikis sedikit demi sedikit. Kejadian itu sudah terjadi, dan ia tidak ingin membahasnya lagi. Namun, meskipun Rafka tidak melakukan kesalahan, a

sakan kemarin malam terasa seperti bayangan yang terus mengikutinya. Ia mencintai Arman, pria yang sudah ia nikahi tiga tahun yang la

membaca ekspresi wajahnya, mencari tahu apa yang sedang terjadi di dalam pikirannya. Rani m

ya Rafka dengan hati-hati, suara penuh k

terdengar lemah, seolah-olah kata-kata itu sudah terlalu berat untuk diucapkan. "Aku tidak tahu harus bagaimana lagi. Arman... d

hnya. "Rani, aku... aku tahu kamu sangat mencintainya. Aku bisa melihat itu.

cukup dalam. "Aku... aku tak tahu apakah aku bisa terus bertahan seperti ini, Rafka. Setiap hari, aku merasa seperti... se

Rani meremas tisu yang ada di dekatnya, mencoba menghapus air mata itu, namun gagal. Sebuah per

memberikan kehadirannya sebagai pelipur lara. Dalam diam, ia menyaksikan Rani yang menangis, merasa sebua

akukan sesuatu untuk menghiburnya, tapi tidak tahu bagaimana. Ia hanya tahu

ngkan. "Aku tahu kamu mencintai Arman. Tapi kamu juga berhak bahagia, kamu be

k, kebingungan, dan sedikit rasa takut mulai mengisi ruang kosong yang semula dipenuhi oleh cinta kepada Arman. "Aku... aku tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan.

yang terletak di meja makan. Sentuhan itu begitu lembut, namun terasa begitu kuat. Ra

penuh empati. "Kadang, kita harus memilih untuk melangkah meski tak

duga muncul. Sesuatu yang lebih dari sekadar kebingungan, lebih dari sek

an. Seolah-olah dunia di sekelilingnya mendadak berhenti, dan Rafka menjadi satu-satunya

saat, ia ingin berhenti memikirkan semuanya dan membiarkan dirinya merasa a

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Satu Malam Dengan Adik Ipar
Satu Malam Dengan Adik Ipar
“Rani, seorang wanita yang selalu mengutamakan kebahagiaan suaminya, Arman, ingin memberikan kejutan spesial untuk hari pernikahan mereka yang ketiga. Dengan hati berdebar, ia merencanakan sebuah malam yang penuh cinta. Namun, tak ada yang terjadi sesuai rencananya. Arman tak kunjung pulang, meninggalkan Rani menunggu dan menatap jam dinding yang semakin menunjukkan waktu larut malam. Ketika rasa lelah mulai menyerang, Rani terlelap tanpa sadar. Namun, ketika terbangun, ia merasa ada yang berbeda. Rani terkejut ketika melihat sosok yang terbaring di sampingnya bukanlah Arman, suaminya, melainkan Rafka, adik Arman yang selalu datang tanpa diundang. Rani merasa panik, bingung, dan terperanjat, tetapi ada sesuatu dalam diri Rafka yang membuatnya terperangkap dalam rasa canggung yang semakin memanas. Cerita dimulai dengan perjalanan canggung yang penuh ketegangan antara Rani dan Rafka. Tanpa sengaja, mereka saling membutuhkan satu sama lain, terutama ketika Rani mulai mengetahui bahwa Arman, suaminya yang selama ini ia percayai, telah berkhianat dengan wanita lain. Rani terjebak dalam perasaan yang tak pernah ia duga, terperangkap antara cinta yang berkurang dan ketertarikan yang mulai tumbuh pada Rafka, pria yang selalu ada di sisi gelapnya.”
1 Bab 1 semua terasa begitu asing2 Bab 2 penuh kenangan indah bersama Arman3 Bab 3 berharap bisa merayakan ulang tahun pernikahan4 Bab 4 Cinta yang Terlarang5 Bab 5 Rani merasa seperti terjebak6 Bab 6 Dalam Keheningan yang Memekakkan7 Bab 7 Apakah ia akan menghancurkan semuanya8 Bab 8 seperti ada sesuatu yang menghimpit dadanya,9 Bab 9 perasaan yang tumbuh10 Bab 10 seakan menggambarkan hatinya yang penuh dengan kebingungan11 Bab 11 Dengan pelukan Rafka yang masih menghangatkan tubuhnya12 Bab 12 dia tidak bisa terus hidup dalam ketakutan13 Bab 13 bebannya semakin menumpuk14 Bab 14 Setelah kepergian Arman15 Bab 15 Cinta yang Terlambat16 Bab 16 mimpi buruk yang tak pernah berakhir17 Bab 17 Rani merasa seperti berjalan di atas pecahan kaca18 Bab 18 Waktu terus berjalan dengan kejam19 Bab 19 Luka yang Belum Sembuh20 Bab 20 mencoba menenangkan dirinya21 Bab 21 Menyembuhkan Luka22 Bab 22 Menapak Jalan Bersama23 Bab 23 hanya menyisakan kenangan pahit24 Bab 24 perasaan canggung yang masih sulit25 Bab 25 Menyusun Ulang Hati yang Hancur26 Bab 26 Rafka selalu berusaha memberi ruang27 Bab 27 Menyisir Rasa yang Tersisa28 Bab 28 Waktu terasa berhenti29 Bab 29 Jatuh dan Bangkit Kembali30 Bab 30 rasa sakit dan ketakutan