icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Satu Malam Dengan Adik Ipar

Bab 17 Rani merasa seperti berjalan di atas pecahan kaca

Jumlah Kata:1196    |    Dirilis Pada: 24/01/2025

cahan kaca, setiap langkahnya terasa menyakitkan. Arman dan Rafka, dua pria yang begitu berarti dalam hidupnya, kini

Buka bab ini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Satu Malam Dengan Adik Ipar
Satu Malam Dengan Adik Ipar
“Rani, seorang wanita yang selalu mengutamakan kebahagiaan suaminya, Arman, ingin memberikan kejutan spesial untuk hari pernikahan mereka yang ketiga. Dengan hati berdebar, ia merencanakan sebuah malam yang penuh cinta. Namun, tak ada yang terjadi sesuai rencananya. Arman tak kunjung pulang, meninggalkan Rani menunggu dan menatap jam dinding yang semakin menunjukkan waktu larut malam. Ketika rasa lelah mulai menyerang, Rani terlelap tanpa sadar. Namun, ketika terbangun, ia merasa ada yang berbeda. Rani terkejut ketika melihat sosok yang terbaring di sampingnya bukanlah Arman, suaminya, melainkan Rafka, adik Arman yang selalu datang tanpa diundang. Rani merasa panik, bingung, dan terperanjat, tetapi ada sesuatu dalam diri Rafka yang membuatnya terperangkap dalam rasa canggung yang semakin memanas. Cerita dimulai dengan perjalanan canggung yang penuh ketegangan antara Rani dan Rafka. Tanpa sengaja, mereka saling membutuhkan satu sama lain, terutama ketika Rani mulai mengetahui bahwa Arman, suaminya yang selama ini ia percayai, telah berkhianat dengan wanita lain. Rani terjebak dalam perasaan yang tak pernah ia duga, terperangkap antara cinta yang berkurang dan ketertarikan yang mulai tumbuh pada Rafka, pria yang selalu ada di sisi gelapnya.”
1 Bab 1 semua terasa begitu asing2 Bab 2 penuh kenangan indah bersama Arman3 Bab 3 berharap bisa merayakan ulang tahun pernikahan4 Bab 4 Cinta yang Terlarang5 Bab 5 Rani merasa seperti terjebak6 Bab 6 Dalam Keheningan yang Memekakkan7 Bab 7 Apakah ia akan menghancurkan semuanya8 Bab 8 seperti ada sesuatu yang menghimpit dadanya,9 Bab 9 perasaan yang tumbuh10 Bab 10 seakan menggambarkan hatinya yang penuh dengan kebingungan11 Bab 11 Dengan pelukan Rafka yang masih menghangatkan tubuhnya12 Bab 12 dia tidak bisa terus hidup dalam ketakutan13 Bab 13 bebannya semakin menumpuk14 Bab 14 Setelah kepergian Arman15 Bab 15 Cinta yang Terlambat16 Bab 16 mimpi buruk yang tak pernah berakhir17 Bab 17 Rani merasa seperti berjalan di atas pecahan kaca18 Bab 18 Waktu terus berjalan dengan kejam19 Bab 19 Luka yang Belum Sembuh20 Bab 20 mencoba menenangkan dirinya21 Bab 21 Menyembuhkan Luka22 Bab 22 Menapak Jalan Bersama23 Bab 23 hanya menyisakan kenangan pahit24 Bab 24 perasaan canggung yang masih sulit25 Bab 25 Menyusun Ulang Hati yang Hancur26 Bab 26 Rafka selalu berusaha memberi ruang27 Bab 27 Menyisir Rasa yang Tersisa28 Bab 28 Waktu terasa berhenti29 Bab 29 Jatuh dan Bangkit Kembali30 Bab 30 rasa sakit dan ketakutan